Langsung ke konten utama

NOVEMBER ISTIMEWA & PENUH HARAP



November adalah bulan istimewa..
November adalah bulan penuh harapan..

Seperti itulah yang kami (saya dan rekan-rekan di kantor) rasakan setiap kali memasuki bulan November. Di bulan ini setidaknya ada dua moment penting yang terjadi pada perusahaan tempat kami bekerja.

Mengapa bulan November menjadi bulan yang istimewa? Karena pada bulan ini perusahaan tempat kami bernaung dan mencari nafkah merayakan ulang tahunnya. Bertambahnya usia menuntut kami agar bekerja semakin baik demi menunjukkan pada konsumen/costumer bahwa kami akan selalu melakukan yang terbaik untuk memberikan kepuasan kepada mereka.

Mengapa bulan November menjadi bulan yang penuh harapan? Karena di bulan ini seluruh karyawan akan dinilai kinerjanya oleh perusahaan apakah layak/tidak untuk mendapatkan bonus akhir tahun yang akan diterimakan pada bulan Desember dan Februari nanti?

Saat bulan November menyapa, saat hujan turun untuk pertama kalinya setelah kemarau panjang melanda, saat itu wajah-wajah kami akan berbahagia merayakan bertambahnya usia dan kematangan perusahaan, kemudian dalam waktu singkat hati kami akan diliputi kebimbangan dan harap-harap cemas sembari menebak-nebak apakah kami layak mendapatkan bonus itu?

November memang special karena hanya di bulan ini kami bisa merasakan sensasi rasa yang tidak kami rasakan di bulan-bulan lainnya.

Happy November Rain ^_____^

*Note: 194 Kata (termasuk judul)



“Tulisan ini diikutsertakan Giveaway November Rain” presented by “Keina Tralala”

https://keinatralala.wordpress.com/2015/11/06/keina-tralala-second-birthday-giveaway/

Komentar

  1. degdeg ser gt ya mak..
    btw gmn ?, dikau dpt bonusnya kan mak ?, bagi doonnkk, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. bonusnya belum di dapat bulan ini mak :)
      bulan ini baru deg-deg ser-nya ajah, dapat/tidaknya nanti bulan depan baru ketahuan :)

      Hapus
  2. November juga bulan yang istimewa buatku Mak. Salah satu mimpi terbesarku terwujud di bulan November tahun lalu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahh, selamat yah mak, saya ikutan senang mendengarnya :)
      keluarga kami juga memiliki banyak moment di bulan november mak, ada moment bahagia dan ada juga moment duka..

      Hapus
  3. November itu pas milad suamiku dan milad pernikahan kami. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. senangnya :)
      november ini juga milad anakku mbak :)

      Hapus
  4. wah mantap deh mba, siap2 nerima bonus kayanya ni :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin, semoga bonusnya banyak dan berkah,amin.. :D :D

      Hapus
  5. Jadi inget pas msh kerja dulu.. penilaian mmg penting bgt ya ngefek ke kenaikan gaji taun dpn.. hihihi semoga dpt bonus dan nilai terbaik ya mak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin..
      iya mbak, hasil penilaiannya berpengaruh sama kenaikan gaji di tahun berikutnya :)

      Hapus
  6. Benar-benar penuh harapan. Tambah satu lagi, harapan menang GA. Semoga sukses.

    BalasHapus
  7. Sering nih, ngeliat yang kerja mulai harap-harap cemas kalau udah mau bagi-bagi bonus. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, karyawan swasta biasa udah mulai deg-degan menanti datangnya bonus di rekening :)

      Hapus
  8. aku malah nggak tahu tempat kerjaku ultahnya kapan. kayaknya nggak ada deh..hahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo di tempat kerjaku setiap tahun merayakan ulang tahun perusahaan mbak :)

      Hapus
  9. Asyiiiik!
    Selamat menghitung2 bonus yah mbaaaak, semoga bisa manfaat :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudah-mudahan bonusnya memuaskan yah mbak erry dan bisa bermanfaat,amin..:)

      Hapus
  10. waaa...mau dong bonusnya mbak...

    * semoga GA nya menang ya... biar dapat dobel... :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.