Langsung ke konten utama

KIAMAT SUDAH DEKAT; TIDAK ADA PERJUANGAN YANG SIA-SIA

Hai hai hai, tidak terasa udah hari jumat ajah nih, itu berarti weekend sebentar lagi :D. Walaupun hari sabtu saya tetap ngantor, tapi ngantornya hanya setengah hari jadi pulangnya bisa lebih cepat. Biasanya nih, setiap akhir pekan itu saya mengisinya dengan bermain bersama anak, tapi selain itu ada kegiatan favorit lain yang saya lakukan yaitu nonton. Biasanya sih saya nonton drama korea atau film india, namun beberapa hari yang lalu iseng-iseng saya membuka laptop adik saya dan menemukan sebuah film lokal yang sudah lumayan lama yang berjudul "Kiamat Sudah Dekat".

Nah, dipostingan kali ini saya akan membahas tentang film tersebut. Menurutku film ini sangat berbobot dan mengandung banyak hikmah yang bisa dipetik. 

Di film ini, digambarkan bahwa hidayah bisa datang kepada siapa saja asalkan orang tersebut bersungguh-sungguh dan benar-benar bertaubat. Hidayah bisa datang kapanpun dan kepada siapapun bahkan kepada orang yang sebelumnya tidak pernah mengenal Tuhan. Di film ini, kita juga diajarkan bahwa sebagai seorang wanita, menetapkan kriteria calon pasangan itu bukan hanya tampan dan kaya saja namun ada hal lain yang lebih penting dari itu yaitu paham terhadap agama. 

sumber: wikipedia


Ringkasan Cerita (Spoiler Alert)

Bercerita tentang seorang rocker bernama Fandy (Andre Taulani) yang jatuh cinta kepada seorang muslimah bernama Sarah (Ayu Pratiwi). Perasaan cintanya kepada Sarah menuntunnya untuk mempelajari agama dengan serius. Bukan hanya dirinya, tapi juga keluarganya yang akhirnya mulai mempelajari islam dengan sungguh-sungguh. Fandy dan keluarganya yang sebelumnya tidak pernah mengenal agama dan Tuhan akhirnya benar-benar bertobat dan mendapatkan hidayah dari Allah SWT.

Kisahnya bermula saat Fandy yang sedang mengendarai “moge-nya” terkena cipratan es krim dari seorang anak kecil yang sedang ngambek. Melihat Fandy yang belepotan, penjual es krim menyarankan agar Fandy membersihkan wajahnya di mushollah yang ada di dekat situ.

Saat Fandy sedang membersihkan wajahnya, seorang anak laki-laki yang sangat tergila-gila pada musik rock bernama Saprol (Muhammad Dwiky Riza) mencuri sepatu lars milik Fandy yang tersimpan di depan mushollah. Melihat hal itu, Fandy langsung mengejar Saprol hingga kemudian mempertemukannya dengan sesosok muslimah cantik anak Haji Romli (Deddy Mizwar) bernama Sarah.

Love at first sight, itulah yang terjadi pada Fandy terhadap Sarah dan membuatnya bertekad untuk memiliki Sarah. Tanpa basa-basi, Fandy mengatakan pada Haji Romli bahwa ia mencintai Sarah.

Tapi ternyata untuk memiliki Sarah tidak cukup hanya dengan cinta saja, ada banyak hal yang harus dipenuhi Fandy jika ingin bersama Sarah. Haji Romli menetapkan banyak syarat yang harus dipenuhi Fandy jika ingin meminang Sarah yang tujuannya adalah untuk membuat Fandy mundur karena Sarah sudah dijodohkan dengan Farid (anak sahabat Haji Romli yang sedang kuliah di Kairo) namun yang terjadi justru sebaliknya, Fandy mau menjalani semua syarat yang diberikan tersebut.

Ada tiga syarat yang harus dipenuhi oleh Fandy diantaranya adalah shalat, membaca alqur'an dan yang ketiga adalah harus menguasai ilmu ikhlas. Syarat pertama dan kedua mampu dilaksanakan Fandy dengan baik namun untuk melaksanakan syarat ketiga rasanya agak sulit.


Tapi ternyata sulitnya ilmu ikhlas tidak membuat Fandy menyerah. Fandy sungguh-sungguh mencari ilmu ikhlas. Semua buku yang ada kata "ikhlas" di dalamnya ia baca namun ternyata ilmu ikhlas itu tak kunjung ia dapatkan. Fandy pun bertanya pada seorang ustad tentang bagaimana mengukur keikhlasan seseorang? Ustad menjawab bahwa tidak ada yang bisa mengukur keikhlasan seseorang selain Allah yang Maha Tahu. Mendengar penjelasan sang ustad, Fandy akhirnya ikhlas melepaskan Sarah bersama laki-laki lain asalkan Sarah bahagia.

Fandy akhirnya menemui Haji Romli dan mengatakan keikhlasannya melepaskan Sarah. Dia ikhlas jika Sarah harus menikah dengan Farid. Baginya sudah cukup dengan semua nikmat berupa hidayah yang Allah berikan padanya dan keluarganya. Walaupun tidak memiliki Sarah, dia akan bahagia jika melihat Sarah bahagia. Mendengar keikhlasan yang ditunjukkan Fandy, Haji Romli akhirnya menyetujui hubungan Fandy dan Sarah. Ilmu ikhlas yang menjadi syarat itu telah dikuasai oleh Fandy. Fandy dan Sarah akhirnya menikah :)

Kesimpulan:

Film ini mengajarkan saya banyak hal, selain dua hal yang saya sebutkan di awal postingan, hikmah lain yang bisa dipetik yaitu bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar dan perjuangan yang dilakukan secara sungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil yang terbaik. Tidak ada usaha yang sia-sia. Berjuang, Berusaha, Berdoa dan pasrahkan hasilnya pada Allah SWT, niscaya membuat semuanya lebih indah.

Semoga kita senantiasa menjadi orang-orang yang selalu berusaha dan tidak mudah menyerah yah teman-teman (note untuk diri sendiri)

Selamat menyambut akhir pekan :)

Komentar

  1. Sy nonton ini pas udah tayang di tv:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya nontonnya udah lama mba kania (nonton di tv juga sh :D) tapi belum lama ini iseng-iseng buka laptop adik dan menemukan film ini jadi nonton lagi deh :)

      Hapus
  2. Balasan
    1. sama mbak, saya juga suka makanya buat reviewnya :)

      Hapus
  3. benar yaaa... tidak ada yang bisa mengukur keikhlasan seseorang selain Allah yang Maha Tahu

    BalasHapus
  4. Jd inget andre stinki jmn masi kurus hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, dulu andre-nya masih kurus :)

      Hapus
  5. paling terkesan ketika Fandy mengikhlaskan Sarah, dan itulah jawaban dari ilmu ikhlas yang dicarinya, suka filmnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. dan ketika Fandy mengikhlaskan Sarah itulah yang membuat Fandy memiliki Sarah :)

      Hapus
  6. Balasan
    1. terimakasih komentnya mbak/mas ramuan :)

      Hapus
  7. pas liat posternya pertama kukira itu agung herkules loh mbak hehehe... eh taunya andre stinky :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ih, mba nindya tega deh,masa andre disamain sama agung herkules :)

      Hapus
  8. Ini dulu happening bgt yak.. sy suka bgt meski berkali2 nonton

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya happening banget sampe dibuatin sinetronnya juga, tapi saya gak nonton versi sinetronnya :)

      Hapus
  9. Film ini udah pernah saya tonton belum ya??? lupa deh. *langsung cari filmnya di youtube

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk ditonton filmnya mbak, dijamin bagus kok :)

      Hapus
  10. Saya dulu liat di TV. Lupa tahun berapa. Hehehe. Bagus banget filmnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah terlalu lama filmnya yah mbak? :D

      Hapus
  11. udah lamaaa deng pernah nonton film Indonesia. Kayaknya ini lucu juga yaa mak ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mak indah, film ini juga ada lucunya, salahsatu adegan lucunya itu saat haji romli mengartikan bahwa "suer" itu artinya 2minggu :D

      salam kenal mak indah :)

      Hapus
  12. Wah udah lama nih film Kiamat Sudah Dekat
    tahun berapa yah dulu keluarnya, saya lupa :D

    BalasHapus
  13. Ihh....jadi ingat masa muda dulu....*eh emang sekarang tahun berapa siih? (mendadak lupa) hihi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. emang masa mudanya tahun berapa mbak?? :)

      Hapus
  14. Film lama, tapi masih inget bbrp adegannya sampe skrg. Terutama pas andre sepatunya dilariin. Pesan filmnya juga ngena banget. Kangen film2 religi kaya begini lagi. Simply touch n inspiring

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, kapan yah ada film seperti ini lagi??

      Hapus
  15. dulu nonton film ini di TV...
    sekarang pemeran ceweknya nggak pernah kelihatan lagi ya mbak..??

    BalasHapus
    Balasan
    1. pemeran ceweknya itu kalau gak salah pernah menjadi finalis putri indonesia yang mewakili maluku atau maluku utara yah (lupa) :)
      pemeran ceweknya memang udah jarang muncul di tv

      Hapus
  16. Saya suka film ini termasuk suka nonton serialnya juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. serialnya saya gak nonton mbak karena kalo gak salah dulu mainnya jam sepuluan malam (waktu indonesia tengah) :)

      Hapus
  17. Aku juga suka film ini Mbak. Inspiratif yak. kalo film Dedy Mizwar pasti bagus deh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. film dedi mizwar memang jaminan mutu :)

      Hapus
  18. Meskipun film ini diputar berulang kali kayaknya gak bakalan bosen. Sarat dengan ilmu agamisnya ya non :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.