Langsung ke konten utama

CARA CEPAT MENJUAL RUMAH DENGAN HARGA TINGGI

pic source: urbanindo.com


Hai gaes, pada kesempatan kali ini, lagi-lagi saya masih ingin membahas tentang penjualan rumah nih. Semoga tidak pada bosan yaa J J

Kali ini saya akan berbagi tips tentang cara cepat menjual rumah atau bangunan dengan harga tinggi. Hayoo, pedagang mana yang tidak mau barangnya cepat laku sekaligus mendapatkan banyak keuntungan atas barang yang dijualnya? Kalo saya yang jadi pedagangnya sih, pasti akan senang banget tidak akan menolak mendapatkan keuntungan tinggi? Hihihi *dasar pedagang matre*

Bukankah sudah sangat jelas disebutkan dalam prinsip ekonomi bahwa “tekan pengeluaran seminimal mungkin untuk mendapatkan hasil semaksimal mungkin?” jadi sudah menjadi hal yang lumrah lah bila seorang pedagang ingin mendapatkan keuntungan yang besar. Jadi tak perlu malu karena memang bukan hal yang terlarang kok!

Bagi sebagian orang, perkara jual beli rumah ini persis seperti membahas perkara jodoh. Susah ditebak euy! Ada yang dengan mudahnya mendapatkan rumah sesuai impiannya dengan harga yang sangat ramah di kantong, namun tak sedikit orang yang merasa kesulitan mendapatkan rumah yang sesuai keinginannya.

Bagi seorang pedagang, tentu ia juga perlu melakukan beberapa taktik atau strategi ketika menjual rumahnya agar segera laku di pasaran dengan harga tinggi. Lalu langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan oleh pedagang agar rumahnya segera terjual dengan harga yang tinggi?

Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh pedagang agar bisa menjual rumahnya dengan cepat dan harga tinggi:
1.    Melakukan renovasi terhadap rumah yang akan dijual
Melakukan renovasi dapat membuat rumah yang hendak dijual menjadi tampak lebih indah. Rumah dengan tampilan yang menarik tentu dapat memikat calon pembeli agar mau membelinya dengan harga yang tinggi. Rumah dijual di Jakarta yang sudah direnovasi pasti akan lebih mahal harganya dibandingkan dengan yang belum direnovasi.

Akan tetapi pedagang harus menghindari renovasi yang berlebihan sebab bila renovasinya terlalu berlebihan dapat menyebabkan pembengkakan pengeluaran yang ujung-ujungnya dapat mengurangi keuntungan penjualan rumah atau bahkan bisa membuat pedagang menjadi rugi. Jadi renovasilah seperlunya saja.

2.    Gunakan semua cara beriklan
Memasang iklan penjualan rumah juga bisa digunakan untuk menjual rumah dengan cepat. Usahakan informasi mengenai penjualan rumah dapat tersebar sebanyak mungkin. Lakukan Iklan penjualan secara offline maupun online. Memasang iklan di zaman sekarang ini bukanlah perkara sulit. Ada berbagai media promosi  yang dapat dimanfaatkan seperti membuat pamflet, iklan di media masa, situs-situs jual beli online atau promosi di media sosial. Sudah gitu, harga pasang iklannya murah pula.

3.    Kelengkapan Legalitas
Sangat disarankan untuk menunjukan kelengkapan surat-surat yang berhubungan dengan legalitas dokumen rumah yang hendak anda jual.  Agar lebih meyakinkan calon pembeli, pedagang dapat menunjukan surat IMB, sertifikat tanah, bukti pembayaran PBB tahun terakhir dan lain-lain. Pembeli akan langsung percaya dan yakin dengan rumah yang hendak dibelinya bila surat-surat rumahnya lengkap.

Selain itu, supaya rumah yang hendak dijual cepat laku dengan harga di atas rata-rata, maka pedagang diharapkan memperhatikan hal-hal berikut ini :
  • Tunjukan bahwa si pedagang sangat sayang terhadap rumah yang hendak dijualnya. Hal ini berguna untuk meyakinkan calon pembeli bahwa rumahnya memang pantas dihargai dengan nilai yang tinggi. 
  • Jangan jelaskan secara detail kenapa menjual rumah tersebut. 
  • Pahami terlebih dahulu harga pasar rumah yang hendak dijual, kemudian tunjukan kelebihan-kelebihan rumahnya. 
  • Sembunyikan hal negatif kenapa rumahnya dijual misalkan karena terlilit utang atau rumahnya berhantu dan lain-lain.

Demikianlah langkah-langkah yang dapat dilakukan pedagang agar rumah yang dijualnya cepat laku, juga hal-hal yang harus diperhatikan agar rumahnya terjual dengan harga tinggi. Semoga tips sederhana yang ada dalam artikel ini bisa bermanfaat J J


Komentar

  1. Setuju banget terutama sama tips pertama.
    Orang pasti langsung tertarik jika rumah yang akan dibeli,sudah siap huni.

    BalasHapus
  2. Aku suka point bahwa kita musti tunjukin kalo kita sayang ma tu rumah.. hehehe. JAdi agak jaim gimana tp entar dpt harga yg kita inginin ya Mbak :)

    BalasHapus
  3. hahaha kalau dikasi tahu hal negatifnya pada ga mau y mba :)

    BalasHapus
  4. Jadi ingat rumah almarhum Om yang mau dijual, masih belum dapat pembeli soalnya masih butuh renovasi. Pembeli pasti pertimbangankan biayanya juga..

    BalasHapus
  5. hmmm kurang lebih sama yaa tipsnya mba

    BalasHapus
  6. klo tips biar cepet punya rumah ada mba? *eh

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe sama mbak belum punya rumah nih

      Hapus
  7. Kalo mesti renovasi dulu kayaknya repot deh mbak.#gaktaujugading Belum punya rumah yang bakalan dijual sih..#eh,adading #rumahtemanku xD tapi jualnya apa adanya..
    Salam kenal mbak

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.