Advertisement

DOA MELULUHKAN HATI SESEORANG



Ada banyak keistimewaan yang diberikan islam kepada kita penganutnya, salah satunya adalah macam-macam doa yang dapat digunakan dalam berbagai kesempatan. Pada tulisan kali ini, kita akan membahas mengenai cara meluluhkan hati seseorang melalui doa. Adapun pengertian mengenai seseorang yang hatinya keras adalah dia yang tidak ingin mendengarkan pendapat orang lain, dia yang selalu ingin menang sendiri, dia yang selalu merasa benar, dan juga dia yang merasa paling berkuasa masuk ke dalam jajaran orang-orang yang memiliki kekerasan dalam hati.

Untuk itulah sebagai sesama saudara muslim, wajib hukumnya bagi kita untuk mengingatkan satu sama lain. Kita bisa menasehati seseorang yang sudah terlanjur masuk ke dalam suatu kesalahan dengan ucapan-ucapan baik, agar ia mau kembali ke jalan yang benar. Namun jika itu dirasa masih belum cukup untuk bisa membuatnya kembali, maka doa meluluhkan hati seseorang tentu akan sangat membantu.

Rasulullah SAW sendiri sudah memberitahu kita umatnya tentang doa yang satu ini, beliau memanjatkan doa kepada Allah SWT yang artinya:

“Tiada Tuhan selain Allah yang maha mengasihi juga maha bijaksana, maha suci Allah Tuhan yang memelihara langit ke tujuh dan menguasai 'arsy, tiada Tuhan kecuali engkau, sangat kuat perlindunganmu kepada kami hambamu, dan maha tinggi perlindunganmu ya Allah”.

Doa tersebut dapat kita gunakan ketika kita tengah menghadapi saudara kita yang sedang berapi-api karena suatu masalah. Dengan membaca doa tersebut, kita memohon kepada Allah SWT agar orang yang kita tuju bisa tenang kembali, tidak mendahulukan emosi, dan tidak lagi merasakan amarah yang teramat di dalam hatinya. Allah SWT adalah sebaik-baiknya pelindung, Allah SWT adalah sekuat-kuatnya dzat yang memberikan perlindungan kepada kita hambanya, dan oleh sebab itu pula maka perlindungan Allah SWT lah satu-satunya yang harus kita minta.

Menghadapi seseorang yang memiliki hati keras juga tak bisa jika harus dihadapi dengan kekerasan pula. Ibarat api yang membakar kayu, apabila kita menyiramnya dengan minyak tanah, maka makin besar pula lah api tersebut akan menyala. Yang perlu kita perbuat ketika tengah menghadapi seseorang dengan emosi yang tidak stabil adalah menenangkannya bagai air yang memadamkan api.

InsyaAllah orang tersebut akan kembali tenang apabila kita juga bersikap tenang kepadanya. Kemudian kita dapat menambahkan doa di atas ketika kita tengah menghadapi orang tersebut, dengan harapan bahwa api di dalam dadanya akan lekas meredup. Allah SWT sungguh tidak menyukai hambaNya yang menggunakan emosi terlebih dahulu alih-alih pikiran, dan oleh sebab itu maka jangan sampai Allah SWT menegur kita karena emosi yang membakar hati tak lekas kita padamkan.

Allah SWT adalah dzat yang maha kuasa, dan kepadaNya kita nanti akan kembali. Maka sangat wajar apabila sebagai hamba yang tidak memiliki kuasa apapun di dunia ini, kita memohon pertolongan kepadaNya. Hanya Allah SWT lah satu-satunya yang boleh kita mintai pertolongan, terutama ketika kita tidak memiliki kekuatan untuk menyelesaikan suatu masalah, seperti ketika kita tengah menghadapi seseorang yang berhati keras.

Kepada Allah SWT segala urusan akan kembali, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Sehingga tidaklah baik ketika kita sebagai satu dari sekian banyak makhluk yang mengisi bumi, merasa congkak dan tidak memperdulikan makhluk lain yang juga diciptakan Allah SWT sebagai bagian dari dunia ini. Semoga Allah SWT terus menjaga kita dari dosa-dosa yang tak pernah kita sadari selama ini, termasuk juga di dalamnya dosa karena memiliki hati yang keras dan tidak mau mendengarkan orang lain.



Posting Komentar

0 Komentar