Langsung ke konten utama

4 KIAT MENGENAKAN GAMIS SAAT MENGHADIRI UNDANGAN PERNIKAHAN

Gamis sekarang sudah jauh berbeda dengan yang dulu. Bila dulunya gamis hanya dipakai muslimah di dalam rumah saja sebab modelnya beda tipis dengan daster, kini gamis telah berubah menjadi busana kekinian dan gaya. 

Bila dulu gamis hanya dikenakan oleh para ibu, sekarang kita tak lagi sulit menemukan anak muda yang mengenakan gamis dalam kesehariannya. Saya yakin, kamu yang saat ini sedang membaca tulisan ini (wanita) walau hanya selembar tapi pasti punya gamis dong yaa, hehehe 

pic source: pixabay.com

Dan karena gamis dinilai sebagai busana terbaik untuk menutup aurat, para muslimah rasanya lumrah banget bila sesekali membeli gamis. Apalagi bagi mereka yang memang memiliki hobi mengoleksi gamis biasanya gak akan mikir dua kali untuk membeli gamis yang dinilainya menarik. Belum lagi bila tiba musim kawin, membeli gamis pesta terbaru tentu harus dilakukan agar tidak bingung memakai busana yang pas saat menghadiri undangan. 

Tampilan gamis yang kini lebih menawan sepertinya didesain untuk berbagai acara, mulai dari acara santai, kuliah, ke kantor hingga ke pesta. Menghadiri pesta apapun seorang wanita akan terlihat lebih elegan dan feminin bila mengenakan gamis. 

Kiat Mengenakan Gamis Saat Menghadiri Pesta Pernikahan

Pesta adalah acara formal yang digelar untuk menyambut momen membahagiakan, tak heran jika pemilik acara maupun tamu berusaha tampil maksimal. Mengenakan gamis ke pesta dijamin cocok asalkan gamisnya pas dengan tema acaranya. Jadi pastikan jangan asal mengenakan gamis yaa, bukan hanya nyaman saja tapi pilihlah yang memang pantas untuk dikenakan karena hal ini dapat mengundang perhatian orang sekitar. Menjadi omongan orang karena salah kostum tentu sangat tidak nyaman.

Berikut ini beberapa kiat mengenakan gamis saat menghadiri pesta pernikahan: 

1. Memilih bahan gamis berkualitas
Untuk mendapatkan kesan elegan saat mengenakan gamis ke sebuah acara khususnya pesta pernikahan, kenakanlah gamis yang terbuat dari bahan berkualitas. Bahan premium biasanya memiliki tekstur yang khas sehingga membuatnya nampak elegan meski modelnya biasa-biasa saja. Tak hanya itu, gamis yang terbuat dari bahan berkualitas biasanya akan terasa nyaman dipakai. 

2. Gunakan kerudung atau hijab yang simpel
Saat mengenakan gamis ke pesta, usahakan memadukannya dengan kerudung yang lebih simpel. Atur kerudungnya sedikit lebih pendekdari biasanya untuk menunjukan detail bagian atas gamis yang dipakai namun tetap menutup dada. Pilih kerudung polos dengan warna senada dengan warna gamis agar penampilan tidak terlalu ramai sebab bila memakai kerudung yang terlalu heboh padahal gamis yang dipakai sudah heboh, kesannya kurang baik. 

3. Pastikan gamis memiliki hiasan
Saat memilih gamis yang akan dikenakan ke sebuah acara pesta maka usahakan gamis tersebut tidak terlihat polos. Bila tetap memilih yang polos, usahakan yang menggunakan bahan premium sehingga kesan mewahnya tetap terlihat. Namun bila bahan gamisnya biasa-biasa saja maka penting untuk mencari yang ada detail hiasannya. Misalnya ada detail renda di beberapa bagian, ditempelkan payet atau mungkin mutiara air tawar di sudut-sudutnya, dan lain-lain. Detail hiasan inilah yang akan mempercantik tampilan si pemakai gamis. 

4. Model simpel dan sederhana tidak masalah
Kebanyakan muslimah yang rutin memakai gamis enggan memilih model yang ribet dan aneh-aneh. Simpel atau sederhana boleh banget dijadikan pilihan asalkan dipadukan dengan kerudung dan aksesoris yang tepat. Beberapa produsen gamis pesta menyediakan gamis yang simpel namun memakai bahan premium sehingga tetap terlihat elegan saat dikenakan. Hal ini harus jadi perhatian terlebih oleh mereka orang yang suka mengoleksi gamis pesta terbaru. 

**

Gimana kiatnya? Cukup mudah untuk dilakukan dong yaa? Tampil elegan dan keren saat menghadiri pesta pernikahan ternyata bukanlah hal yang sulit, hehehe

Hayooo, sudah siap ke pesta belum? Kalo saya sepertinya sudah siap menghadiri banyak pesta pernikahan teman-teman saya juga teman suami yang akan akan digelar usai lebaran nanti. 

Komentar

  1. Saya lebih suka pakai gamis ke pesta. Lebih simpel.
    Nice post kak :)

    BalasHapus
  2. Entah kenapa sekarang sukaa banget belanja gamis" semi formal buat ke pesta. . Cantikk gtu soalnyaa mbak hehehe apalagi warna" pastel . Sukaak banget 😄😄

    BalasHapus
  3. Aku punya beberapa gamis, Mbak... Aku sih biasanya bikin biar modelnya sesuai selera

    BalasHapus
  4. Gk hanya kepesta, kadang klo lg kekampus jg pakai gamis. Makasih empat kiatnya mbk

    BalasHapus
  5. Aku stok gamis komplit, tapi utk pesta cuma ada tiga

    BalasHapus
  6. Aku lebih suka pake 2 pieces kalo ke pesta...pake gamis suka ditanya lagi hamil..hahhaha

    BalasHapus
  7. Aku belum pede pake gamis, tapi lihat orang seneng

    BalasHapus
  8. Bener nih. Walaupun cuma 1, tapi aku (berhasil) punya gamis (juga).

    BalasHapus
  9. Sekarang lbh enak pakai gamis ditambah dg kerudung yg simpel. Udah keliatan oke

    BalasHapus
  10. Punya beberapa gamis dan masih ingin beli lagi. Sekarang gamis bisa buat macem2 gak hanya saat pengajian

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.