PARTISIPASI KORINDO DALAM PEMBANGUNAN PEREKONOMIAN DAERAH TERTINGGAL, TERDEPAN & TERLUAR (3T) DI PAPUA

by - Februari 22, 2019

 
Kira-kira apa yang terlintas di pikiran orang-orang saat mendengar kata Papua? Selain tempat wisata Raja Ampat yang sudah sangat terkenal itu, burung cendrawasih, tambang emas, suku asmat, penyakit malaria, saya yakin daerah tertinggal juga menjadi yang paling banyak muncul di pikiran orang-orang saat menyebut atau mendengar kata Papua.

Ya, semua itu tidak salah. Bahkan saya sendiri mengidentikkan Papua sebagai daerah endemik malaria karena banyak tetangga saya yang merantau ke Papua terserang malaria beberapa saat setelah mereka sampai di sana, bahkan sahabat saya terkena malaria tropika saat ia mengikuti suaminya di sana dan sedihnya penyakit itu ia derita hingga akhir hidupnya.

Di balik buminya yang terkenal kaya raya itu, Papua masih menjadi daerah tertinggal. Betapa banyak kita dengar dan saksikan anak-anak yang mengalami gizi buruk di sana. Kondisi ini tentu sangat kontras, kok bisa orang mengalami gizi buruk di daerah yang kaya raya? Tapi begitulah adanya. Kondisi alamnya yang sulit dijangkau (karena wilayahnya yang masih dikelilingi hutan dan gunung) jadi salah satu penyebab munculnya masalah itu. Kondisi wilayah yang susah ditaklukkan membuat fasilitas kesehatan sulit masuk hingga ke pelosok-pelosok daerah.

Bertahun-tahun Papua mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan itu. Tapi syukurlah, saat ini pemerintah semakin perhatian pada Papua. Beberapa tahun terakhir ini Papua tidak lagi dianaktirikan dan sudah mendapat perhatian intensif dari pemerintah pusat. Salah satu program pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) adalah dengan mengajak pelaku usaha untuk berinvestasi di daerah perbatasan dan tertinggal seperti Papua. Dengan meningkatnya investasi diharapkan sejalan dengan pembangunan daerah tersebut sehingga perlahan bisa mengejar ketertinggalannya.

Salah satu pelaku usaha yang ikut berpartisipasi membangun daerah perbatasan di Papua adalah KORINDO Grup. KORINDO menjadi salah satu contoh sukses dalam membangun investasi kondusif di daerah perbatasan, yakni di Boven Digoel dan Merauke, Papua. Meski masih minim infrastruktur, KORINDO sukses membangun usaha dan memberikan kontribusi yang cukup besar bagi pemerintah daerah dan masyarakat sekitar.
 

Hampir semua orang tahu bahwa kawasan Papua merupakan salah satu daerah yang menjadi primadona dalam pengembangan industri kehutanan karena bentang alamnya yang luas dan tanahnya yang subur. Sayangnya sebagian besar dari potensi tersebut masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Tak bisa dipungkiri, selain industri pertambangan, industri kehutanan menjadi penyumbang terbesar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Papua.

Papua juga merupakan kawasan dengan kebudayaan yang masih sangat original. Kebudayaan mereka menjadi salah satu kekayaan budaya nusantara. Memahami hal itu, KORINDO mengembangkan konsep industri yang ramah lingkungan melalui pembangunan bidang kehutanan dan perkebunan kelapa sawit. Melalui pembangunan industri tersebut KORINDO berkontribusi menyerap banyak tenaga kerja yaitu ± 10.000 orang. Dengan banyaknya tenaga kerja yang diserap, diharapkan kehidupan ekonomi masyarakatnya juga semakin membaik seiring berjalannya waktu.

Selain menyerap banyak tenaga kerja di bidang kehutanan dan perkebunan, untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah tertinggal Papua, KORINDO Grup juga membantu masyarakat di bidang perekonomian. Di bidang ini, KORINDO tidak langsung memberi “ikan” kepada warga, melainkan menyediakan “kail & umpannya” yaitu dengan memberikan bantuan bisnis yang produktif seperti dukungan untuk bisnis ternak ikan, unggas, sapi, dan babi, perkebunan minyak kelapa sawit, karet, serta kepemilikan unit ruko dan kios.
 

Tak hanya bagi pria, KORINDO juga memberi pembinaan kepada para wanita dan ibu-ibu tentang bagaimana membudidayakan tanaman-tanaman yang bisa dikonsumsi sehari-hari misalnya bagaimana menanam sayur dan buah hingga untuk memenuhi kebutuhan harian sehingga tidak perlu lagi membeli. Dan bila hasilnya berlebih, sayur dan buah tersebut bisa dijual ke pasar dan hasilnya untuk membantu perekonomian keluarga.

Bantuan bisnis yang bersifat produktif dan langsung seperti ini diharapkan dapat menambah pendapatan setiap keluarga, meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan sehingga dapat meminimalisir jumlah warga yang tidak mampu secara ekonomi.

Konstribusi lain yang diberikan KORINDO dalam rangka memajukan daerah tertinggal di Papua adalah melakukan pembangunan infrastruktur dan pembangunan ekonomi berupa PAD. Khusus untuk kabupaten Merauke dan Boven Digoel, kontribusi yang diberikan mencapai ± 60%. Dukungan lain KORINDO juga ditunjukkan dengan mendirikan fasilitas pendidikan dan kesehatan. Salah satu fasilitas kesehatan yang dibangun adalah Klinik Asiki, sebuah klinik modern yang berada di daerah pedalaman. Dan yang membahagiakan, pada tahun 2017 lalu Klinik Asiki mendapat predikat sebagai klinik terbaik di tingkat Papua versi BPJS Kesehatan. Sungguh suatu hal yang sangat membanggakan.
 

Dalam melaksanakan komitmennya kepada masyarakat, KORINDO juga melakukan upaya-upaya untuk membangun masyarakat berkelanjutan di berbagai bidang melalui program- program Corporate Social Contribution (CSC/CSR). Upaya yang dilakukan ini sesuai dengan filosofi perusahaan yaitu membangun hubungan yang harmonis, menguntungkan, dan berkelanjutan antara masyarakat dengan para pemangku kepentingan demi mencapai kemajuan dan kesejahteraan. Kegiatan CSC kami berfokus pada program-program yang strategis, sistematis, dan berkelanjutan melalui 5 pilar program utama, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Lingkungan dan Infrastruktur.

Sebagai warga yang tidak tinggal di Papua, saya merasa senang melihat sudah semakin banyak pihak yang peduli dan turun langsung dalam membantu mewujudkan perbaikan di propinsi paling timur Indonesia itu.

Akhir kata, dengan banyaknya pihak yang menaruh perhatian pada saudara-saudara kita di Papua, saya berharap kehidupan ekonomi mereka semakin baik. Pun dengan kesehatan, semoga kita tidak lagi mendengar berita tentang anak-anak yang terserang penyakit dan mengalami gizi buruk. Wilayahnya juga menjadi maju mengejar wilayah-wilayah lain di Indonesia.


*sumber tulisan & gambar:
https://www.korindo.co.id/gallery/bantuan-bisnis-secara-langsung/?lang=id
https://www.korindo.co.id/korindo-brings-modern-clinic-remote-area-papua/
https://www.korindo.co.id/korindo-papua-builds-bridge-for-rural-community/
https://pixabay.com/

You May Also Like

24 komentar

  1. Papua tak lagi dipandang sebelah mata dan hanya menjadi lahan exploitasi oleh pemerintah Indonesia. Senang membaca ulasan Kakak ini tentang kemajuan yang telah dicapai negeri ini.

    BalasHapus
  2. Membaca ini, saya jadi pengen tahu cerita-cerita Kesejahteraan dari kesaksian warga asli Papua.

    Semakin banyak yang memberi perhatian akan membuat mereka sejahtera ya

    BalasHapus
  3. Semoga saaa kian banyak masyarakat Papua yang sejahtera secara ekonomi, pendidikan, kesehatan, tempat tinggal, pekerjaan, serta hal-hal mendasar lainnya. bumi yang kaya dengan hasil alam itu butuh pengetahuan luar agaq kian maju dan tak lagi tertinggal. Malaria adalah penyakit mematikan yang disediakan alam karena masih banyak keterbatasan yang dimiliki masyarakat Papua. Semoga bersama KORINDO masyarakat Papua bisa lebih sejahtera dan bisa menyongsong masa depannya yang lebih baik. pun malarga, semoga penyakit itu tak lagi mewabah di Papua. Butuh lebih banyak tenaga medis terlatih sebagai tenaga penvuluh kesehatan.

    BalasHapus
  4. KORINDO memberi rasa di Papua, pulau yang kekayaan dan keindahan alamnya yang luar biasa. Mulai dari aspek peningkatan ekonomi dan budaya semoga Papua semakin sejahtera hadirnya KORINDO.

    BalasHapus
  5. CSR yang dilakukan pihak swasta untuk membantu pemerintah memajukan daerah terluar Indonesia ini keren banget ya. Semoga makin banyak perusahaan swasta yang melakukan hal positif sepereti ini

    BalasHapus
  6. Terima kasih korindo atas kehadirannya di tanah papua. Iya mbk alhamdulillah, papua saat ini mendapat perhatian full dari pemerintah. Aku yakin insya Allah papua segera mampu menyamai perkembangan seperti daerah2 lain di indonesia.

    BalasHapus
  7. Senang melihat saat ini banyak perusahaan yang berperan aktif dalam membantu pemerintah membangun daerah-daerah tertinggal. Semoga makin banyak perusahaan yang membantu daerah-daerah lain untuk menjadi lebih baik

    BalasHapus
  8. Bagus ya ini KORINDO. Tidak hanya urusan bisnis, tetapi juga turut berpartisipasi membangun daerah 3T terutama di Papua

    BalasHapus
  9. Alhamdulillah kini pembangunan lebih merata ke seluruh pelosok Indonesia. Semoga dengan demikian tingkat kesejahteraan juga makin merata dan tidak ada lagi penduduk miskin, tidak hanya di Papua namun juga di seluruh wilayah Indonesia. Aamiin..

    BalasHapus
  10. Mudah-mudahan makin banyak masyarakat dari daerah terpenacil yang bisa menikmati layanan kesehatan juga ya & Korindo bisa memberikan bantuan di banyak daerah.

    BalasHapus
  11. Dalam berita terakhir yang saya dengar (dan maaf mungkin bisa bantu update) korindo berada dalam jajaran penggundul hutan agar dijadikan lawan sawit tidak sesuai dengan ketentuan. Yah yang kita tahu, lawan sawit membutuhkan area luas terlebih papua masih memiliki potensi lahan itu.

    BalasHapus
  12. Hi mbak, saya lahir dan besar di Papua (eh nggak ada yang nanya) dan memang di sana terutama di daerah pedalaman/kampung2nya masih sangat membutuhkan bantuan terutama di bidan pendidikan dan kesehatan. Btw emang di sana sarangnya Malaria. Kalau keluarga saya sakit pasti sakitnya nggak jauh2 dari penyakit yang satu itu. Saya juga selama di sana sering kena Malaria tapi alhamdulillaah nggak sampai yang parah banget. Keren ya ada program Korindo ini. Semoga bantuan klinik ASIKInya sampai juga ke tanah kelahiran saya di Kepulauan Yapen.

    BalasHapus
  13. Sayangnya, ada pihak pemberontak yang gak menginginkan kemajuan itu ya. Smoga Papua tetap menjadi bagian dari Indonesia.

    BalasHapus
  14. Baca ini kd semakin penasaran ttg kesejahteraan rakyat Papua. Pengen mendengar dan melihat langsung kesaksian mereka

    BalasHapus
  15. Semoga masyarakat Papua bisa mengakses fasilitas-fasilitas yang seharusnya mereka dapatkan ya. Bisa merata juga

    BalasHapus
  16. Alhamdulillah pemerintahan yg skrg terasa membawa perubahan khususnya di Papua, jika dulu Papua dipandang sebelah mata, gak lagi tuh 😊 aplg sdh banyak pihak yg peduli dgn Papua 😍

    BalasHapus
  17. Korindo ini perusahaan swasta kah Mbak? Alhamdulillah udah banyak yang memperhatikan kesejahteraan masyarakat di Papua sana...

    BalasHapus
  18. Hm.. rasanya Papua tetap cantik tanpa pertambangan dan bisnis2 lainnya, apalagi perkebunan kelapa sawit yg bisa merusak kontur tanah. Kalaupun ada, aturannya harus ketat. Kita gamau kan kecolongan kayak freeport yg mengeruk karena dikasih izin pas eranya Pak Harto dulu :(

    BalasHapus
  19. Alhamdulillah senang dengarnya saudara kita di Papua sudah mulai merasakan pembangunan dan program pemerintah ya.

    BalasHapus
  20. Apresiasi buat Korindo yang mau ikut membangun Papua. Biasanya suatu daerah kalau ada campur tangan swasta lebh cepat perkembangan/ kemajuannya.

    BalasHapus
  21. Saya sangat mengapresiasi terhadap apa saja pelayanan masyarakat yang ada di Indonesia. Salah satunya korindo ini

    BalasHapus
  22. Semoga saja merata ya mba biar bisa merasakan semuanya walaupun di daerah pedalaman keren bngt inovasi dn idenya

    BalasHapus
  23. sukses untuk KORINDO yang telah ikut membangun Papua agar tidak menjadi daerah tertinggal lagi. Semoga hal semacam ini banyak diikuti oleh pihak lain juga agar Papua pun terus jaya di bumi Indonesia ini :)

    BalasHapus
  24. Menarik nih kontribusinya Korindo dalam memajukan daerah tertinggal di Papua. Semoga semakin banyak yang seperti ini..

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉