Skip to main content

INI 7 KEGIATAN YANG SAYA LAKUKAN UNTUK MENGISI WAKTU NGABUBURIT

Lebaran semakin dekat yaa. Tak terasa sebentar lagi ramadhan akan pergi meninggalkan kita, huhuhu sedihnya :(. Doa saya semoga kita semua masih diberi kesempatan untuk bertemu ramadhan berikutnya, aamin yaa Allah.

Ngomong-ngomong tentang ramadhan, ada satu istilah yang akrab banget di telinga kita saat bulan ramadhan tiba dan kalau tidak salah, istilah ini hanya ada di Indonesia saja deh. CMIIW. Istilah apakah gerangan? Adalah ngabuburit atau waktu menunggu berbuka puasa.



Beragam kegiatan dilakukan oleh orang-orang dalam menunggu datangnya waktu berbuka puasa, mulai dari kegiatan yang "biasa-biasa saja" hingga kegiatan yang luar biasa yang kadang menantang nyali.

Seperti kebanyakan orang, saya juga melakukan beberapa kegiatan untuk mengisi datangnya waktu berbuka. Lalu kegiatan apa sajakah yang saya lakukan untuk mengisi waktu ngabuburit setiap kali ramadhan menyapa?

Berikut ini ada 7 pilihan kegiatan yang biasanya saya lakukan:

*Nonton
Saya hobby banget menonton film india dan drama korea. Di bulan ramadhan, hobby ini masih tetap saya tekuni. Bila biasanya hobby ini saya lakukan menjelang tidur, di bulan ramadhan kegiatan menonton film india dan drama korea kadang-kadang saya lakukan saat menunggu waktu berbuka.

Ketika sedang asyik nonton, waktu berbuka seolah cepat banget datangnya. Baru pertengahan film india atau baru satu episode drama korea berlalu, eeeh adzan maghrib sudah berkumandang tanda waktu berbuka puasa telah tiba.

Pokoknya waktu tak akan terasa lama deh ketika waktu ngabuburitnya diisi dengan menonton sesuatu yang kita sukai.

*Beres-beres rumah
Beres-beres rumah di sore hari juga bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu ngabuburit. Yup, demi menghemat tenaga, sering kali saya baru akan beres-beres rumah ketika sore menjelang.

Ketika sedang serius membersihkan rumah, saya akan lupa dengan waktu. Saya baru sadar saat mendengar kumandang adzan maghrib. Rasa letih akibat membersihkan rumah langsung sirna ketika mendengar sang muadzin mengumandangkan adzan maghrib, hehehe
 
*Tadarus Alquran 
Tadarus alquran juga saya pilih untuk mengisi waktu ngabuburit di bulan ramadhan. Lumayan banget kan bisa membaca beberapa ayat alquran sebelum berbuka puasa.
 
Bila sedang rajin, saya bisa membaca hingga sepuluh halaman atau 1 juz loh. Dengan melakukan kegiatan ini tentu akan semakin memudahkan saya untuk khatam alquran di penghujung ramadhan nanti.
 

*Belanja keperluan berbuka di pasar
Kegiatan lain yang saya lakukan untuk mengisi waktu ngabuburit adalah berbelanja keperluan berbuka puasa atau takjil di pasar. Tak hanya untuk keperluan berbuka sih, biasanya saya juga berbelanja untuk keperluan sahur.

Waktu yang saya habiskan di pasar lumayan lama sehingga ketika pulang dari pasar, saya tinggal menata takjil yang tadi terbeli di atas meja dan tak lama kemudian waktu berbuka puasa telah tiba.

*Menghabiskan waktu bersama anak

Bermain bersama anak tercinta juga menjadi salah satu pilihan yang menyenangkan untuk mengisi waktu ngabuburit. Ada banyak pilihan kegiatan yang bisa dilakukan mulai dari bermain bersama di dalam rumah, menemani anak nonton kartun favoritnya hingga melakukan kegiatan menyenangkan di luar rumah.

Kebetulan banget rumah kami terletak di pinggir laut. Bermain pasir di pantai atau menyaksikan terbenamnya matahari menjadi pilihan yang tepat untuk menunggu datangnya waktu berbuka.

Selain menyenangkan, kegiatan ini juga semakin mendekatkan hubungan saya dengan Wahyu, anak saya.


*Dengar Musik
Kegiatan ini saya lakukan ketika badan saya sedang tidak berdaya. Yup, dengar musik sambil berbaring dan menunggu datangnya waktu berbuka merupakan kegiatan yang tak kalah menyenangkan sehingga membuat saya tidak sadar akan kedatangan waktu berbuka.

*Tidur
Kegiatan terakhir yang saya pilih untuk mengisi waktu ngabuburit adalah tidur. Pilihan ini saya ambil ketika sudah menyelesaikan semua tugas yang harus dikerjakan juga ketika rasa ngantuk sudah tak tertahankan lagi.

**

Itulah tujuh kegiatan yang saya lakukan untuk mengisi waktu ngabuburit di setiap ramadhan. Bagaimana denganmu gaes? Apakah kegiatan yang kamu lakukan juga sama dengan yang saya lakukan? Atau mungkin ada kegiatan lain yang kamu lakukan? Yuk bagi ceritamu di kolom komentar :)


Comments

  1. dulu ngabuburit biasanya suka keliling2, tapi skrg lebih banyak baca qur'an :)

    ReplyDelete
  2. kalo ane waktu di habiskan saat ngabuburit kala wekend ngebid :D wkwkwkwk

    ReplyDelete
  3. Klo nonton, bisa2 saya yg langsung ditonton sama filmnya Kak, hihihi.
    Kayaknya pilihan ngabuburitta sama Kak. Ohya ngabuburit dgn berkumpul bersama keluarga atau teman jg bs jd pilihan, asyik2 ngobrol eehh ndk terasa sdh bedug Adzan Magrib ��

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini :) :)

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus.

Popular posts from this blog

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!

BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.