Skip to main content

TIPS MEMBELI & MENGGUNAKAN AC UNTUK KAMAR TIDUR

Akhir-akhir ini cuaca semakin panas yaa, jangankan berada di luar rumah, tinggal dan berdiam diri di dalam rumah aja rasanya gerah banget euy.  Sepertinya lapisan ozon yang melindungi bumi kita semakin menipis nih #abaikanpikiranemakemakbaper

Bila sudah kegerahan gini, rasa-rasanya pendingin atau penyejuk ruangan adalah benda yang paling dibutuhkan nih di rumah apalagi di ruangan yang menjadi tempat peristirahatan kita setelah seharian bekerja yang tak lain dan tak bukan adalah kamar tidur.


Setelah seharian capek bekerja, kita tentu ingin beristirahat dalam ruangan yang nyaman dan sejuk dong yaa. Ada beberapa alat yang bisa dipakai untuk menyejukkan ruangan, diantaranya perbanyak jendela kamar, kipas angin dan juga AC.

Namun dari ketiga benda di atas, sepertinya AC adalah benda yang paling banyak dipilih nih karena selain kesejukan yang dihasilkan pas, juga tak ada resiko masuk angin yang akan didapatkan penghuni kamar karena kebanyakan dikena angin seperti saat menggunakan kipas dan membuka jendela kamar terlalu lama. 

Tapi tahukah kamu? Memasang AC di kamar tidur tenyata tidak dapat sembarang dilakukan loh, ada beberapa langkah yang harus dperhatikan agar pemasangan AC tersebut tidak sia-sia. Setidaknya lakukan 5 hal ini ketika membeli dan menggunakan AC untuk kamar tidur, diantaranya:

1. Pilih Jenis AC split 
Jenis AC split menjadi pilihan yang cocok untuk digunakan di kamar tidur, pasalnya AC ini terdiri dari 2 pemasangan pada bagian indoor dan outdoor yang dimana AC ini menghasilkan suara lebih soft dikarenakan letaknya yang terpisah.


2. Tentukan Besar PK AC 
Menentukan besar PK AC sangat penting untuk dilakukan, karena semakin besar ruangan maka akan semakin besar pula PK AC yang dibutuhkan agar ruangan terasa sejuk. Perlu diingat, PK AC berbanding lurus dengan harga AC juga listrik yang akan digunakan. Semakin besar PK AC, listrik yang digunakan juga akan semakin banyak dan harga AC tentunya akan lebih mahal. 

3. Tentukan Merk AC 
Langkah selanjutnya yakni membeli AC yang sesuai dengan keinginan, namun untuk mendapatkan AC paling hemat listrik ini dibutuhkan budget yang lumayan besar. Semakin terkenal dan berkualitas merk AC, maka harganya pun akan semakin mahal.

Sebagai saran, AC Daikin dengan tipe split mungkin dapat dijadikan pilihan untuk AC di kamar tidur kita karena merk AC yang satu ini sudah terkenal akan kualitasnya dan juga hemat listrik meski harga yang ditawarkan cukup bersahabat. Cocoklah yaa buat para ibu-ibu yang pengen mendapatkan kualitas oke namun budget yang dikeluarkan seminim mungkin, hehehe :D

4. Letak Pemasangan AC 
Tempatkan AC di tempat yang tepat dan strategis di dalam kamar tidur. Hindari memasang AC di dekat pintu karena udara akan lebih mudah keluar masuk, jangan juga menempatkan AC terlalu rapat ke atas plafon karena akan menyebabkan sirkulasi udara kurang maksimal. 

5. Service AC Secara Teratur
Terkadang banyak orang yang menggunakan AC namun tidak memperhatikan perawatannya. Ada sebagian orang baru melakukan service ketika AC mengalami masalah padahal kondisi seperti ini dapat memperpendek penggunaan AC. Agar AC awet dan tahan lama, lakukanlah kegiatan service AC secara teratur minimal 3-4 bulan sekali.

Itulah 5 cara yang bisa dilakukan saat hendak membeli dan menggunakan AC di kamar tidur. Kelima cara tersebut cukup mudah yaa untuk dilakukan :)

Comments

  1. Ohh baru ngeh aku kalo peletakan AC dekat pintu kurang tepat ya, thanks infonya mbak, lagi pengen pasang AC buat kamar tapi masih galau

    ReplyDelete
  2. Saya pengen pasang ac. Tapi setengah pk cukup gak ya? Kamarnya kecil soh...3*4 meteran

    ReplyDelete
  3. AC Daikin tampaknya sekarang semakin banyak yang memakainya.

    ReplyDelete
  4. Iyaah Kak, ini lg berfikir utk punya AC juga, geraaahh, sumuukk. Apalagi punya baby dan batita, kasyan klo pake kipas terus, huhuhuh.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini :) :)

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus.

Popular posts from this blog

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!

BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.