Langsung ke konten utama

INILAH ISI TAS SAYA SAAT JALAN-JALAN!

pic source: pixabay.com

Coba tebak, benda apakah yang dimiliki oleh setiap wanita yang jumlahnya lebih dari dua buah? Selain baju dan sepatu, saya yakin pasti banyak yang akan menjawab tas. Yup, tas seolah sudah menjadi kebutuhan primer bagi wanita (setidaknya untuk saya).

Ketika saya keluar rumah dan tidak memakai tas rasanya seperti ada yang kurang deh. Sesempurna apapun penampilan saya, akan tetap terasa kurang bila saya tidak memakai tas. Karena itulah tas menjadi benda wajib yang selalu saya pakai kemana pun kaki saya melangkah.

Baca Juga:  3 Hal yang Saya Lakukan Agar Lebih Percaya Diri Saat Keluar Rumah

Saat ini setidaknya ada delapan buah tas wanita dan dua buah ransel yang saya miliki yang menemani saya kemanapun pergi. Kesepuluh tas yang saya punya itu memiliki peruntukkannya masing-masing. Tas yang saya pakai ke kantor berbeda dengan tas yang saya pakai saat jalan-jalan. Tas yang saya pakai saat jalan-jalan berbeda dengan tas yang saya pakai ke pesta. Isinya pun berbeda sesuai dengan acara yang saya hadiri, walau ada juga sih benda yang sama yang selalu ada di semua tas yang saya pakai.

Dan sesuai judul, kali ini saya ingin menuliskan apa saja sih isi tas yang saya pakai ketika jalan-jalan? Penasarankah kamu dengan isinya? Yuk intip isi tas yang saya pakai saat jalan-jalan (jalan-jalan seorang diri, jalan bersama teman atau jalan berdua dengan suami tanpa membawa anak karena jalan-jalan bersama anak tentu membutuhkan isi tas yang lebih banyak) ^______^

isi tas wanita saat jalan-jalan

1. Dompet
Dompet adalah benda yang akan menghuni semua tas yang saya pakai. Tak perduli tas yang saya pakai ke kantor, tas yang saya pakai ke pesta, tas yang saya pakai saat menghadiri arisan, tas saat jalan-jalan maupun tas lain yang saya pakai untuk kegiatan lainnya, dompet pasti akan selalu menjadi salah satu penghuninya.

2. Handphone
Sama seperti dompet, handphone juga menjadi salah satu benda yang selalu menghuni tas apapun yang saya pakai. Tidak membawa handphone di dalam tas akan membuat saya mati gaya. Coba bayangkan, apa yang akan terjadi bila kamu tidak membawa handphone-mu saat jalan-jalan? Saya yakin pasti kamu stress deh. Hal yang sama juga akan terjadi pada saya bila tidak membawa handphone.

3. Bedak dan lipstik
Dua benda ini saya bawa untuk berjaga-jaga agar wajah saya selalu segar. Apalagi bila tujuan saya keluar adalah untuk bertemu para sahabat, jangan sampe deh wajah saya terlihat paling kusam di antara teman-teman yang lainnya.

4. Tongsis
Benda ini selalu saya isi di dalam tas saat hendak jalan-jalan. Sebagai orang yang narsis dan hobby banget berselfie ria, tongis tentu menjadi benda wajib yang selalu dibawa saat jalan-jalan. LOL

5. Minyak kayu putih 
Ini tidak terdapat di dalam foto karena minyak kayu putih yang saya punya sedang habis. Tapi benda ini tidak akan pernah ketinggalan berada di dalam tas apapun yang saya pakai. Pada dasarnya saya adalah orang yang gampang merasa pusing saat mencium aroma-aroma menyengat dan "aneh". Hidung saya sangat sensitif dalam mencium sesuatu karena itulah minyak kayu putih dapat menjadi penolong saat saya mulai merasa pusing karena mencium bau tidak enak.


Itulah benda-benda yang menghuni tas saya saat sedang berjalan-jalan. Bagaimana denganmu gaes? Apakah benda yang ada dalam tasmu saat jalan-jalan sama seperti saya? Atau mungkin lebih banyak? Yuk bagi ceritamu di kolom komentar ^______^

Komentar

  1. Yahh... bedaknya samaan mbak Iraa... hhre

    Aku punya tongsis tpi seringnya ga biasa kubawaa kbetulaan aada acara. Soalnya kmera dpan msih vga. Glek :D

    BalasHapus
  2. Wah ada tongsisnya juga ya mbak Ira? Saya malah belum punya tuh. Kalau dompet sama HP kayaknya harus ya mbak, terutama HP ngga boleh ketinggalan :)

    BalasHapus
  3. hahaha peralatan wajib nya nggak ketinggalan mbak :)

    BalasHapus
  4. kalo cewe segala ada isinya, kaya kantong ajaib doraemon saja :D

    BalasHapus
  5. wah keren selalu bawa tongsis ya mba

    BalasHapus
  6. Kecuali tongsis, aku juga bawa yg mbak Ira bawa. Tapi tambahannya lebih seabreg, soale selalu sama anak kemana2. Ada baju ganti anak, mainan anak, tisu kering, tisu basah, cairan antiseptik, obat anak, kipas tangan, notebook, pulpen, sama potongan kuku. Hehe.

    BalasHapus
  7. Tongsis... hehehe
    Aku yang selalu di tas ya dompet sama hape, make up malah enggak pernah

    Koleksi tasmu banyak juga yaaa, Mbak
    aku pinjem yang ransel yaa..hehe

    BalasHapus
  8. Wiih tongsis, kekinian banget Mbak sampean.

    BalasHapus
  9. Wuibiiii mba Ira selalu bawa tongsis kemana mana ya. Kalau aku, benda selain dompet, smartphone, dan uang itu ... earphone sama payung.

    BalasHapus
  10. begitulah perempuan, tas lebih dari 1 itu normal tapi tidak bagi laki-laki (curcol) hahahaha

    BalasHapus
  11. Aku tasnya belom nyampe 10 niiih, cuma ada 3 dan yang sering kepake cuma atu. Ganti kalo rusak ajaaa, males mindahin barang-barang plus printilan di dalemnya soalnyaaa. Hihihii

    BalasHapus
  12. aku malah jarang bawa tas Mbak Ir. Etapi, handphone adalah item yang memang wajib dibawa ya. Mending dompet ketinggalan daripada hendpone :D

    BalasHapus
  13. Isinya simpel ya, Mbak. Kalo isi tasku banyak plus awur-awuran dalamnya. Sampai-sampai suami malas kalau mau ambil barang di dalam tasku pasti nggak ketemu-ketemu saking berantakannya, haha.

    BalasHapus
  14. Ribetnya perempuan yah :)

    Saya kadang mikir, maunya satu macam saja yang namanya tas itu tapi ya aneh kalo bawa tas jalan2 ke pesta :D

    BalasHapus
  15. Jalan-jalan ya? Tambah sunblock dan wide lens kalau saya :D

    BalasHapus
  16. Ihiiyy, nanti klo kopdar wajib foto ya Kak kn ada tongsis everytime, hihihih

    Klo saya sekarang klo mau jalan2 tasnya ndk cukup klo kecil gitu Kak, baju ganti bocah, popok tissue dan printilannya jadi wajib di bawa. Klo dulu sih simple sesimple2nya, dompet, hp, tissue cusss sudah :D

    BalasHapus
  17. Tas yang paling sering kupake itu tas berbahan jins yang modelnya nggak terlalu perempuan :) Kecil tapi powerful.Bisa muat dompet, hape, blocknote, bolpen, power bank, bedak, lipstik, deodoran,tisu,tisu basah, struk2 belanja yang lupa dikeluarin, kantong kresek yang dilipet kecil, permen, dan botol minum. Trus bagian luar tasnya bisa untuk menyematkan pin-pin bergambar kaver bukuku dan buku anakku. :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.