6/14/2017

MUDIK SELAMAT, AMAN & NYAMAN MENGGUNAKAN TRANSPORTASI UDARA

Tak terasa yaa ± 10 hari lagi hari raya Idul Fitri atau lebaran akan menyapa kita. Sebuah hari yang istimewa bagi umat muslim di seluruh dunia. Dan bagi umat muslim di Indonesia, lebaran adalah momen yang dipilih sebagian besar orang untuk merekatkan silaturahmi dan berkumpul bersama keluarga.

Bagi para perantau, mereka sebisa mungkin akan pulang ke kampung halaman untuk merayakan hari istimewa ini bersama keluarga tercinta. Tak peduli harus melewati berbagai macam rintangan selama perjalanan, asalkan bisa bersama keluarga di hari istimewa, maka segala penderitaan yang dirasakan selama di perjalanan akan sirna dan diganti rasa bahagia.

Mudik adalah istilah yang dipakai dalam menyebut acara pulang kampung untuk merayakan lebaran bersama keluarga tercinta itu.

pic source: pixabay.com

Dan ketika ngomongin mudik tiba-tiba ingatan saya melayang ke masa-masa kuliah bertahun-tahun yang lalu. Ya, tahun 2003 - 2007 mudik selalu menjadi agenda utama saya menjelang lebaran.

Lebaran adalah saat yang paling saya rindukan karena di saat itulah saya bisa pulang kampung (selain libur semester) untuk bertemu orang tua, adik-adik, bibi, nenek dan handai taulan.

Ahh, momen-momen mudik yang selalu saya lakukan selama lima tahun berturut-turut lebih dari sepuluh tahun lalu itu masih terekam dengan jelas di ingatan hingga saat ini.

Saat itu saya mudik menggunakan kapal laut. Tak ada moda transportasi lain yang bisa saya pilih selain kapal laut. Waktu tempuh kapal laut dari Makassar (tempat saya kuliah) menuju ke Bau-Bau (kampung halaman) adalah ± 14 jam.

Sayangnya, karena perkuliahan masih tetap berjalan hingga pertengahan ramadhan, maka saya dan teman-teman sering memutuskan untuk melakukan mudik pada H-10 sampai H-7 lebaran.

Mudik dengan rentang waktu seperti itu adalah mudik yang paling padat terlebih bila kapal yang akan kami tumpangi adalah kapal terakhir yang berlayar melewati pelabuhan Makassar dan Bau-Bau, penumpang dipastikan bakalan membludak.

Pernah satu waktu, saya lupa tahun berapa. Saat itu, kami, penumpang yang ada di pelabuhan Makassar mendengar kabar bahwa penumpang yang naik dari pelabuhan Surabaya yang menuju Makassar adalah  ± 2.000 orang dan penumpang dari Surabaya yang turun di pelabuhan Makassar adalah ± 1.000 orang. Berarti penumpang dari Surabaya yang turun ke Makassar hanya setengahnya saja.

Tahukah kamu berapa penumpang dari Makassar yang hendak naik ke atas kapal untuk melakukan mudik ke daerah timur? Kalo tidak salah ingat, ada ± 3. 000-an orang. Bisa dibayangkan dong yaa bagaimana sesaknya keadaan di dalam kapal? Semua bagian kapal dihuni oleh penumpang, bahkan di atas sekoci pun di tempati oleh penumpang karena sudah tidak ada lagi tempat di atas kapal yang bisa di tempati :(

Saya merinding ketika mengingat kejadian itu. Untungnya kapal yang kami tumpangi tidak karam di tengah laut. Seandainya saja saat itu sudah ada moda transportasi udara dari Makassar ke Bau-Bau, walau ongkosnya lebih mahal saya mungkin akan memilih untuk naik pesawat saja.

Beda banget dengan sekarang ini. Bila dulu moda transportasi laut menjadi andalan para pemudik maka sekarang ini pemudik sudah bisa memilih moda transportasi lain yaitu transportasi udara atau pesawat terbang.
selfie dulu dong, hihihi :D

Setelah beberapa kali menggunakan moda transportasi udara, saya merasakan banyak kelebihan yang tidak saya dapatkan saat naik transportasi laut bertahun lalu, diantaranya:
  • Waktu tempuh yang lumayan singkat. Saat menggunakan kapal laut, saya baru tiba di Makassar (dari Bau-Bau) setelah menempuh perjalanan selama ± 14 jam sedangkan saat menggunakan pesawat terbang, hanya satu jam saja.
  • penumpang pesawat lebih sedikit bila dibandingkan penumpang kapal laut sehingga saya merasa lebih tenang dan nyaman.
  • Di pesawat bebas asap rokok sedangkan di kapal laut tidak

Fyi, transportasi udara menjadi salah satu moda transportasi unggulan pada mudik tahun 2017 ini. Hal ini mungkin disebabkan mudik menggunakan transportasi udara lebih mudah dilakukan dibanding transportasi lainnya.

Dan kendati saat ini saya tak lagi merasakan yang namanya mudik, namun sebagai orang yang tergabung dalam #SobatAviasi, saya tetap tidak mau ketinggalan info tentang mudik dong, khususnya info mudik yang menggunakan transportasi udara.

Kamu juga bisa kok menjadi sobat aviasi dan mengikuti informasi tentang mudik menggunakan transportasi udara, caranya gampang banget yaitu hanya dengan me-like dan mem-follow akun facebook dan instagram sobat aviasi.

Oh iyaa, ngomong-ngomong tentang #Sobat Aviasi, udah kenal dengan komunitas ini belum? Jadi, #Sobat Aviasi adalah komunitas yang dibentuk oleh Direktorat Jendral Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Dan sebelum menutup tulisan ini, izinkan saya menuliskan tips mudik aman, nyaman dan selamat menggunakan pesawat terbang:
  • Pesan tiket pesawat jauh-jauh hari sebelum keberangkatan agar tidak kehabisan saat hendak mudik. Memesan tiket pesawat jauh hari sebelumnya juga akan lebih murah harganya dibandingkan bila dipesan mendekati tanggal keberangkatan.
  • Saat hendak mudik menggunakan pesawat terbang, gunakanlah pakaian yang nyaman. Untuk alas kaki, sebaiknya menggunakan sepatu dibanding sandal. Jangan lupa pakai kaos kaki agar tidak kedinginan di pesawat yaa..
  • Tiba di bandara selambat-lambatnya 2 jam sebelum keberangkatan.
  • Sebelum keluar rumah, periksa kembali kartu identitas, tiket pesawat dan barang-barang penting lainnya seperti handphone dan perhiasan. Simpan semua barang itu di dalam tas yang dipakai dan dibawa ke atas kabin. Jangan pernah menyimpannya di koper yang akan disimpan di bagasi. Hal ini untuk mencegah terjadinya kehilangan juga memudahkan saat melakukan check in dan mendapatkan boarding pass.
  • Siapkan buku atau majalah untuk dibaca selama perjalanan. Kalau saya, menyiapkan TTS (teka teki silang) agar tidak bosan selama perjalanan
  • Bagi wanita terutama yang tidak tahan terhadap dingin, siapkan lip balm, body lotion dan jacket/sweater di dalam tas karena di kabin pesawat dingin banget euy.
  • Sebelum pesawat lepas landas, segera matikan handphonemu atau atur koneksi jaringannya menjadi "mode terbang" agar jaringan radio yang dipancarkan oleh handphonemu tidak mengganggu sistem yang ada di pesawat.
  • Berdoa dan meminta keselamatan kepada Tuhan agar perjalanannya dilindungi.

Gimana gaes, sudah siap mudik ke kampung halaman untuk merayakan hari nan fitri bersama keluarga tercinta? Kalau iya, mudiknya menggunakan moda transportasi apa nih?

Selamat menyambut datangnya idul fitri yaa, bagi kamu yang hari ini melakukan mudik, hati-hati di jalan dan selalu utamakan keselamatan yaa :)

Yuk dengerin dulu jingle yang dibuat oleh #Sahabat Aviasi di bawah ini. Jingle ini adalah imbauan kepada seluruh masyarakat, terutama para pengguna transportasi udara agar selalu mengutamakan keselamatan diri. Berikut liriknya:

Sebelum kau melangkah
Keluar dari rumah
Ingat-ingatlah wajah
Yang menunggu tanpa lelah

Kehadiranmu lagi
Untukmu terbang kembali
Pulang ke rumah kita
Dan bersama slamanya

Jaga keselamatanmu
Amankan perjalananmu
Karena hati yang nyaman
Dan bawa pulang senyuman

Jaga keselamatanmu
Amankan perjalananmu
Karena hati yang damai
Dan bawa pulang senyuman
Selamanya


Masa-masa mudik yang saya lakukan lebih dari sepuluh tahun lalu itu punya kenangan tak terlupa akan selalu saya ingat hingga kapan pun.

18 comments:

  1. Gasabaar buat segera mudikk ini mbaak :D hehehe, waah mbak ira dari bau-bau, ada senior saya kuliah di surabaya sini sering cerita ttg Bau-bau :D

    ReplyDelete
  2. ane gak pernah mudik naik pesawat :D kereta terus heeee

    ReplyDelete
  3. Waaah ga nyangka bentar lagi udah mudik lebaran :3. Etapi masih puasa ding ya mbak Ir. Aku juga udah punya jingle lagu ini. Syairnya bagus. Pas banget momennya

    ReplyDelete
  4. Tahun ini saya gak mudik ( lagi) *curcol* 😁

    ReplyDelete
  5. Ah kampungku deket pdhal ingin juga naik pesawat

    ReplyDelete
  6. Mudik? Melelahkan tapi berakhir menyenangkan. Setelah ketemu keluarga, semua lelah jadi sirna hehehe

    ReplyDelete
  7. Mbak Ira dulu kuliahnya di Surabaya kah?

    ReplyDelete
  8. Menaati peraturan demi keselamatan ketika mudik. Selamat mudik mba :)

    ReplyDelete
  9. Mau mudik sekali2 pakai pesawat, tapi ke mana ya, di Cianjur gak ada landasan pesawat hehe

    ReplyDelete
  10. ngeri banget naik kapal saat mudik. Ya kalau penumpangnya sesuai dengan kapasitas kapal sih ok. Tapi kalau overload kan serem. Naik pesawat lebih aman ya karena tiap orang dapat seat, ga ada yang gelantungan macem bis kota, heheh

    ReplyDelete
  11. H-10 H-7 lebaran, itu sih masih enak ya, Mbak. Aku seringnya H-1, H-2 baru bisa mudik :'(

    ReplyDelete
  12. hehheheheee......pengalaman seru mbak, ia, kalau bisa milih bagus transportasi udara saja mbk

    ReplyDelete
  13. Baru tau kalo mba org bau2. Sahabat dekat sy semasa kuliah org bau2 jg. Namanya wa ode kasmila. Kenal gak mba. Hihihi

    ReplyDelete
  14. Rasanya ingin mudik pakai pesawat terbang. Tapi apa daya, kota tempat tinggal saya dan kota tujuan mudik hanya 2 jam perjalanan menggunakan transportasi darat. :)

    ReplyDelete
  15. Sekarang pesawat sudah jadi pilihan banyak orang yaaa

    ReplyDelete
  16. sekarang bahkn tiket pesawat lebih murah drpd tiket kereta api atau kendaraan darat lain loh. padahal naik pesawat lebih asyik

    ReplyDelete
  17. oh iyah baru nyadar di hape ada "mode terbang" tuh buat pas naik pesawat udara hmmm

    ReplyDelete
  18. Memang waktu tempuh naik pesawat itu cepat jadi enggak capek :)

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini :) :)

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus.