9/28/2016

HAMIL SETELAH MENGGUNAKAN KB, MEMANG BISA?

pic source: pixabay.com

Cara apa yang paling banyak dilakukan oleh pasangan suami istri dalam mencegah kehamilan? Jawabannya mungkin beragam tapi saya yakin menggunakan alat kontrasepsi atau KB masih menjadi primadona dan paling banyak dipilih oleh para pasangan.

Ada begitu banyak jenis alat kontrasepsi yang dapat dipilih oleh para pasangan mulai dari yang mudah dilakukan seperi memakai kondom hingga yang terbilang cukup ekstrim seperti susuk/implant dan IUD.

Hal ini  memunculkan satu pertanyaan. Apakah alat kontrasepsi tersebut dapat menjamin 100% keberhasilan pencegahan kehamilan? Jawabannya adalah belum tentu. Yup, sesuai judul, pertanyaan di bawah ini kadang-kadang muncul dari beberapa orang:

“Hamil setelah menggunakan KB, memang bisa?”

Jawabannya adalah BISA. Walau hal ini sangat jarang terjadi namun kehamilan tetap bisa terjadi pada orang yang memakai alat kontrasepsi. Saya berani mengatakan ini karena hal ini dialami oleh seseorang yang saya kenal.

Yang akan saya tuliskan ini adalah kisah dari teman suami saya dan istrinya, sebut saja Alex & Mira (bukan nama sebenarnya). Ceritanya bermula saat mereka menikah dan memutuskan untuk menunda kehadiran buah hati di awal pernikahan mereka. Alasannya karena mereka masih ingin menikmati masa-masa pacaran setelah menikah.

Untuk menunda datangnya sang buah hati, mereka memutuskan untuk menggunakan alat kontrasepsi yaitu KB suntik tiga bulan.

Tiga bulan pertama berhasil mereka lalui tanpa hambatan, begitupun dengan tiga bulan kedua semuanya masih sesuai harapan. Tapi cerita berbeda pada pemakaian KB di kali ketiga.

Satu bulan setelah disuntik, Mira merasakan gejala layaknya orang hamil muda. Mata berkunang-kunang, mual di pagi hari juga sensitif terhadap wangi-wangian yang biasanya ia sukai. Mira sempat berpikir bahwa ia hamil, namun pikiran itu dibuangnya jauh-jauh. Ia berpikir mana mungkin bisa hamil setelah memakai KB. “Masa, sudah pakai KB masih bisa hamil?” itulah yang diyakininya.


Tapi apa yang ia yakini ternyata salah. Tamu bulanan yang biasanya selalu datang menyapa di setiap bulan, saat itu tidak menunjukkan tanda-tanda akan datang. Hingga di bulan kedua setelah pemakaian, sang tamu tak juga menunjukkan batang hidungnya. Karena mulai curiga, akhirnya Mira memberanikan diri untuk memeriksakan dirinya ke bidan. Dan hasil pemeriksaan bidan sungguh mengejutkan. Ia dinyatakan hamil dan usia kehamilannya sudah memasuki tujuh minggu.

Mira merasa antara percaya dan tidak percaya saat mendengar pernyataan ibu bidan. Ia berpikir, kok bisa yah dia hamil? Padahal kan sudah memakai KB? Hmmm, jangankan Mira, sayapun merasa tidak percaya saat mendengarnya.

Berbekal rasa kepo tidak percaya, saya akhirnya memutuskan untuk mencari tahu, apakah penyebab terjadinya kehamilan setelah memakai KB ini. Setelah membaca beberapa artikel yang tersebar di mbah google, inilah beberapa kemungkinan penyebabnya:

1. Terlambat melakukan suntik lagi

Karena Mira menggunakan jenis KB suntik tiga bulan, kemungkinan penyebab kehamilannya adalah ia terlambat melakukan suntik lagi pada waktu yang telah ditentukan. Mungkin Mira lupa untuk melakukan suntik sesuai jadwal yang ditetapkan.

2. Alat kontrasepsi yang dipakai sudah kadaluarsa

Alasan kedua ini sebenarnya tidak mungkin terjadi sih, tapi menurut saya hal ini bisa saja terjadi dan menjadi salah satu penyebab kehamilan loh. Mungkin saja sang bidan atau dokter lalai memperhatikan tanggal kadaluarsa dari alat kontrasepsi yang akan diberikan pada pasien (walau kemungkinan ini hanya 0,1% saja)? Wallahualam.

3. Takdir dari Sang Kuasa

Alasan yang ketiga ini tentunya berada di luar batas kemampuan manusia. Sekeras apapun manusia berusaha untuk mencegah terjadinya kehamilan, bila si pemegang kekuasaan tertinggi atas nasib hambaNya sudah berkehendak, semua pasti akan terjadi walau di mata manusia itu adalah hal yang mustahil.
 
Lalu bagaimana keadaan Mira dan babynya saat ini? Keadaan mereka sungguh baik-baik saja. Alhamdulillah babynya terlahir sehat dan normal. Saat ini babynya sudah berusia sepuluh bulan dan sedang dalam masa lucu-lucunya.

Setiap kali melihat sang baby, saya selalu disadarkan pada satu hal bahwa “sekeras apapun manusia berusaha mencegah datangnya sesuatu, bila Allah sudah berkehendak maka usaha manusia itu akan sia-sia, begitupun sebaliknya”. Allah adalah sutradara paling hebat, tidak ada seorangpun yang mampu menebak skenario yang DIA tuliskan. J J

Oh iya, adakah yang juga mengalami hal serupa di sekitarmu gaes? Bagi ceritamu di kolom komentar yuk J J

22 comments:

  1. Bisa mba, kata tetangga aku, saudara dia hamil :) yaaa memang semua diatur Allah.. Bukti kebesaran Allah. Yg kadaluarsa kayanya utk yg hormon yaa mba, suntik atau pil. Eh tapi klo iud bisa kadaluarsa jg ngga sih

    ReplyDelete
  2. bisa hamil setelah KB?apa enggak cocok ya mbak? subhanallah kuasa Alloh ya mbak

    ReplyDelete
  3. disyukuri saja ya,
    diberi lagi ya Alhamdulillah,
    katanya anak mah tidak numpang sama orang tua :)
    sudah ada rejekinya sendiri dari Gusti Alloh...

    Bagus tulisannya Mbak
    Thank

    ReplyDelete
  4. xixixi, takdir ya Mba.. kalau Allah berkehendak mah, walau dicegah gimanapun juga, yang harus terjadi tetap akan terjadi. :)

    ReplyDelete
  5. Tapi ada juga Mbak yang memang gak lupa kb, gak terlambat, tapi tetep hamil juga. Subur banget kali ya Mbak.

    Tapi yang pasti, semua itu menunjukkan kuasa Allah :)

    ReplyDelete
  6. Bisa. Adikku bahkan ada padahal ibu masih pake spiral di rahimnya

    ReplyDelete
  7. Takdir Yang Kuasa itu hukumnya pasti. Bahkan meski sudah dicegah dengan KB sekalipun. Tapi usaha sih tetap harus ya

    ReplyDelete
  8. Itu Ghaida anaknya Aa Gym, pake IUD, dua kali kebobolan terus mbak.. padahal IUD kan yg termasuk tinggi presentase keampuhan mencegah kehamilannya..

    ReplyDelete
  9. adik saya udah pasang iud tetep hamil :)

    ReplyDelete
  10. Alesan aku ga pake KB sampe sekarang ya itu. Lebih percaya kuasa Allah aja deh hehe

    ReplyDelete
  11. Yes memang ada mbak.. Dulu Ibuku cerita kalau terlambat sehari saja dari jadwal suntik KB, biasanya bidan yg nyuntik nggak mau, takut beresiko. Di situ kelemahan suntik KB menurut aku, sedangkan tetanggaku yg IUD juga kebobolan, untung bayinya tidak membekas T di kepalanya, soalnya ada juga bayi yang membekas T walaupun akan hilang juga dengan sendirinya. Cuma yg ngeri itu spiral ya, kalau ada bayinya di dalam terus kebubet spiral, haduh.. naudzubillahimindzalik

    ReplyDelete
  12. bisaaaaa cuma emang kudu diliat temenku pake spiral untung masih dibawah jadi bisa diambil itu

    ReplyDelete
  13. Emak dulu pakai spiral (sekarang IUd ya?) Juga hamil Mbak. Terus langsung lepas. Kebetulan setelah adek lahir sakit2an mulu sampai usia SMP.

    Kalau tetangga, udah steril malah hamil di luar kandungan. Tapi keguguran sich.

    Memang ya kalau Allah sudah berkehendak kita tidak bisa menolak

    ReplyDelete
  14. wah aku harus pahami ilmu ini dulu mb
    soalnya mau promil dulu

    ReplyDelete
  15. temen sayah mbak, temen saya begini.. udah KB jebol 2 kali...jarangnya dekat pula

    ReplyDelete
  16. Kalo temenku adanya pengalaman tetap mens padahal ternyata hamil :o

    ReplyDelete
  17. kb pil atau kb suntik memang kudu telaten bin disiplin ya mbk, lupa dikit, jd deh, terlepas dr itu, memang sdh kehendak Allah jg sih ya mbk ir

    ReplyDelete
  18. Macam-macam fenomena terjadi seputar kehamilan. Ada suatu kisah, mens teratur, test pack negatif, ternyata hamil. Semua itu kuasa Allah

    ReplyDelete
  19. Sering dengar cerita kayak gini kalau turun survey di lapangan, jadi poin 3 itu sudah cocok mi.. hehe

    ReplyDelete
  20. Emang bisaaaaa!

    Aku sih gak berani pake KB suntik atau spiral karena anaknya cemen banget hahaha..

    Jadi selama ini beraninya cuma pil KB aja dan udah diwanti2 ama dokternya kalau sehari aja lupa minum pil harus siap2 soalnya siklus pil itu hanya 24 jam saja...jadi bener2 harus diminum tiap hari dan kalau bisa di jam yang sama hehehe...

    *akhirnya aku pasang alarm di hape khusus buat minum pil hehehe..*

    ReplyDelete
  21. Halo Mak Irawati... salam kenal dari Kendari.
    Mau ikut ikut komentar meskipun belum emak2... kalau dibilang IUD sama implant ekstrim, sbnrnya mungkin krn caranya yang melibatkan jarum super besar (implant) dan dimasukkannya benda asing imut kedalam rahim yg prosesnya klo menurutku sadis, pake ngangkang -_- (IUD). tp klo bicara ekstrim adl Tubektomi (wanita) dan vasektomi (laki-laki). Itu 100% tidak hamil krn saluran telur dan penghasil sperma di angkat melalui tindakan operasi. Tapi kalo kontrasepsi non-bedah memang tidak 100% tingkat keberhasilannya. Malah ada yg pakai IUD tp masih hamil. Kembali pada kuasa ALLAH.. kita mencoba berusaha Mak... ������

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini, Insyaallah saya akan berkunjung balik ^___^

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan otomatis terhapus..