PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Photo: Merck, via AP

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”

Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.

Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga. 

Alasan lain yang menguatkan saya untuk mengikuti keinginan suami adalah karena saat ini  kami juga sedang menjalani long distance marriage. Rasanya saya masih belum siap menjalani kehamilan seorang diri tanpa ditemani suami, apalagi di tiga bulan pertama.

Untuk menunda kehamilan, saya dan suami memutuskan untuk memakai kontrasepsi. Alat kontrasepsi yang kami pilih adalah KB implant tiga tahun atau biasa disebut KB susuk tiga tahun. Setahun yang lalu saya memasangnya untuk yang kedua kali.

Baca Juga: Hamil Setelah Menggunakan KB, Memang Bisa?




Dan sesuai judul, kali ini saya ingin berbagi pengalaman yang saya rasakan setelah memakai KB implant tiga tahun ini. Oh iya, sebelum menceritakan pengalaman saya, saya ingin mengemukakan alasan apa yang mendasari kami akhirnya memilih alat kontrasepsi ini.

Mengapa memilih KB Susuk?

Yah karena kami tidak punya pilihan lain selain KB ini (jawaban apa pula ini!). Ehm, alasan sebenarnya sih karena kami tidak punya pengetahuan apapun tentang dunia per-kontrasepsi-an ini, makanya kami nurut ajah sama semua yang dikatakan ibu mertua.

Dua bulan setelah melahirkan, ibu mertua menyarankan agar saya segera menggunakan alat kontrasepsi. Oleh ibu mertua juga, saya disarankan untuk memakai KB susuk. Alasan mami (panggilan kepada ibu mertua) memilih KB ini adalah agar Wahyu lebih lama merasakan kasih sayang mama papanya dan tidak terganggu oleh kehadiran adik baru. Karena belum tahu apa-apa tentang alat kontrasepsi, saya dan suami akhirnya sepakat untuk menuruti saran ibu mertua.

Sesaat sebelum masa cuti melahirkan saya selesai, saya dan suami segera ke rumah bidan untuk memasang alat kontrasepsi ini. Namun ternyata ibu bidannya tidak langsung menyetujui permintaan kami. Menurut beliau, sebelum memakai KB Susuk, sebaiknya saya mencoba memakai kb suntik 3 bulan terlebih dulu. Beliau baru akan memasang KB susuk apabila saya cocok (dalam artian tidak mengalami banyak keluhan) memakai KB suntik tiga bulan.

Menurut ibu bidan, rata-rata wanita yang cocok memakai KB suntik 3 bulan juga akan cocok memakai KB susuk 3 tahun. Yowis lah, kami manut saja sama yang dikatakan beliau. Dan ternyata saya tidak mengalami keluhan apapun selama tiga bulan memakai KB suntik. Walhasil pemasangan KB implant/susuk tiga tahunpun dilaksanakan. Inilah pengalaman yang saya rasakan setelah dua kali memakai KB Susuk tiga tahun:

Tiga bulan pertama:

Di tiga bulan pertama saya memakai KB implant, reaksi yang saya rasakan adalah biasa saja. Maksud dari kata biasa saja ini adalah saya tidak mengalami sakit kepala, mata berkunang-kunang, mual dan muntah, berjerawat ataupun keluhan lain seperti yang dialami oleh beberapa teman saya yang tidak cocok memakai salah satu jenis alat kontrasepsi. Perasaan saya sama seperti sebelum hamil. Semuanya normal dan baik—baik saja. Hanya ada satu yang berubah yaitu di tiga bulan pertama ini saya tidak mengalami menstruasi.

Bulan keempat hingga masuk tahun pertama:

Di bulan keempat pemakaian saya mulai mengalami menstruasi. Tiga hari pertama darah yang keluar lumayan deras layaknya ketika saya menstruasi pada hari pertama dan kedua sebelum hamil. Di hari keempat dan seterusnya, darah yang keluar semakin sedikit. Namun berbeda dengan menstruasi saya sebelum hamil, menstruasi saya kali itu lebih lama. Darah masih tetap keluar bahkan setelah tujuh hari. Padahal sebelum hamil saya tidak pernah menstruasi lebih dari tujuh hari.

Mulai bulan keempat hingga satu tahun pertama saya mengalami waktu menstruasi yang sangat lama (saya bahkan pernah haid sampai tiga bulan lamanya *______*). Memang sih, darah yang keluar tidak banyak, kadang hanya berupa bercak tapi kan tetap mengganggu, terlebih saat ingin melakukan ibadah shalat. Saat itu saya sempat takut terjadi apa-apa di dalam tubuh saya, tapi penjelasan ibu bidan membuat saya tenang. Menurut ibu bidan itu adalah hal yang wajar. Saya diminta bersabar karena itu adalah reaksi yang wajar bagi pengguna KB susuk.

Tahun pertama hingga tahun ketiga:

Drama "panjangnya waktu menstruasi" akhirnya happy ending. Memasuki usia satu tahun memakai KB ini akhirnya lama menstruasi saya kembali normal yaitu lima hari. Jadwal menstruasi saya pun menjadi teratur. Bila sebelum hamil jadwal menstruasi saya tidak tentu kapan datangnya (dalam sebulan kadang saya tidak mengalami menstruasi), setelah setahun menggunakan KB susuk jadwal menstruasi saya menjadi teratur. Setiap bulan saya pasti mengalami menstruasi dengan siklus 28 hari.

Berat badan saya saat menggunakan alat kontrasepsi ini pun tidak mengalami perubahan berarti, hanya bertambah beberapa kilo saja yang membuat berat badan saya menjadi "sedikit" proporsional (BB sebelum hamil 41 kg, setelah pake KB naik menjadi 47 kg dengan tinggi badan 157 cm). Saya juga tidak pernah mengeluhkan wajah yang berjerawat, mata berkunang-kunang, sakit kepala yang berkepanjangan ataupun nafsu makan yang berkurang/bertambah. Memakai KB ini tidak banyak merubah fisik saya (selain berat badan yang bertambah 5 kg itu). Dan karena itulah saya merasa nyaman-nyaman saja memakai jenis kontrasepsi ini.

Setelah pemasangan yang kedua kalinya

Karena kami belum berencana untuk memiliki anak lagi, setahun yang lalu akhirnya kami memutuskan untuk memakai kembali alat kontrasepsi ini untuk yang kedua kalinya (setelah implant yang sebelumnya dibuka). Lalu apakah yang saya rasakan? Rasanya sih biasa saja, masih sama seperti yang sebelum-sebelumnya. Hanya saja, terhitung sejak dua bulan yang lalu jadwal menstruasi saya mulai tidak teratur lagi. Sejak dua bulan yang lalu sampai saat ini saya belum mengalami menstruasi lagi *______*

Kelebihan/kekurangan KB Implant/Susuk 3 tahun

Setelah dua kali menggunakan alat kontrasepsi ini saya merasakan beberapa kelebihan dan kekurangan. Berikut kelebihan dan kekurangan yang saya rasakan:

(+) Praktis. Satu kali pemasangan dapat mencegah kehamilan hingga 3 tahun.
(+) Efektif sehingga saya lebih tenang dan tidak khawatir akan terjadinya kehamilan.
(+) Tidak mengganggu hubungan suami istri.
(+) Karena dipasang di lengan, jadi saya tidak perlu merasa malu saat pemasangannya. Sangat berbeda dengan saat saya memakai KB suntik 3 bulan (fyi, saya orangnya pemalu loh, hihihi)
(+) Murah. Saya memasangnya gratis karena alat kontrasepsinya diberikan oleh mertua sedangkan bidan yang membantu memasangkan alatnya juga teman mertua. 
(-) Waktu menstruasi menjadi lebih lama (awal pemakaian pertama) atau tidak menstruasi sama sekali (pemakaian kedua).

Itulah kelebihan dan kekurangan yang saya rasakan setelah memakai KB implant/susuk 3 tahun. Karena merasa lebih banyak kelebihannya, jujur saja saya merasa nyaman memakai alat kontrasepsi jenis ini. Oh iya, buat kamu yang ingin memakai kontrasepsi ini ada beberapa hal yang harus kamu ketahui, di antaranya:
  • Setelah memakai KB susuk, hendaknya jangan mengangkat beban yang berat-berat menggunakan tangan yang dipasangi alat kontrasepsi ini. Ada beberapa kasus yang terjadi, susuknya bergeser atau berpindah karena sering mengangkat beban berat (terjadi pada beberapa wanita yang sering mengangkat beban berat).
  • Tidak dianjurkan bagi wanita dengan riwayat kanker payudara, diabetes melitus dan darah tinggi.
  • KB ini dipasang di bawah lengan jadi tidak dapat melindungi pemakainya dari PMS.
  • KB ini mungkin sedikit menakutkan bagi wanita yang takut jarum suntik. Saran saya, saat akan memasang KB ini, tutup mata dan rilekskan pikiran kamu dengan mendengar musik. Atau bisa juga berbincang-bincanglah dengan bidan/atau dokternya. Pemasangannya tidak lama kok ^_____^

Itulah pengalaman yang bisa saya bagikan setelah memakai KB susuk/implant tiga tahun, juga kelebihan dan kekurangan yang saya rasakan setelah memakainya. Semoga artikel ini bermanfaat ^____________^

47 komentar:

  1. Kalo aku mensnya sblm hamil memang ga teratur, jd aku menghindari kontrasepsi hormon semacam susuk, suntik dan pil. Mungkin aku mempertimbangkan spiral :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga sebelum hamil mensnya gak teratur Mba Ratu. karena belum pengalaman menggunakan KB jadinya kemarin nurut ajah sama saran mertua :)

      Hapus
  2. Saya nggak pakai KB mba, alat kontrasepsiya hanya kondom aja. Ga berani kb, ga tau kenapa suami juga nggak setuju saya KB. Alhamdulillah 3 tahun belum isi juga :D sama nih kayak mba saya blom siap punya anak lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya belum berani lepas KB Mba, kecuali sudah siap hamil lagi baru deh lepas :)

      Hapus
  3. Kalau kami masih pakai cara alami atau kondom, belum berani suntik, pasang susuk apalagi IUD. Makasih sharingnya Mbak.

    BalasHapus
  4. Saya pake IUD, alhamdulillah aman-aman saja... ga berani pakai KB hormon hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya justru takut pake IUD Mba, ngeri membayangkan pemasangannya, hehe

      Hapus
  5. Enak mbak..nggak gitu ngaruh ke BB..
    Aku pernah pke hormonal, pil mb. BB jadi naik..trus ngantukan klo malem. Sekarang yang KB suami aja..😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. sejak dulu BB saya memang susah banget naiknya Mba Sulis, walau makan sebanyak apapun BB saya tetap-tetap saja

      Hapus
  6. Saya pakai KB suntik 3 bln dan gak dpt menstruasi. Sebenarnya tkut jg sih mbak kalau gak dpt menstruasi terus menerus, tapi saya jg takut kalau kebablasa. Anak masih usia 11 bln. Kayak mbak jg saa gak mau promil dulu, tggu anak gedean dikit. Kalau implant prnh dgr tp blm ada yg nyaranin. Kalau pake IUD suami masih ragu. Jadinya skrg masih pake suntik 3 bln smbil mkir alternatif mau ganti ke kb lain apa. Pusing jg sih mbak. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. perkara memilih KB ini memang cocok-cocokan Mba, tapi kalo IUD saya memang gak berani, ngeri sama cara pasangnya.

      Hapus
  7. Mb ir..ini penting banget buat pengetahuanku ke depan, simpan bukmark duluuu

    BalasHapus
  8. serem mbak. hehe...

    saya lagi ga KB sekarang. sebelumnya pakai IUD 5 tahun. habis masanya, copot. dapat adik lagi tapi keguguran. sekarang belum ingin pakai lagi tapi ya main yang aman aja. hehe...

    BalasHapus
  9. aku buta tentang ini karena ga kabe.. cuma masih bingung enak yang mana

    BalasHapus
  10. Jadi ngerti tentang KB susuk sekarang. Sebelumnya cuma denger cerita yg (kebanyakan) serem soal jenis KB ini. Mayoritas bilang susuknya raib. Aku sendiri selama ini KB alamiah, jarak umur anak pertama dan kedua tujuh tahun *kejauhan yah

    BalasHapus
  11. Ibuku pake suntik...mens jd ga teratur

    BalasHapus
  12. Sakit ga mba wkt dipasang? Takuut. Saya pake pil resikonya suka lupa :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak sakit Mba, kan disuntik anestesi dulu :)

      Hapus
    2. gak sakit kok Mbaa, seperti halnya terluka karena teriris pisau dan diberi perban :)

      Hapus
  13. Balasan
    1. Saya suntik 3 bulan biasax tpi kemarin mw suntik lgi am bidanx g di ksih krna sy baru sebulan operasi tumor mamae sinistra...katax takutx muncul lgi krna katax kb suntik tu bersifat hormonal
      Mw iud takut
      Mw susuk jg takut
      Jdi galau skrg

      Hapus
  14. Saya ngga beraniii....apalagi liat jarum. Haha. Kebayang susuknya gerak-gerak ga sih...?

    BalasHapus
  15. BB Mbak Ira cuma 47? Wah itu mah langsing banget dengan TB 157. Memang kebanyakan KB katanya suka membuat penggunanya jadi bengkak tapi kalau dari cerita Mbak Ira hanya naik sedikit KB susuk pantas dipertimbangkan, tapi saya sendiri masih pakai KB alami mbak. Hahaha. Entah kenapa jarum terlihat sangat menakutkan sekarang ini #alasan

    BalasHapus
  16. yang bagus dan baik yang mana ya mbak?

    BalasHapus
  17. Aku pakemya IUD Spiral, itu juga karena saram mama dan mama mertua, yang kebetulan pake spiral juga. Hihi. Aku malah ngeri kalo ditanem-tanem gini Mak, (Padahal lebih serem pasang IUD yaaa. Weheheheheee) Alhamdulillah kali IUD ngga ganggu mens sama sekali sih, kalo soal hubungan suami istri, cuma 3 kali keluhan suami, itupun kayanya si suami yang parno. Wehehehe. Makasi sharingnya ya Maaaaak :D

    BalasHapus
  18. hiyaaa, kita terbaliknya yah Kak.. Suami malah yg sudah ngebet pengen Faraz punya adik lagi, sayanya yg masih maju mundur syantiiikk.. *kebanyakan mundurnya siih*

    duuuh tapi Suami ndk mau saya KB, padahal sebenarnya ingin :|

    BalasHapus
  19. Waduh cara pasangnya gitu ya mbak Ira, harus punya nyali juga nih. Saya paling takut jarum suntik soalnya :)

    Saya KB nya alami saja. Semoga sukses KBnya dan program kehamilan selanjutnya ya mbak :)

    BalasHapus
  20. huwa aku cuma pernah pake kb suntuk aja, itupun cuma 2 kali aja habis itu gak pakai KB, tapi sampai sekarang belum hamil juga anak ke dua :D

    BalasHapus
  21. Iparku juga pake susuk Mbak. Ada plus minusnya yaaa. Meskipun belum menikah, tapi buat referensi. Nice sharing Mbak Ira :)

    BalasHapus
  22. Aku jadi ngeri tapi pengen nyoba kok ya enak ya hihi...cuma aku lagi LDM tanpa ART, Mbk biasa angkat beban berat, kayaknya gak cocol buat aku deh hiiks

    BalasHapus
  23. tapi kalau tdk menstruasi terlalu lama , apa tdk terlalu berbahaya tu mbak ???

    BalasHapus
  24. nanti aku kasih saran sama istri ku pakai susuk aja....:)

    BalasHapus
  25. Berbagi pengalaman ya say...aq udah pernah kb spiral sm suntik 3blanan dan sekarang aq jg bingung mau kb apa lagi..dulu pernah kb spiral tp kyanya ga cocok makanya baru 2thn tak lepas..selain katanya suami kalo pas lgi hub intim katanya terasa tu spiralnya..trus di tambah kalo mens perutku msti terasa sakit dan kalo mens darahnya banyak bnget..habis itu aq ganti sm suntik 3blnan,disini aq malah ga dpt mens..paling 3bln sekali dpt mens ato malah ga sama sekali..kadang aq takut jg kalo ga mens..makanya kalo aq pngen mens aq ga suntik kb dulu...dari kedua kb yg aq peke itu semua jg ada efek samping nya..aq jg ga tau itu efek samping karna cocok ato ga cocok..saat aq pke kb spiral bb ku malah turun dan jdi kurus bgt..sedangkan kalo pke suntik bb ku naik drastis..hikz smpe sekarang padahal aq udah ga suntik tp susah bgt nurunin bb...

    BalasHapus
  26. Kasus mbag Lissa Rahma ini sama dengan ap yg aq rasain sekarang.tapi kalau mau ganti kb gimana...??masih pikir2 soalnya takut kalau masih gak cocok lagi..gimana ya..tp kalau suami yg kb,ap nggak ada efek sampingnya ya...

    BalasHapus
  27. Kasus mbag Lissa Rahma ini sama dengan ap yg aq rasain sekarang.tapi kalau mau ganti kb gimana...??masih pikir2 soalnya takut kalau masih gak cocok lagi..gimana ya..tp kalau suami yg kb,ap nggak ada efek sampingnya ya...

    BalasHapus
  28. Aku pke implan (susuk) selama 2 tahun, tp selama 2 tahun ini gx pernah haid, trus aku lepas susukx, ganti ke kb suntik 3 bulan, masih sama gx haid juga. Bahaya gx klo gitu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama aku juga blm haid dari pemasangan implan.. 1,5th ga datang juga tu si merah.. Mba udah konsul k dokter blm?

      Hapus
    2. Mba eka, pake KB susuk nya sedang menyusui tidak? Saya jga pke KB susuk udah setahun lebih belum pernah haid. Apa karna saya menyusui? Soalnya tetangga saya yg pake KB susuk tpi tidak menyusui haidnya lancar.

      Hapus
  29. bun, saya ini baru pertama kali melahirkan anak pertama langsung menggunakan kb susuk, nah sy memakai kb susuk juga ats saran bidan, awalnya sy mau menggunakan IUD, tetapi berhubung panjang rahim saya cuma 2cm jadi tidak disarankan bidan untuk menggunakan IUD takutnya kalo IUD bergeser saat digunakan berhubungan/alias kebobolan :D, nah sekarang saya baru menggunankan kb susuk sudah hampir 4bulan ini, (waktu pasang tgl 20 Desember 2016), nah,,, 27januari saya menstruasi tetapi sedikit, alias tidak sperti mens normalnya, 27februari saya belum menstruasi sampai sekarang. dan sekarang sudah bulan april 2017. tiap saya tespack juga hasil negative terus,
    bund,, mungkin ada yg mau ngasih komentar nih,, makasih ya

    BalasHapus
  30. Mba ira.. Itu lepas kb susuknya gmn? Sakit ga siy.. Ngebayanginnya koq ngeri heheh.. Saya blm pernah pake kb sejak melahirkan anak pertama, dan on going anak kedua nih. Semua kb buat saya ngeri efeknya ya. Tp saya juga sdh merasa cukup dng 2 anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak sakit Mba,kan disuntik anestesi dulu 😊

      Hapus
  31. Saya pkai kb implant dr bln febuari smpe skrg mens gk berhenti,,,kdang 2hr mens trs plek ,trs hilang trs flek lg...
    Smpe susah buat beribadah ,sya mau sholat /puasa ragu...
    Mohon sarannya,apa sprti itu psang kb implant mens gak berhenti2

    BalasHapus
  32. Saya menggunakan kb susuk yg 3 th, sy pasang stlh 40 hr hbs melahirkan lgsung pasang kb susuk, pada bulan pertama sampai 1,5 th sy tdk menstruasi, setelah itu saya menstruasi kembalii sebulan sampai 2x ni berlangsung baru 3 bulan terakhir... sempat panik jg si..,ingin ganti kb jg tpi bingung mo ganti kb apa...

    BalasHapus
  33. Saya sekarang pake IUD, sebelumnya pake KB suntik yg 3 bulan.
    Tapi.. sekarang tiap hari ada darah yg keluar tapi ga banyak sihh cuma ya ganggu... apa itu biasa ?? Yg tau share yaa

    BalasHapus
  34. Bulan januari kmrin aku lahiran anak kedua,ps bulan mei aku pasang kb implant mens gk teratur,sesikit2 kdg item bgt kya kopi,bulan ini mlh udah sebulan mens aku juga blm selesai,gimana y mb,,ganti atau tetap bertahan..?

    BalasHapus
  35. Waktu pertama kali masang KB susuk 3 tahun, memar GK disekitar tempat memasukkan susuk?? Minum obat apa agar memar nya hilang?? Soalnya saya baru pertama kali pasang KB implan. Karena sebelumnya mau coba pasang KB IUD GK bisa karena rahim pendek.

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉