Langsung ke konten utama

SPESIFIKASI TOYOTA C-HR

pic source: tempo.co

Kehadiran Toyota CHR di seluruh dealer Toyota Auto2000 Indonesia pada bulan April 2018 kemarin memberikan kejutan istimewa bagi para penggemar otomotif tanah air. Kesan kokoh dan andal terlihat jelas dengan dukungan mesin 1.8L 2ZR-FBE berteknologi Dual VVT-i yang dapat menyemburkan power hingga 141 ps pada perputaran mesin 6.400 rpm. Sementara, toris yang dihasilkan 17.4 per 4000 rpm.Pada All new CHR, transmisi 7 percepatan berteknologi CVT dengan sequential shift matic mampu memberikan nilai lebih selama berkendara. 
Spesifikasi Toyota CHR Eksterior 

Dikutip dari laman Auto2000, Toyota pada siaran pers menyebutkan headlamp Toyota CHR berdesain 3 dimensi sehingga tampak lebih eye catching dan modern. Beralih ke bagian samping, terdapat lekukan halus garis yang membentuk diamond cut yang memberi kesan penampilan mewah dan elegan. Sementara kesan kokoh tampak pada eksterior belakang, tepatnya pada kombinasi lampu rear.

Terdapat pula Rear Spoiler yang ukurannya lebih besar dan tampak menyatu dengan bodi mobil. Tak lupa, di bagian velg, sudah disematkan alloy berukuran 17 inci dengan ukuran ban 215 dan 60 R17. Secara keseluruhan, dimensi mobil yang besar dengan panjang 4.360 mm dan lebar 1.795 mm serta tinggi 1.565 mm, mampu memberikan kenyamanan karena kabin semakin luas dan lega. Cocok banget dijadikan mobil keluarga.

Spesifikasi Toyota CHR Interior 

Sekarang kita beranjak ke sisi interior. All new CHR mempunyai interior kabin yang mewah dan modern. Di dalamnya sudah ditanamkan fitur – fitur modern seperti DVD Bluetooth, USB, AUX, serta Dual Zone Auto A/C dengan layar panel digital yang cukup sekali sentuh.

Baca Juga: Berkas yang Harus Disiapkan Saat Mengambil BPKB Kendaraan

Menariknya, pada bagian sandaran kursi captain seat terdapat lumbar seat yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi si pengemudi, dimana bagian punggung pengemudi yang kerap terasa pegal atau capek saat mengemudi lama, bisa diminimalisir dan terasa lebih nyaman karena menjadi lebih tegak. Bahkan menariknya, lumbar support ini bisa dioperasikan secara digital.

Selain itu, fitur keselamatan pada Spesifikasi Toyota CHR telah disematkan SRS Airbags yang berjumlah total 7 unit, di antaranya, kantung udara ada di bagian depan kursi penumpang, sisi samping memanjang seperti tirai, serta di depan lutut si pengemudi.

5 Pilihan Warna Toyota CHR

Untuk menambah kesan sporty dan elegan, pada tahun 2018 Toyota CHR telah diberikan sentuhan fashion yang lebih stylish dan keren. Konsumen dimanjakan dengan berbagai pilihan warna hingga 5 macam. Terdiri dari single tone dan two tone. 

Untuk pilihan kategori single tone, terdapat 3 warna – warna atraktif dan elegan, seperti metal stream, white pearl dan black attitude. Sedangkan warna – warna two tone mengusung kombinasi warna pada bagian tubuh atap atau roof, yaitu blue metallic + black roof dan red mica metallic + black roof. 

Dengan kemasan dan fitur modern, Toyota CHR ditawarkan dalam dua varian harga. Single tone, dapat dimiliki dengan membayar senilai Rp 488,5 juta. Sementara untuk Toyota CHR two tone dihargai senilai Rp 490 juta. Dapatkan penawaran harga menarik Toyota CHR 2018, hanya di dealer Toyota Auto2000 di kota-kota di seluruh Indonesia.

Komentar

  1. Nabung-nabung biar bisa beli mobil sekece Toyota CHR :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.