12/09/2015

SUKA & DUKA BELANJA ONLINE

suka duka belanja online


Di zaman yang serba modern ini siapa sih yang belum tahu istilah online shopping?? Saya yakin hampir semua orang yang dalam kehidupan sehari-harinya telah mengenal internet pasti sudah sangat akrab dengan istilah ini atau minimal pernah mendengarnya. Iya kan? Iya kan? Apa??? Kamu gak tau apa itu online shopping??? Hah beneran?? Sudah hidup di zaman modern ini gak tau online shoping?? Ihh, Gak kekinian deh kamyu.. *lalu dilempar sendal

Untuk memenuhi kebutuhan belanja masyarakat yang semakin hari semakin besar, akhir-akhir ini banyak banget online shop yang bermunculan. Mulai dari online shop yang di kelola secara sederhana oleh perorangan yang pemasarannya dilakukan lewat facebook, instagram dan bbm, sampai online shop yang dikelola secara profesional oleh perusahaan yang pemasarannya dilakukan lewat website yang memiliki jangkauan yang lebih luas.

Tidak bisa dipungkiri, online shop seolah menjadi oase bagi para shopaholic yang tidak mau repot dan capek dalam berbelanja. Online shop menjanjikan kemudahan bagi calon konsumennya. Tidak perlu capek berkeliling toko untuk mencari barang yang diinginkan, tidak perlu merasakan kaki, paha dan pinggang yang pegal dan kaku, cukup modal kuota internet, smartphone atau laptop/PC, maka dengan mudahnya kita akan mendapatkan barang apapun yang ingin dibeli.

Begitu praktis dan mudah kan? Sangat pantas jika banyak orang yang tergiur dengan kegiatan mengasyikkan ini, terlebih bagi seorang wanita yang suka berbelanja seperti saya. Atau kamu yang sedang membaca tulisan ini juga termasuk yah?? Kamu juga suka belanja kan?? Benar apa betul?? He..he.. Ok Ok, online shop adalah solusi bagi orang-orang yang suka berbelanja seperti kita-kita ini ^__^

Ini intronya kok panjang banget yah..
Ok intronya cukup sampai di sini saja, saatnya masuk pada inti cerita..

Karena topik yang sedang dibahas ini adalah tentang belanja online, rasanya saya punya cerita yang bisa dibagi tentang kegiatan menyenangkan ini deh. Cerita yang akan saya bagi ini adalah tentang suka dan duka yang saya rasakan saat berbelanja online.

Pertama kali mengenal kegiatan ini terjadi sekitar ± 3 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2012. Namun pengalaman pertama yang saya rasakan saat berbelanja online ini justru pengalaman yang tidak menyenangkan.

Jadi saat pertama kali berbelanja online itu saya ditipu oleh sellernya sodara-sodara. Antara barang yang saya pesan dengan barang yang dikirimkan itu tidak sama, hiks.. :( :(

Saat itu saya memesan dua lembar celana jeans warna hitam dan biru dongker ukuran 27 namun yang tiba adalah celana jeans warna hitam ukuran 28 dan warna abu-abu ukuran 31, ikhhhh rasanya pengen nangis deh..

Udah capek-capek menunggu (hampir dua minggu saya menunggu) ternyata barang yang datang tidak sesuai harapan. Belum lagi saya makan hati sama sikap sellernya yang suka berbohong. Dia bilang sudah mengirim barangnya tapi ternyata belum, memberi nomor resi palsu dan sangat slow respond.

Saya menduga, jika saya tidak rajin menanyakan nomor resi pengirimannya mungkin dia tidak akan pernah mengirimkan barang pesanan saya. Setiap hari saya sms untuk menanyakan nomor resinya dan dia sempat memberikan nomor resi palsu. Hemat saya, jika saya tidak memaksa dan terus-terusan bertanya maka besar kemungkinan seller tersebut tidak akan mengirimkan pesanan saya.

Dugaan saya, dia terpaksa membeli barang lain dan kemudian mengirimkannya kepada saya. Dan setelah saya konfirmasi bahwa saya telah menerima barangnya dan komplain tentang perbedaan barang yang saya pesan dengan barang yang saya terima, tiba-tiba akun facebooknya menghilang (sellernya menjual via facebook). Sepertinya dia sengaja memblock saya. Fix saya ditipu, hiks.. :( :(

Setelah mengalami kejadian yang tidak menyenangkan itu, saya menjadi agak sedikit trauma untuk berbelanja online. Beberapa bulan saya putuskan untuk tidak berbelanja.

Namun ternyata keinginan saya untuk berbelanja masih lebih besar dari rasa trauma yang saya alami. Melihat teman-teman yang “aman-aman” saja saat berbelanja, membuat saya ingin mencoba lagi.

Akhirnya saya memberanikan diri untuk berbelanja online lagi. Saat itu saya coba beli sepasang baju batik dan selembar dress batik. Alhamdulillah sellernya terpercaya dan barang pesanan saya tiba dengan cepat dan sesuai harapan. Pengalaman kedua ini membuat saya jadi rajin dan lumayan ketagihan untuk berbelanja online.

Barang-barang yang saya beli pun semakin beragam. Jika sebelumnya saya hanya berbelanja pakaian, seiring berjalannya waktu saya mulai memesan barang lain seperti tas, sepatu, buku bahkan sampai drama korea juga saya beli secara online. Alhamdulillah, saya sudah tidak pernah lagi merasakan pengalaman yang kurang menyenangkan saat belanja online. Semoga pengalaman pahit yang pernah saya rasakan dulu menjadi yang pertama sekaligus yang terakhir kalinya yah, amin..

Ada satu pelajaran yang saya dapatkan dari kejadian itu. Bahwa walaupun masih ada beberapa online shop yang berbuat curang, namun online shop yang jujur dan terpercaya jumlahnya masih lebih banyak. Kita tidak boleh menggeneralisir semua online shop itu curang. Jangan karena nila setitik rusak susu sebelanga. Satu buah online shop yang berbuat curang, belum tentu yang lain juga seperti itu. Masih banyak kok yang jujur dan terpercaya, contohnya seperti online shop HijUpOnline shop  yang menjual berbagai macam perlengkapan wanita muslim mulai dari alas kaki hingga penutup kepala ini dijamin aman dan terpercaya deh, gak percaya?? Ayo coba berbelanja di sini ^_^


about hijup.com
sekilas tentang HijUp.com

Oh ya, setelah merasakan pahit dan manisnya berbelanja online rasanya saya memiliki beberapa tips yang bisa dilakukan saat berbelanja online agar tidak merasa kecewa seperti yang dulu pernah saya alami.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan agar terhindar dari penipuan dan PHP online shop palsu:
  • Cari online shop yang terpercaya, hal ini bisa dilihat dari testimoni para pembelinya.
  • Berbelanja pada online shop yang sudah punya nama. Online shop seperti ini tentu tidak akan mengambil resiko melakukan sesuatu yang membuat namanya tercoreng.
  • Jika berbelanja di online shop yang menjual barangnya via facebook, instagram dan bbm, pastikan bahwa kita sudah mengenal penjualnya. Minimal ada teman kita yang pernah berbelanja di toko itu.
  • Setelah membayar harga barang yang dipesan, tanyakan nomor resi kiriman barangnya. Online shop terpercaya biasanya akan memberikan nomor resi pelanggannya baik lewat website maupun lewat sms/bbm. 
Itulah pengalaman saya tentang suka dan duka yang saya alami ketika berbelanja secara online juga sedikit tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari jeratan online shop palsu..

Selamat berbelanja dan selamat menyambut Hari Belanja Online Nasional ^___^

“Tulisan ini disertakan untuk giveaway #FAMILYTALK Annisa Steviani dan Istiana Sutanti bersama Hijup.com” - See more at: http://www.annisast.com/2015/12/familytalkxhijup-giveaway-pengalaman.html#sthash.qcHZmHzN.dpuf

Tulisan ini disertakan untuk giveaway #FAMILYTALK Annisa Steviani dan Istiana Sutanti bersama Hijup.com”




“Tulisan ini disertakan untuk giveaway #FAMILYTALK Annisa Steviani dan Istiana Sutanti bersama Hijup.com” - See more at: http://www.annisast.com/2015/12/familytalkxhijup-giveaway-pengalaman.html#sthash.qcHZmHzN.dpuf
“Tulisan ini disertakan untuk giveaway #FAMILYTALK Annisa Steviani dan Istiana Sutanti bersama Hijup.com” - See more at: http://www.annisast.com/2015/12/familytalkxhijup-giveaway-pengalaman.html#sthash.qcHZmHzN.dpuf

27 comments:

  1. Aih, pukpuk mak. Semoga cukup sekali kejadian ga ngenakinnya ya :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak, semoga gak pernah terulang lagi kejadian yang menyesakkan dada itu

      Delete
  2. Duh, akupun beberapa kali dapet pengalaman tak mengenakkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. ternyata masih ada OL yang mengecewakan pelanggannya yah mak :(

      Delete
  3. Ulala..tetap ya mbak, yang namanya godaan belanja itu lebih besar dari rasa trauma hehe

    ReplyDelete
  4. Emang begitulah suka duka belanja online mak tapi ya gitu meski pernah mengalami sesuatu yang tidak mengenakkan dg belanja online, kita tdk pernah kapok mengulanginya lg, karena sensasinya luar biasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mak, sensasinya itu luar biasa, hehe :)

      Delete
  5. Menarik sekali pengalaman berbelanja online. Sukanya, Saat pilih2 barang yg akan dibeli pasti lebih puas n legaaa rasanya.

    Tertipu dpt kita jadikan "pelajaran" yg berharga, jadi lbh berhati2 lagi. Terimakasih topik tulisan yg sll hangat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak,pilih-pilihnya lebih puas tapi gak bikin pegal dan capek seluruh badan.. belanja online lebih praktis :)

      Delete
  6. Bunda gini2 juga tau tuh shopping online, tapi jarang banget melakiukannya, hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. toss, kita kan ibu-ibu yang kekinian yan bund :D :D

      Delete
  7. Xixixi pada ikutan Hijup semua. :D. Semoga menang, ya? :D Saya gak sempat ikutan

    ReplyDelete
  8. karena online shopping ini lebih mudah, saya sudah beberapa kali belanja secara online :)

    ReplyDelete
  9. Kalo aku gak berani belanja baju sama sepatu secara online, karena keseringannnya gak cocok ukurannya seperti yang diharapkan, udah beberapa kali nyoba soalnya. Kalo tas sama dompet mungkin masih gak masalah.
    Makasih udah share, tips-tipsnya sagat membantu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo baju dan sepatu alhamdilillah saya selalu pas ukurannya mak :)

      Delete
  10. saya lebih suka belanja langsung mbak karena lebih mantap dan bisa dicoba...terakhir belanja OL shop ibu saya beli mukena eh kekecilan padahal ukurannya all size lho, gimana dong kan nggak bisa dibalikin ya mbak... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahhh, ada yah mukena yang kekecilan? sayang banget yah mak, padahal mukena kan harusnya ukurannya besar..
      iya mak, salah satu kekurangan belanja online itu kalo gak pas kadang gak bisa dikembalikan, tapi ada juga kok online shop yang punya kebijakan "bisa ditukar kalo barangnya gak cocok" tapi ongkos kirimnya tetap pembeli yang tanggung..

      iya mak, salah satu asyiknya belanja langsung itu adalah barangnya bisa dicoba :)

      Delete
  11. Pas belanja pertama kali langsung dapet pengalaman gak enak ya makk.. Belajar dari pengalaman ntar jadi jago.. haha.. salam kenal mak, gutlak yah..

    ReplyDelete
  12. waah akupun py beberapa pengalaman kurang sedang dengan belanja online...tp karena kemudahan dan kepraktisan plus masing banyak e-commerce dan onshop yg terpercaya jadi msh lanut deh belanja onlen

    ReplyDelete
  13. aku pernah beli onlen, setelahnya deg degan banget nungguin kurir, beneran sampe ga ya tu barang, ampe ga bisa tidur mb hehehhe

    ReplyDelete
  14. kadang barangnya ga sesuai expektasi ya mba

    ReplyDelete
  15. Thanks for taking this opportunity to discuss this, I feel fervently about this and I like learning about this subject. If possible, as you gain information, please update this blog with more information. I have found it really useful. how to bass fish

    ReplyDelete
  16. Great blog web page ...Thanks for your amazing details, the material are silent exciting.I will be awaiting your next publish. bass fishing techniques

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini, Insyaallah saya akan berkunjung balik ^___^

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan otomatis terhapus..