Langsung ke konten utama

4 JENIS EYELINER YANG PERNAH SAYA PAKAI

pic source: pixabay.com

Selamat tahun baru 2018 gaes, harapan saya semoga tahun ini apa pun yang kita cita-citakan bisa tercapai dan segalanya akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, amiin..

Baca Juga: Resolusi 2018

Di awal tahun ini, enaknya ngomongin apa yaa? Gimana kalo kita ngomongin make up aja? Walau sebenarnya saya bukanlah wanita yang sehari-harinya selalu tampil full make up, tak ada salahnya dong yaa bila kita ngomongin hal yang sangat identik dengan wanita ini :)

Kalo boleh jujur, pengetahuan saya di dunia kecantikan ini bisa dibilang minim. Meski demikian, make up bukanlah hal yang bisa saya tinggalkan karena sebagai working mom yang dari pagi hingga sore bekerja di luar rumah dan bertemu klien, saya diharuskan untuk tampil segar selama berada di kantor dan salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan berdandan atau menggunakan make up (walau minimalis).

Ada enam jenis alat make up yang tak pernah lupa saya pakai setiap hari saat hendak ke kantor yaitu pelembab wajah, sunblock, bedak, lipstik, pencil alis dan eyeliner.

Namun kali ini saya tidak akan menuliskan merek-merek apa saja dari keenam alat make up yang saya sebutkan di atas. Sesuai judul, kali ini saya hanya akan fokus pada eyeliner saja yaitu jenis-jenis eyeliner yang pernah/masih saya pakai.

Penasaran dengan jenis-jenis eyeliner yang yang pernah saya pakai selama ini? Inilah dia 4 jenis eyeliner yang pernah/masih saya pakai:

1. Eyeliner Cair
Pertama kali mengenal eyeliner adalah saat saya duduk di bangku kuliah semester lima dan wujud eyeliner yang pertama kali saya lihat itu adalah jenis eyeliner cair ini.

Saat itu, selain kuliah saya nyambi bekerja sebagai pramuniaga di sebuah supermarket. Sebagai seorang pramuniaga saya dituntut untuk memakai full make up di jam kerja. Oleh rekan kerja, saya dikenalkan pada beragam jenis alat make up mulai dari macam-macam bedak, lipstik, maskara hingga eyeliner cair ini.

Oleh mereka, saya yang masih sangat asing dengan dunia "permakeup-an" diajari hingga bisa berdandan sendiri (sebelumnya, saat ke kampus atau jalan bareng teman saya hanya memakai bedak + lip gloss saja).
pic source: mataharimall.com


Saat diajari berdandan, yang paling sulit saya lakukan adalah mengaplikasikan eyeliner. Berkali-kali mata saya menjadi korban dari keganasan eyeliner cair ini mulai dari mata saya yang tertusuk ujung aplikatornya hingga daerah mata yang belepotan karena terkena tinta eyeliner.

Hasil memang tak pernah mengkhianati usaha. Alhamdulillah, kesabaran teman-teman dalam mengajari saya berbuah manis. Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya saya bisa juga mengaplikasikan eyeliner jenis ini.

Fyi, saat itu saya belum tahu kalau eyeliner punya banyak jenis, setahu saya eyeliner hanya berbentuk cair saja. Seandainya saat itu saya tahu eyeliner memiliki banyak jenis, pastilah saya akan memilih jenis lain saja soalnya eyeliner cair ini susah banget diaplikasikan euy.

2. Eyeliner Pen
Sama seperti namanya, eyeliner ini berbentuk seperti pena atau spidol. Pertama kali saya memakai eyeliner jenis ini kurang lebih dua tahun lalu. Awalnya tertarik beli karena kebetulan saat itu sedang diskon besar-besaran untuk eyeliner jenis ini. Sebagai emak-emak modis (modal diskon), jelas saya tidak boleh melewatkannya dong, maka belilah saya satu buah eyeliner pen ini.

Tak disangka, setelah memakainya ternyata saya suka. Dibanding eyeliner cair yang saat itu saya pakai, eyeliner ini lebih mudah dan praktis saat diaplikasikan di mata, hasilnya juga tak kalah bagus dibanding eyeliner cair. Sejak mengenal eyeliner pen, perlahan tapi pasti saya mulai melupakan eyeliner cair.

pic source: mataharimall.com



3. Eyeliner Pencil
Eyeliner pencil ini adalah jenis eyeliner yang beberapa bulan terakhir selalu saya pakai. Sama seperti eyeliner pen, lagi-lagi awalnya saya tak pernah berniat untuk memakai eyeliner jenis ini.

Beberapa bulan lalu saat ke supermarket untuk melakukan belanja bulanan, tak sengaja saya melewati counter kosmetik maybelline dan entah mengapa tiba-tiba mata saya tertuju pada eyeliner yang terpajang di counter itu.

Dan dasar wanita yang selalu memperhatikan harga sebelum membeli sebuah barang, mata ini langsung berbinar kala melihat sebuah eyeliner berbentuk pencil. Harga eyeliner pencil maybelline itu lebih murah dibanding harga eyeliner maybelline jenis lain yang ada di situ. Tanpa berpikir panjang segera saja eyeliner pencil itu masuk ke keranjang belanja saya.

pic source: mataharimall.com

Sampai di rumah, segera saya coba eyeliner itu. Tak disangka, setelah memakainya saya lagi-lagi jatuh cinta. Ternyata selain harganya lebih murah, eyeliner pencil juga lebih mudah dan lebih praktis lagi saat digunakan dibanding eyeliner pen. Hingga kini saya sangat nyaman menggunakan eyeliner pencil ini.

4. Eyeliner Gel
Pertama kali berkenalan dengan eyeliner jenis ini adalah dua bulan lalu. Saat itu pouch kosmetik saya ketinggalan di rumah kost adik saya di Kendari. Tas kosmetik itu terlupa saat menghadiri acara wisuda adik saya awal November kemarin.

Sembari menunggu adik mengirimnya, pergilah saya ke supermarket untuk membeli eyeliner karena saya tak punya eyeliner lain selain yang ada di dalam tas makeup yang terlupa itu.

Hampir seminggu saya ke kantor tanpa menggunakan eyeliner dan itu membuat saya tidak percaya diri. Entah mengapa mata ini terasa ada yang kurang ketika tidak dipakaikan eyeliner. Maka di suatu malam, pergilah saya ke minimarket untuk membeli eyeliner pencil seperti yang biasanya saya pakai namun sialnya saat itu eyeliner pencilnya sedang habis :(

Oleh Mbak SPG saya ditawari eyeliner berbentuk gel. Dengan telaten Mbak SPG menjelaskan beberapa kelebihan eyeliner gel ini dibanding eyeliner jenis lain. Terpengaruh oleh penjelasan Mbak SPG, akhirnya terbelilah eyeliner gel itu.


Tapi hanya seminggu saja saya memakai eyeliner gel ini karena eyeliner pencil yang sempat ketinggalan di rumah adik sudah sampai kembali ke tangan saya :)

**


Itulah 4 jenis eyeliner yang pernah dan masih saya pakai sampai saat ini. Dan bila ada yang bertanya, di antara keempatnya manakah yang paling nyaman saat dipakai? Maka jawaban saya adalah eyeliner pencil. Selain nyaman, eyeliner pencil juga lebih mudah diaplikasikan ke mata saya dibanding yang lain, dan ssst harganya juga lebih murah dari jenis yang lain, jadi cocoklah buat orang-orang hemat seperti saya, hehehe :D

Kalau kamu, jenis eyeliner apa yang suka kamu pakai sehari-hari? Share ceritanya di kolom komentar yuk :)

Komentar

  1. Aku suka pakai eyeliner spidol sih Mbak, gampang makainya :D

    BalasHapus
  2. Dari sekian jenis eyeliner yang belum saya coba jenis gel

    BalasHapus
  3. Saya belum pernah pakai eyeliner mbak, sungguh terlalu ya. Saya sehari-hari hanya pakai bedak dan lipstik :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.