3/08/2016

MUNA SUNGKAR; IBU DOSEN YANG DOYAN TRAVELING





Apa yang ada dipikiran kamu saat mendengar kalimat “ibu-ibu doyan traveling"? jujur saja jika pertanyaan itu diajukan pada saya maka jawaban yang akan keluar dari mulut saya hanya satu kata: TANGGUH.

Iya, bagi saya yang juga seorang ibu, wanita yang melakukan traveling sambil membawa serta anaknya itu adalah ibu yang tangguh. Tau sendiri kan rempongnya kita saat traveling? Apalagi kalo travelingnya dilakukan secara backpacker, tidak pernah terlintas sedikitpun dipikiran saya untuk melakukannya.

Tapi rempongnya traveling sambil membawa anak ternyata tidak berlaku bagi Mbak Muna Sungkar, seorang ibu sekaligus dosen yang mengajar di Universitas Islam Sultan Agung Semarang (UNISSULA) yang punya hobby traveling ini. Dalam melakukan hobby-nya, Mbak Muna tidak ragu membawa serta anaknya dimanapun ia dan suami melakukan traveling. Bahkan saat usia anaknya baru menginjak satu tahun, mereka sudah backpacker-an keluar negeri dan saat itu mereka “ngemper” (pinjam istilahnya Mbak Muna) di Changi Airport loh. Dua jempol deh untuk mereka.

Bukan itu saja, Mbak Muna juga berhasil membawa anaknya mendaki gunung saat usia anaknya baru empat tahun. Yang paling membanggakan adalah ia berhasil membawa anaknya hingga ke puncak. Ckckck, wanita satu ini memang petualang sejati.

Mbak Muna dan traveling bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Di sela-sela kesibukannya menjadi seorang dosen dan ibu, ia selalu menyempatkan diri untuk melakukan hobby-nya. Menurutnya, traveling menjadi obat mujarab untuk meredakan stress yang melanda. Dalam satu bulan ia selalu menyempatkan diri untuk berjalan-jalan walau hanya ke daerah yang dekat dengan tempat tinggalnya saat ini (Semarang) seperti Solo dan Jogjakarta.


Satu hal yang membuat saya semakin takjub pada sosok Mbak Muna adalah ia telah menerbitkan buku yang terinspirasi dari hobby-nya jalan-jalan. Buku yang berjudul 3 Emak Galau Gaul Lagi Keliling Kota” ia buat bersama dua teman blogger lain yaitu Mbak Fenny Ferawati & Mbak Ika Koentjoro dan sebuah buku lagi ia tulis sendiri berjudul "Jelajah Ujung Barat Indonesia: Banda Aceh – Sabang" yang diterbitkan pada akhir tahun kemarin. Apalagi yang lebih menyenangkan selain mendapatkan manfaat positif dari hobby yang kita tekuni? Atau istilah kerennya "hobby yang menghasilkan". Semua pasti senang kan jika hobby yang ditekuninya ternyata membawa manfaat untuk orang lain dan menghasilkan materi untuk diri sendiri??



3 emak gaul keliling kota
buku karangan Mbak Muna bersama Mbak Fenny & Mbak Ika

Jelajah Ujung Barat Indonesia: Banda Aceh - Sabang
Mbak Muna dan buku karangannya








Oh iya, karena sekarang saya sedang membahas seorang pakar yang sudah malang melintang di dunia traveling, rasanya kurang afdol yah jika saya tidak menuliskan tips-tips dari sang pakar tentang hal-hal apa saja yang bisa di lakukan untuk mendapatkan tiket murah dalam melakukan traveling? Ini dia tips Mbak Muna yang saya copy dari blognya:

  • Rajin-rajinlah memantau harga tiket
Gimana caranya? Tinggal cek aja website mereka, ikuti semua social medianya. Lebih baik lagi kita daftar newsletter dari beberapa Airlines. Selain untuk membandingkan harga antar Airlines, kita juga akan selalu mendapat update kalau ada promo tiket murah. Tiket murah biasa dijual mulai pukul 00.00. Semakin cepat kita mengakses, semakin besar kemungkinan dapetnya. Jadi siap-siap begadang deh.

  • Rencanakan sejak jauh hari
Akan sangat sulit mendapat tiket promo kalau kita carinya dadakan. Aku sendiri sering booking tiket untuk perjalanan setahun ke depan. Keuntungannya, sambil menunggu waktu keberangkatan kita bisa nabung dulu untuk biaya lainnya. selain itu kita juga bisa mencari informasi tambahan tentang kota tujuan, misalnya rute bis, tempat makanan enak, dan sebagainya.

  • Fleksibel
Nah kunci utama sebenernya ada di sini guys. Kita tidak akan mungkin menemukan tiket murah di saat weekend, harpitnas, libur sekolah, atau libur hari raya keagamaan. Masa itu dikenal dengan peak season dimana harga tiket bisa bikin mata pedes dan sakit hati. Sebaiknya atur jadwal di weekdays (Senin – Kamis), Insyaallah kemungkinan meraih tiket promo lebih besar.

  • Cari info mengenai Maskapai dengan rute tujuan kita
Buka situs beberapa Airlines, kemudian cek ada nggak rute yang kita inginkan. Kalau nggak ada kita bisa gunakan connecting flight. Untuk connecting flight sebaiknya kita pilih jam yang nggak terlalu mepet. Kalau masih di Airline yang sama mungkin nggak ribet mindahin bagasi, tapi kalau Airline nya beda kita butuh waktu untuk ambil bagasi, keluar, dan check in lagi. Untuk amannya sih ambil jeda 4 sampai 5 jam lah.

  • Segera issued tiketnya
Jangan kebanyakan mikir kalau udah nemu tiket promo. Rejeki boo, Jangan sampe ditolak. Segera booking dan bayar. Kalau nggak ada duit gimana? Credit card dong cyiiintt…


Itulah beberapa tips berburu tiket murah ala Mbak Muna Sungkar. Tips yang sangat berarti buat para pencinta traveling. Pengen kenal Mbak Muna lebih lanjut? Bisa kepoin medsosnya kok, berikut alamat media sosial Mbak Muna Sungkar:

Facebook : Muna Sungkar
Twitter :@Mom_traveler
Instagram :@momtraveler


Demikian tulisan saya tentang Mbak Muna Sungkar, seorang teman blogger yang memiliki segudang aktivitas namun tetap berprestasi dan memberi inspirasi kepada saya dan teman-teman yang lain.



Sumber tulisan:
Semua foto yang ada ditulisan ini saya ambil dari Facebook dan Blog Muna Sungkar
Obrolan bersama Mbak Muna Sungkar via WA


41 comments:

  1. Mbak Ira ... so sweet bgt tulisannya. Semoga mbak Ira jd ketularan jd emak traveler jg ya.
    Thanks mbak untuk tulisannya yg keren ini.
    Luv u :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Mbak Muna :)
      saya jadi pengen traveling sambil membawa anak seperti yang Mbak Muna lakukan :)

      Delete
  2. Keren Mba Ira...ringan, to langsung to the poitn dan karakter mba muna pun muncul.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih Mbak Desy :)
      Mbak Muna memang sosok yang mengispirasi, jadi ide untuk menulis tentangnya langsung mengalir deras :)

      Delete
  3. Wah tulisannya keren bangeettt...
    Bacanya jadi pengen ikutan travelling

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih pujiannya Mbak Sally :)
      saya juga ketularan pengen ikutan traveling setelah ngobrol via WA dan kepoin blognya Mbak Muna :)

      Delete
  4. Keren deh mbak Ira bisa nulis sosok mbak Muna Sungkar secara singkat, padat dan jelas. Membuat saya pengin juga bisa melihat tempat lain bersama keluarga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih Mbak Anjar :)
      sama Mbak, saya juga jadi kepengen traveling setelah mengenal sosok Mbak Muna Sungkar :)

      Delete
  5. Wiiish mantap niig resume ttg Mbak Muna, siap2 begadang juga ahh buat hunting tiket promo,xixiix

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo begadang buat hunting tiket promo :)
      kalo saya begadangnya sekalian post tulisan biar lebih hemat karena pake kuota tengah malam :D

      Delete
  6. mba muna emang keren banget! di sela2 kesibukan ngajar, masih sempet keliling menyaksikan keindahan alam :D

    *trus inget belum ngrjain PR yang ini* :))

    ReplyDelete
  7. tulisannya bikin hasyrat trevelingnya memuncak. kapan2 ajakin newbie ini, mb ira. pengen ngikut, tapi kalo bisa disponsori sekalian , , , hehehe

    ReplyDelete
  8. wah keren mbak Ira ulasannya.. Mbak Muna emang top ya Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mbak Rani, top dan menginspirasi :)

      Delete
  9. Pengin ketemu dengan Muna. Dia keren banget :))

    ReplyDelete
  10. wah mantap nian mba Muna dimana-mana memang jadi primadona. Mantap :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. semua mata kelompok 3 sedang tertuju pada Mbak Muna :)
      tapi Mbak Muna memang mengispirasi kok jadi gak salah apabila banyak orang kagum padanya :)

      Delete
  11. Obrolan di wa langsung dituangkan dg rapi di tulisan ya mbak... Keren :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum pernah ketemu orangnya Mbak jadi hanya bisa ngobrol lewat WA :)

      Delete
  12. ini tips dr mbak muna nongol semuaaa

    ReplyDelete
  13. bagus tips nya mba
    hmm..jadi pengen punya istri yang hobi travelling, bukan yg hobi shoping..heheh
    doain ya mba :D

    ReplyDelete
  14. keren niih resume ttg mbk muna nyaaa :D Ah, tlisanku blum slasai mbaak. Tungguin tlisanku yaa hihi ttg mbk Muna :D

    ReplyDelete
  15. Iyaaa tangguh banget yaa.. aku mah belum sanggup. Anak rewel dikit aja masih suka ikut memble. hihihi

    ReplyDelete
  16. wah pengen dech ketemu mbak Muna, pengen kenalan juga. Ah senangnya punya banyak teman

    ReplyDelete
  17. wah ibu dosen yang keren, tapi mbak ira pun juga keren lho :D

    ReplyDelete
  18. mba Muna sih emang terkenal dgn travelling nya hehe...

    ReplyDelete
  19. nah itu aku suka kebanyakan mikir kalau ada tiket murah jadilah kehabisan :( Mbak Muna aku baru sekali ketemu

    ReplyDelete
  20. Ringan tapi asik. Tulisannya keren Mba. Jadi nambah semangat buat ikutan jalan-jalan kayak Mba Muna deh.

    ReplyDelete
  21. saya suka dengan berbagai tulisan mbak Muna :)

    ReplyDelete
  22. Tulisannya seolah hasil konfirmasi dengan orangnya langsung. Keren.
    salam

    ReplyDelete
  23. calon traveller seharusnya termotivasi dengan mom traveller, mom saja bisa travelling masa yang single ngga bisa, hehe

    ReplyDelete
  24. Mak Munaaa, moga semangatnya menular yaaa :*

    ReplyDelete
  25. jadi kangen jalan-jalan ke gunung tapi bawa anak (berkhayal)

    ReplyDelete
  26. keren tipsnya Mb
    ma kasih ya

    blognya sdh saya folow juga ya mb

    ReplyDelete
  27. Wuah.. bawa anak untuk travelling di tempat nyantai saja suka ribet, apalagi naik gunung... kereeenn

    ReplyDelete
  28. Emak muna nggak ada duanya ya, keren banget bawa anak naik gunung gitu

    ReplyDelete
  29. Wah ibu dosen suka traveling, asikk dong hehehe

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini, Insyaallah saya akan berkunjung balik ^___^

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan otomatis terhapus..