KOLABORASI FENG CHEN WANG DAN CONVERSE DI SHANGHAI FASHION WEEK 2018

by - Desember 19, 2018

Pagelaran bergengsi satu Tiongkok, Shanghai Fashion Week S/S19 telah berlangsung dari tanggal 11 Oktober hingga 17 Oktober 2018 lalu. Menampilkan sederet brand dan desainer lokal yang sudah bisa go-international.
 
Para pecinta fashion yang turut serta berada di sana pun antusias menyambut brand andalan masing-masing. Saat itu terlihat jelas berapa banyak brand yang digunakan oleh para fashion enthusiast. Signature logo brand yang sudah tidak asing lagi berada dimana-mana dan mampu melengkapi look tiap orang yang ada di sana.

pic source: http://kobexshoes.com

Salah satu pagelaran menarik yang ada yaitu hasil kolaborasi Converse dengan Feng Chen Wang. Feng Chen Wang adalah fashion designer dan brand yang mensuplai produk fashion untuk pria dan wanita yang lahir di Cina, dan berbasis di London. Converse menjalin kerjasama dengan Feng Chen Wang dalam siluet-siluet sepatunya. Menurut Feng Chen Wang, gaya yang dikeluarkan adalah siluet yang tidak biasa, desainnya bukan hanya untuk laki-laki tetapi juga wanita, namun karena tampilannya yang berani, Feng Chen Wang berkata pakaian atasan hingga bawahan tidak seharusnya mempedulikan jenis kelamin.

Hal paling penting adalah berani menjadi diri sendiri. Percaya diri dan merasa bebas cukup untuk diakui bagaimana selera kita. Gaya modern dan avant-grade berfokus pada sepatu yang lebih fungsional yang mengadopsi bentuk baru untuk menunjukkan rincian signifikansi fungsional sepatu. Tema yang digarap perancang asal Cina ini adalah "MY HALF". Menggunakan pakaian yang sporty melahirkan tampilan asimetris dan campuran gaya yang menarik.
 
Model sepatu kolaboratif mengalami rekonstruksi maksimal yang didefinisikan oleh layer-layer. Low-top Chuck Taylor dikerjakan ulang menjadi bentuk sandal dengan dua bagian model yang ditempelkan ke pangkalan bersamaan dengan tali fungsional yang ditambahkan untuk menambah keamanan dan kenyamanan. Converse hi-tops juga menerima pengerjaan ulang. Kolaborasi sepatu Feng Chen Wang bersama Converse akan dirilis sepenuhnya dengan pameran retrospektif di SHFW.

Pertumbuhan fashion di Cina memang besar. Fashion yang ada di negeri Tiongkok itu meningkat pada bakat lokalnya dan para investor sangat ingin dibelakang brand-brand baru yang hadir di kancah mode Shanghai tersebut. Dipenuhi dengan bakat, yang meliputi lingkup luas yang terasa seperti London dan New York, yerjadi eksperimentalis avant-grade, desainer komersial, penggemar komersial, pembuat busana ultra-feminin, streetwear dan minimalis. Tidak ada landasan pacu dari warisan nenek moyangnya karena desainer mapan pun hadir cukup baru di tengah negeri yang dulunya bertentangan dengan kepercayaan populer luar negeri. 
 
pic source: instagram.com/fengchenwang
Sejatinya tren kolaborasi antar brand kelas dunia bukan hal baru, itu hal biasa yang memang harus dilakukan. Merentang dalam banyak varian produk, mulai dari otomotif hingga pakaian. Namun dalam beberapa tahun terakhir, kata “kolaborasi” menjadi semakin intim dan akrab bagi telinga. Lebih-lebih bagi kita yang dekat dengan isi sosial media, pasti perubahan apapun di fashion dunia akan kita lirik.
 
Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk menghadirkan pengalaman baru dari penggabungan ciri khas dari masing-masing kolaborator. Ide dasar kolaborasi ini yang kemudian merambah industri fashion dunia. Tujuannya pun jelas mulia, menghadirkan pengalaman baru bagi konsumen serta tak lupa meraih konsumen baru dan profit yang tinggi. Praktik kolaborasi ini merentang dari brand lokal hingga internasional.

Informasi ini dipersembahkan oleh : Bobobobo

You May Also Like

0 komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉