Langsung ke konten utama

3 HAL YANG SAYA LAKUKAN AGAR LEBIH PERCAYA DIRI SAAT KE LUAR RUMAH


pic source: pixabay.com

Saya yakin, seorang wanita apapun predikatnya entah dia seorang wanita single atau yang sudah berstatus istri dan ibu, tentu akan melakukan beberapa hal/persiapan sebelum melangkahkan kaki keluar rumah (keluar rumah yang saya maksud bukan minggat dari rumah yah) guna meningkatkan rasa percaya dirinya saat bertemu banyak orang. Benaran seperti itu kan? Atau mungkin hanya saya saja yang melakukan hal seperti itu?

Pada dasarnya saya adalah orang yang tidak terlalu percaya diri saat tampil di depan banyak orang. Olehnya itu penting bagi saya untuk selalu memperhatikan penampilan sebelum memutuskan keluar rumah entah untuk bekerja atau hanya sekedar jalan-jalan melepas penat dan lelah.

Ada dua hal yang selalu saya perhatikan, yang pertama adalah kenyamanan diri sendiri dan yang kedua adalah kepantasan atas apapun yang saya gunakan agar tidak mencoreng citra saya sebagai seorang wanita, istri dan juga ibu. Halah, ini kok jadi serius gini bahasanya!

Iya dong, masa mau keluar rumah dan bertemu banyak orang tapi penampilan acak-acakan? Nanti ada yang nyeletuk gini "itu istrinya si blabla kok kucel amat yah penampilannya?" atau "ihh, istrinya si anu busananya kok gitu amat" Suami mana yang tak malu kalo ada yang komen gitu tentang istrinya? Makanya, sebisa mungkin saya menampilkan yang terbaik saat ke luar rumah. Eits, di hadapan suami juga sih, tapi karena saat ini temanya buka cantik di depan suami, jadi tak usahlah yah bahas yang itu, hehe..

Saya yakin seorang wanita juga pasti akan malu bila ia terlihat paling kucel dari wanita lain di sekitarnya. Siapa yang tidak malu coba saat bertemu teman-teman yang terlihat cantik, rapi, elegan sedangkan kitanya kita? lo ajah kali malah terlihat kucel? Kalo saya sih malu dan minder bila bertemu teman dengan kondisi yang seperti itu. Makanya saya selalu memperhatikan banyak hal sebelum ke luar rumah.

Lalu hal apakah yang saya lakukan agar lebih percaya diri saat melangkahkan kaki ke luar rumah? Berikut 3 hal yang saya lakukan sebelum keluar rumah, entah itu ke kantor, ke mall, arisan, jalan bersama anak dan suami maupun jalan-jalan bersama sahabat:

- Pilih busana yang sesuai

Sebelum keluar rumah, hal yang pertama saya lakukan adalah memilih busana apa yang akan saya kenakan. Busana yang saya pilih biasanya saya sesuaikan dengan acara apa yang hendak saya hadiri. Misalnya ke kantor, maka saya harus memakai seragam kerja (di kantor kami, karyawannya memakai seragam), bila ke acara formal tentu saya harus memakai baju formal juga sedangkan bila ingin jalan-jalan sama keluarga, jalan-jalan sama sahabat atau menghadiri arisan biasanya saya memilih busana yang santai dan nyaman. Satu hal yang saya tetapkan, busana yang saya kenakan haruslah sesuai acara (tidak salah kostum), nyaman dan yang pasti menutup aurat.

- Mandi + Sikat Gigi

Hal kedua yang saya lakukan adalah mandi dan sepertinya ini juga yang dilakukan semua orang yah. Mandi dapat membuat kita terlihat lebih segar. Dan yang tak boleh ketinggalan adalah menyikat gigi. Percuma kan kalo udah mandi tapi ternyata lupa sikat gigi? hehe. Oh iya, tambah satu lagi, jangan lupa pake deodorant untuk menghindari bau badan. Bau badan dapat menghilangkan rasa percaya diri bagi penderitanya dan menyiksa orang-orang di sekitarnya.

Baca Juga: Bau Badan? Lakukan Beberapa Cara Ini Untuk Menghilangkannya

- Dandan (bermake up)

Hal berikutnya yang saya lakukan adalah berdandan atau make up-an. Sepertinya sudah kodrat wanita untuk selalu terlihat cantik yah? Dan salah satu cara agar terlihat cantik adalah dengan berdandan walau hanya memakai bedak tabur (iya, menurut saya, memakai bedak tabur itu sudah termasuk dalam kategori dandan!). Atau mungkin ada wanita yang berani tidak dandan saat keluar rumah? Wahh, dua jempol saya berikan pada wanita seperti itu karena terus terang sampe saat ini saya tidak bisa seperti itu, saya belum berani keluar rumah kalo tidak pake bedak dan lipstik/lipgloss.

Berdandan yang saya maksud tentunya adalah berdandan yang sewajarnya dan tidak berlebihan (seperti yang saya katakan di atas, bagi saya, memakai bedak tabur itu sudah dandan). Alhamdulillah walau kulit wajah saya normal cenderung berminyak tapi tidak ada jerawat di sana jadi dandan-nya pun cukup yang tipis-tipis saja alias make up natural. Berdandan ala saya adalah: Memakai pelembab + bedak tabur + pensil alis + eyeliner + lipgloss/lipstik. Cukup itu saja yang saya lakukan agar wajah saya terlihat cantik, segar dan tidak pucat. Merasa cantik membuat saya lebih percaya diri bertemu banyak orang di luar sana, hehe..

Baca Juga: 3 Cara Alami Menghilangkan Jerawat di Wajah & Punggung

Itulah tiga hal yang saya lakukan agar lebih percaya diri saat ke luar rumah. Oh iya, selain ketiga hal di atas, ada satu benda yang selalu saya pakai dan tak pernah terlupa saat saya keluar rumah. Bila benda itu lupa saya pakai, saya akan merasa ada sesuatu yang kurang. Benda apakah itu? Ia adalah jam tangan.

Saya kurang tahu sejak kapan benda ini selalu menghiasi tangan saya setiap kali keluar rumah. Sepertinya sejak saya kuliah deh. Saya ingat, saat itu ada seorang sahabat yang memberi kado jam tangan wanita saat saya berulang tahun. Sayangnya jam tangan hadiah itu hilang saat saya dan teman-teman kampus berwisata ke Malang sembilan tahun yang lalu, hiks *__________*

salah satu foto yang masih tersisa  saat saya memakai jam tangan hadiah itu
*abaikan gaya alay-nya, hehe*

Dan ngomong-ngomong tentang jam tangan, tiba-tiba saya juga ingat, ia menjadi salah satu benda yang saya beli saat menerima gaji pertama beberapa tahun lalu loh!. Bahkan hingga kini jam tangan itu masih menghiasi pergelangan tangan saya saat melakukan aktivitas di luar rumah.

So, hal-hal apakah yang kamu lakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri saat ke luar rumah? Apakah sama dengan yang saya lakukan? Atau mungkin lebih banyak/sedikit dari saya? Dan benda apakah yang selalu kamu pakai saat keluar rumah? Yuk bagi ceritamu di kolom komentar ^_______^

Komentar

  1. Kerudung! Itu yang saya pake saat keluar rumah, ya iyalah ya Mbak :D.

    Saya gak suka pake jam tangan. Entah kenapa dari saya kecil, kalau pake jam tangan selalu rusak itu jam tangannya :(, akhirnya sekarang ngandelin jam hp banget saya :D

    BalasHapus
  2. Dari kuliah mpe kerja aku pke jam tangan mb. Tapi setelah jadi ibu di rumah...nggak lagi. Jam nya terintegrasi dengan hape😀 dandan? Minimalis juga... Kadang klo kluar deket2...yang penting mandi, polos tanpa kosmetik...

    BalasHapus
  3. Kalau saya memilih dandanan yang membuat saya nyaman dan sesuai untuk saya. Saya justru sering tidak PD kalau make-up nya terlalu wah...

    BalasHapus
  4. Aku suka dandan tipis klo drmh hehe.. Buat suami, pakai parfum drmh meski cuma drmh huhuu soalnya jg, kantorku drmh mba :))

    BalasHapus
  5. bener bgt mba, walau keluar rumah sebentar beli sayur saya olesin bb creram tipis biar gak keliatan kucel soalnya kalo kucel nanti dikira ART, eh. :D

    BalasHapus
  6. Eih, saya pernah lho, Mbak gak Mandi kalau ke luar #ups hehe
    Ngomong2 tentang jam tangan, beberapa kali punya, tapi hilang. Akhirnya sekarang gak pakai jam tangan lagi, hihi

    BalasHapus
  7. aku yang poin mandi nggak dimasukin.. hahahaha... karena mandi bisa ditutupi dengan bedak dan deodorant kayaknya. yang penting cuci muka dan gosok gigi aja

    BalasHapus
  8. Waaah, dandan nih yang belum saya maksimalkan. Hehehe. Jarang banget saya dandan. Bisa dihitung jari deh keluar rumah saya dandan. Paling kalau kondangan. Hihihi.

    BalasHapus
  9. Karena baju saya terbilang dikit, jadi ya gak disesuaikan amat dengan acara yg saya hadiri, Mbak. Jadinya ya, itu lagi itu lagi. Hihihi... dipas-pasin aja :D

    BalasHapus
  10. Kalau saya yang penting mandi dan gosok gigi, dan busana dan dandan
    eh semuanya dong hihi
    Iya habis penting semua mbak ehehe

    BalasHapus
  11. Hai Mbak, salam kenal.
    Definisi dandannya hampir sama kaya saya, tapi saya lebih "berat" sih, mesti pake foundation dan concealer, hihihi..

    BalasHapus
  12. Aku pernaaaaaaaaaaahhh keluar rumah nggak dandan samsek, waktu itu nganter anakku ke rumah sakit buat terapi uap karena asmanya kambuh. Trus ndilalah di sana ketemu temen kantor dan dia nyapanya ragu-ragu gitu, "Mbak Della?"
    Soalnya muka before and after make up-ku beda banget, wkwkwkwk..
    Tapi iya setuju sama tiga langkahnya. Kurang lebih kita sama ;)

    BalasHapus
  13. Jam tangan.. selalu saya nggak betah pakai, wkwkwk

    dandan, aku juga ga pinter mba.. hihi. tapi yang penting wajah nggak kucel gitu aja, padahal keringetan dikit aku gampang kucel :P

    BalasHapus
  14. Kalo saya, harus matching paduan warna busana. Saya ga pede padu padan warna jaman sekarang kaya biru elektrik sama coklat XD.
    Biru ya pasangannya sama shadesnya, biru muda biru tua gitu.

    BalasHapus
  15. Klo saya, ada tambahan mba. Periksa kendaraan sblm berangkat. Entah itu kondisi ban, rem, atau surat2 pentingnya. Nggak tau kenapa tapi tiap kali terpaksa pergi sendiri, saya selalu mempersiapkan itu supaya tambah nyaman ketemu orang. Tapi klo perginya berteman sih, nggak segitunya amat. Mungkin ini bawaan trauma ban bocor dan razia polisi.. ^^

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.