3/15/2016

TIPS MEMBELI KENDARAAN BEKAS

TIPS MEMBELI KENDARAAN BEKAS

Selamat pagi semuanya, apa kabarnya hari ini? Semoga selalu sehat yah, amin.. Oh ya, mau tanya dong, sudah punya kendaraan pribadi belom? Kalau saya sih Alhamdulillah belum, sejauh ini saya masih setia menjadi pelanggan angkutan umum. Untuk saat ini biarlah pak suami saja dulu yang memiliki kendaraan pribadi, saya mah biar jadi penumpang saja, hehe..

Walau di zaman sekarang ini sudah banyak sekali leasing yang menawarkan pembelian kendaraan secara kredit dengan cara yang mudah, ternyata masih banyak orang di luar sana yang tidak tertarik untuk membeli kendaraan secara kredit. Alasannya sih karena mereka tidak ingin berhutang.

Mereka berpendapat bahwa dari pada membeli kendaraan secara kredit, lebih baik membeli kendaraan bekas yang masih layak pakai secara tunai. Karenanya banyak bermunculan dealer atau pedagang yang khusus menjual kendaraan bekas ini.


Munculnya dealer dan pedagang kendaraan bekas tentu menjadi angin segar bagi pembelinya. Dengan harga yang tidak terlalu mahal, si pembeli sudah bisa memiliki kendaraan yang diinginkannya. Namun sebagai pembeli, kita dituntut untuk cerdas dalam memilih dan membeli agar nantinya tidak timbul penyesalan di kemudian hari.

Berikut ini beberapa tips dalam membeli kendaraan bekas yang saya dapatkan dari seorang teman yang kebetulan berprofesi sebagai penjual kendaraan bekas:

  • Telitilah sebelum membeli kendaraan
Ini sangat penting untuk dilakukan. Seperti yang kita ketahui bahwa kendaraan bekas adalah kendaraan yang sebelumnya pernah dipakai oleh orang lain yang kebanyakan tidak kita kenal, maka meneliti sebelum membeli merupakan tindakan terbaik agar kelak kita tidak menyesal.

Berbeda dengan kendaraan baru yang dari dealer yang pasti memiliki masa garansi yang lumayan lama, sebagian besar penjual kendaraan bekas tidak memberlakukan hal ini. Olehnya itu, sebelum membawa pulang kendaraan yang dibeli maka pastikanlah kondisi kendaraannya prima.

  • Pastikan kendaraan yang dibeli tidak memiliki kerusakan
Ini kelanjutan dari yang pertama. Karena kendaraan yang kita beli bukanlah kendaraan baru, maka pastikanlah tidak ada kerusakan saat kita bawa pulang.

Lakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada kendaraan yang ingin kita beli mulai dari mesin hingga kondisi ban-nya. Cara paling umum adalah melakukan test drive terlebih dahulu.

  • Pastikan kendaraan yang dibeli memiliki surat-surat (STNK & BPKB) yang lengkap
Akhir-akhir ini banyak sekali kendaraan curian yang diperjualbelikan. Jangan sampai kita menjadi salah satu korban yang membeli kendaraan curian itu. Salah satu cara untuk memastikan kendaraan yang kita beli bukanlah kendaraan curian adalah dengan memastikan kelengkapan surat-suratnya. Jika STNK dan BPKBnya lengkap, itu berarti kendaraannya memang bukan kendaraan curian karena kendaraan curian tidak akan memiliki surat-surat (walau ada beberapa oknum nekat memalsukan stnk & bpkb kendaraan).

  • Cek masa berlaku STNK/Pajaknya
Beli kendaraan bekas yang masa berlaku STNK/Pajaknya sudah kadaluarsa? Jangan mau dong ah. Untuk memperpanjang masa berlaku STNK/Pajak itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit loh, karenanya pastikan untuk membeli kendaraan bekas yang STNK/Pajaknya masih berlaku.

  • Belilah kendaraan bekas pada tempat/orang terpercaya
Dewasa ini banyak kita temukan penjual kendaraan bekas mulai dari perorangan hingga badan usaha. Usahakan untuk membeli kendaraan bekas yang kamu suka pada orang atau tempat terpercaya. Saran saya, belilah kendaraan bekas pada perusahaan pembiayaan (biasanya perusahaan pembiayaan akan menjual kembali kendaraan yang mereka tarik dari konsumen yang tidak mampu membayar), selain harganya lebih murah, kendaraan yang dibeli pun dapat dipastikan memiliki surat-surat yang lengkap.

Cara lain yang bisa kita lakukan adalah membeli kendaraan yang dijual oleh teman sendiri, dalam hal ini kendaraan yang pernah dipakai oleh teman tapi ingin dijualnya. Selain kondisinya yang terawat tentu harganya juga bisa pakai harga teman lebih murah dan surat-suratnya sudah pasti lengkap.

TIPS MEMBELI KENDARAAN BEKAS

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli kendaraan bekas sehingga tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari. Banyak pilihan yang ditawarkan pada kita untuk memiliki sesuatu, namun pada akhirnya kitalah yang menentukan mana yang terbaik untuk kita lakukan. 



38 comments:

  1. Okeh mbak bagus nih tipsnya tentu mengguggah niat saya untuk membeli motor bekas nih buat kakak saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Adik yang baik :)
      mau dong punya adik seperti kamu, biar bisa dibelikan motor juga :)

      Delete
    2. Gak setiap kakak juga di beliin mbak, kan harus ngeluarin uang double kalau gitu.
      Ahi hi hi.

      Delete
  2. Iya takutnya gitu, banyak motor second dijual murah tp curian, memang kudu diteliti ulang y sebelum membeli

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mbak Nita, banyak kejadian seperti itu..

      Delete
  3. Semua kendaraan kami belinya second Mbak.

    Tapi penjual sekarang juga lebih pandai, kadang sparepartnya ada yang diganti. Pas dicoba waktu mau beli ya mulus tapi setelah dipakai beberapa bulan Baru dech kelihatan. Kayak motor beat saya ada spare part yang diganti milik mio jadi kerusakannya fatal banget waktu itu. Kalau punya uang mending beli baru :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. dimana-mana sepertinya beli baru memang lebih bagus yah Mbak, tapi terkadang kita terkendala di dana :(

      bagusnya beli langsung ke leasing Mbak karena biasanya mereka gak akan mengganti sparepart-nya kok :)

      Delete
  4. Saya biasanya pakai tips paling terakhir itu diawal, kalau dari teman enak tanya-tanya masalah kelengkapan dan mungkin juga nawarnya.. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, enaknya beli sama teman sendiri, surat-suratnya lengkap dapat harga teman juga, hihihi :D

      Delete
  5. Selain meneliti surat maupun fisik kendaraan, membeli pada tempat yang tepercaya itu pening sekali ya, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, tempat juga sangat penting, harus yang terpercaya tentunya :)

      Delete
  6. Betul mbak Ira, beli kendaraan bekas asal pintar milihnya pasti untung ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget Mbak Anjar :)
      asal pintar pilih kita bisa untung :)

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
  7. Harus lebih berhati-hati, dan pintar dalam memilih kendaraan bekas. Biar pembeli aman penjual senang hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. harus Mbak, biar semuanya senang dan untung :)

      Delete
  8. wahhh, bermanfaat sekali mbak, karena kebanyakan orang ketipu, termasuk saya :D

    ReplyDelete
  9. saya sih selama ini nggak pernah beli kendaraan bekas sendiri kalau perlu mbak
    udah diurusin si ayah hehehe.... tinggal pake biasanya mah.., jadi penting buat saya baca tipsnya

    mampir lagi sekalian follow blog mbak ira :D semoga sillaturahimnya lanjut terus

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih Mbak :)
      saya juga sebenarnya belum punya kendaraan, selama ini masih suka naik angkot atau di boncengin suami :)

      Delete
  10. Aku kalo beli brg second jg milih2 gak asal beli

    ReplyDelete
    Replies
    1. harus Mbak Jiah, barang second kan sudah pernah dipakai orang lain dan cara pakai orang sebelumnya juga belum tentu benar, makanya saat membeli barang second kita harus benar-benar memilih dan meneliti dengan seksama :)

      Delete
  11. kudu hati2 bgd dah pokoknya ya mbak ira,
    sip, tengkiu tipsnya yak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Mbak Inda, semoga tipsnya bermanfaat :)

      Delete
  12. Trimakasih tipsnya mba ira..

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama Mbak, semoga artikelnya bermanfaat yah :)

      Delete
  13. alhamduliiha udah punya kendaran pribadi :D

    emang kredit memberikan kemudahan, tapi memberikan kesulitan untuk membayar hahaha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebenarnya gak sulit kok kalo sesuai kemampuan :)

      Delete
  14. Tipsnya bermanfaat sekali, dulu pernah saya beli motor bekas...baru di pakai 1 bulan, ehh ada saja yang trouble...karana saya memang nggak ngerti mesin. Akhirnya kalau mau beli sekarang ngajak temen yang ngerti soal mesin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo gak tahu soal mesin memang sebaiknya memang mengajak orang yang lebih ngerti :)

      Delete
  15. Aku masih setia pake angkot atau gojek hehehe. Duh kalau bawa kendaraan sendiri ga berani, saya. Sama dengan dirimu, Mak. Jadi penumpang aja :)

    ReplyDelete
  16. Aku masih setia pake angkot atau gojek hehehe. Duh kalau bawa kendaraan sendiri ga berani, saya. Sama dengan dirimu, Mak. Jadi penumpang aja :)

    ReplyDelete
  17. minta riwayat kebengkelan kendaraannya juga Mbak, karena kalau pas kebetulan kita bisa mendapatkan kendaran bekas yang mulus alias belum eprnah diajak ke bengkel, tapi banyakan lebih sering sudah pernah minta ke bengkel...jadi perlu ditanya juga

    ReplyDelete
  18. dulu pas masih jaman kuliah akhir, lebih milih beli mobil bekas, dgn alasan, bakal dirombak abis2an ;p.. cat ulang, diceperin dll lah.. tapiiiii, setelah lama kerja dan nikah, baru deh udh ga kepikiran beli mobil bekas hanya utk modifikasi ;D.. cukup jaman2 muda dulu hihihi ;p Lagian suami ga tertarik juga , modalnya gede modif2 begitu.. gedean ngemodif nya drpd beli mobkas nya :D

    ReplyDelete
  19. Saya juga gitu mbak kalau beli barang ga mesti baru, second ga masalah. DUlu pas beli mobil bekas karenna ga ngerti, jadi ajak yang paham betul biar dicek secara teliti apalagi kendaraan kan kebutuhan jangka panjang ya Makasih mbak share nya

    ReplyDelete
  20. Setuju banget...
    Harus bener2 memastikan semuanya oke kalo beli kendaraan 2nd biar nggak nyesel :)

    ReplyDelete
  21. cek STNKnya asli atau palsu juga ya mbak

    ReplyDelete
  22. Motor bekas tuh daleman mesinnya banyak yang sudah di ganti tidak orsinilan.

    Untung saja saya sudah punya motor sendiri, walaupun cicilan ... hehehe

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini, Insyaallah saya akan berkunjung balik ^___^

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan otomatis terhapus..