REVIEW; FILM INDIA MOM

by - Januari 21, 2018

film india mom sridevi
pic source: http://indianexpress.com
 
Hampir empat bulan tak ada tulisan tentang film India di blog ini. Padahal setelah nonton Jab Harry Met Sejal beberapa waktu lalu, ada beberapa judul film India lagi yang saya tonton yang rencananya akan saya tulis reviewnya di sini loh.

Tapi rencana tinggalah rencana karena rupanya virus malas masih saja betah bersemayam di diri ini. Rencana untuk mempublish tulisan review film Mom ini pada bulan Desember lalu (niatnya agar momentnya pas dengan hari ibu) tak bisa terealisasi. Padahal tulisannya sudah 50 %, tinggal dilanjutin dan dipoles dikit lagi agar artikelnya layak tayang tapi rasa malas tak bisa dielakkan. Duh penyakit malas memang sangat berbahaya euy :(

Dan tiga bulan lebih adalah waktu yang cukup untuk menyudahi rasa malas menulis review film India yang biasanya selalu hadir di hari minggu. Hari ini saya harus menyelesaikan draft  yang sudah terendap lama ini. Saya harus melanjutkan kembali review film yang berkisah tentang bentuk cinta seorang ibu kepada anaknya ini.

Judul Film: Mom
Pemeran: Sridevi, Adnan Siddiqui, Sajal Ali, Nawazuddin Siddiqui, Akshaye Khanna
Durasi: 146 Menit
Waktu Rilis: 7 Juli 2017
Sutradara: Ravi Udyawar

Sesuai judulnya, film ini bercerita tentang kasih ibu pada anaknya. Namun tak seperti film-film lain yang bercerita tentang kisah cinta seorang ibu pada anak kandungnya, film MOM ini bercerita tentang cinta seorang ibu tiri kepada anak tirinya.

Sinopsis

Devki (Sridevi) adalah seorang guru biologi yang cukup popular di sekolah tapi kepopularannya di sekolah tak bisa memperbaiki hubungannya dengan Arya (Sajal Ali) di rumah. Ya, Arya merupakan salah satu siswanya sekaligus anak dari suaminya, Anand (Adnan Siddiqui). Btw Pak Anand ini walau sudah berumur tapi termasuk papa-papa tampan dan loveable loh, hahaha :D #DasarEmak2Ganjen

film india mom sridevi
Arya, Devki & si Papa tampan (pic source: http://www.india.com/)
lagi..

film india mom sridevi
duh si Papa emang tua-tua keladi, makin tua makin jadi, hahaha :D (pic source: http://behtareen.pk)

Okee lanjut..

Hubungan Devki dan anak tirinya tidak harmonis. Arya tak bisa menerima kehadiran Devki sebagai ibunya meski ayahnya dan Devki sudah lama menikah dan sudah punya anak lagi. Sebaik apapun sikap Devki, Arya tak peduli. Ia merasa Devki merebut ayahnya hingga ayahnya melupakan dan tak lagi mencintai ibunya. Standarlah yaa, perasaan anak yang tak mau menerima kenyataan kalau cinta ayahnya telah terbagi :(

film india mom sridevi

Suatu hari, saat Anand sedang melakukan perjalanan dinas ke Amerika, Arya menghadiri sebuah pesta valentine yang diadakan di sebuah farm house. Awalnya Devki ragu dan nyaris tak mengizinkan Arya pergi karena lokasi pesta itu lumayan jauh dari rumah. Tapi Arya bersikeras untuk hadir di pesta, akhirnya Devki mengalah dan mengizinkan Arya pergi.

film india mom sridevi

film india mom sridevi
sekilas mirip Kareena Kapoor yaa?

Rupanya keputusan Arya pergi ke pesta itu menjadi awal dari tragedi yang menimpanya. Mohit, teman sekelasnya yang menaruh hati padanya memutuskan untuk balas dendam karena cintanya ditolak Arya. Bersama tiga temannya Mohit menculik Arya dan melakukan pelecehan seksual sebelum akhirnya membuang Arya ke selokan.

Di rumahnya Devki merasa cemas karena hingga lewat tengah malam Arya belum juga pulang. Kecemasan Devki semakin bertambah ketika handphone Arya tak bisa dihubungi padahal teman yang pergi bareng Arya ke pesta itu sudah pulang ke rumah.

Tak bisa hanya duduk menunggu dan berdiam diri di rumah, Devki akhirnya pergi ke tempat pesta untuk menjemput Arya namun teman-teman Arya yang masih ada di pesta itu tak ada yang mengetahui keberadaan Arya. Pukul 03. 00 pagi, Devki datang ke kantor polisi untuk melaporkan kehilangan anaknya.

Pak polisi yang berjaga tak menggubris laporan Devki. Bagi mereka, Devki hanya terlalu khawatir. Toh anaknya baru beberapa jam menghilang, itu tak bisa disimpulkan bahwa anaknya hilang, apalagi perginya ke pesta pula.

Saat keluar dari kantor polisi, Devki dihampiri seorang detektif yang bernama Daya Shankar Kapoor (Nawazuddin Siddiqui) yang sedari tadi mengawasi gerak-geriknya di kantor polisi. Daya memaksa memberikan kartu namanya pada Devki karena menurutnya Devki pasti akan membutuhkan bantuannya.

Beberapa hari kemudian Arya akhirnya ditemukan tak sadarkan diri di sebuah selokan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Tubuhnya dipenuhi luka, lehernya patah dan yang paling menyedihkan adalah dokter mengatakan bahwa Arya mengalami kekerasan seksual. Mengetahui keadaan Arya, Devki sangat terpukul. Ia segera menghubungi Anand dan memintanya pulang.

Waktu terus berlalu, perlahan-lahan kondisi fisik Arya mulai membaik. Oleh ayah dan ibunya serta pihak kepolisian yang menangani kasus ini yang diwakili Inspektur Matthew (Akshaye Khanna) Arya diminta menceritakan apa yang dialaminya agar para pelaku bisa ditangkap dan diadili.

Berdasarkan keterangan Arya, keempat pelaku akhirnya tertangkap dan disidang. Tapi rupanya bukti-bukti yang diajukan oleh pihak kepolisian dan pihak Arya kurang kuat sehingga hukum tak mampu menjerat keempat pelaku itu. Ya, keempatnya dinyatakan tak bersalah dan diputus bebas :(

Arya dan keluarganya terpukul, luka batinnya semakin dalam. Melihat kondisi putrinya yang "bagaikan hidup segan mati tak mau", Devki sangat sedih, kepercayaannya pada petugas hukum telah sirna. Diam-diam ia memutuskan untuk membalas penderitaan putrinya dengan caranya sendiri.

film india mom sridevi
Arya, hidup segan mati tak mau :(

film india mom sridevi
Devki meminta bantuan DK

Devki lalu teringat pada sosok yang menghampirinya di kantor polisi beberapa waktu lalu. Ia segera menghubungi Daya Shankar Kapoor (DK) dan meminta DK untuk membantunya membalas dendam pada keempat orang yang melukai putinya.

Bagaimana cara Devki membalas dendam? Rahasia dooong, hehehe. Yang jelas, menurut saya pembalasan dendam Devki cukup memuaskan penonton. Hal yang dialami pelaku sepadan dengan apa yang mereka lakukan pada Arya.

Baca Juga: Review Film India Kaabil

Kesan & Kesimpulan 

Tanggapan saya setelah menonton film ini adalah filmnya bagus dan cukup menghibur. Karena temanya thriller, saya juga ikut merasa tegang menyaksikan pembalasan dendam yang dilakukan Devki, dan salah satu adegan yang menurut saya paling menegangkan adalah saat salah satu pelaku datang ke tempat DK. Sumpah di situ saya tegang banget euy, dan ketegangan saya berakhir sedih, hiks :(

Untuk akting para pemainnya yang sudah senior-senior itu, tak perlu diragukan lagi lah yaa terutama Sridevi, siapa yang berani meragukan kehebatan akting aktris yang satu ini coba? Dan si Sajal Ali, aktingnya juga oke banget dalam memerankan Arya.

Tapi di balik cerita yang menarik dan kekuatan akting para pemain film ini, entah mengapa saya merasa agak kurang puas dengan endingnya *SpoilerAlert*. Kenapa sih Devki harus menarik pelatuk senjata itu? Bukankah dengan melakukan itu ia akan menjadi pembunuh? Bagaimana nasib anak-anaknya bila ibunya dipenjara karena sudah membunuh orang?

Jujur saya sangat menyesalkan tindakan yang diambil oleh Devki, harusnya biar polisi saja yang melakukan tindakan itu, toh itu adalah tugas mereka kan? Dia cukup memeluk anaknya saja dan mengatakan bahwa ia sangat menyayangi anaknya.

Pesan yang bisa dipetik

"Penonton yang beruntung adalah penonton yang dapat menarik pesan yang disampaikan oleh tontonan yang disaksikannya. Sedangkan tontonan yang bagus adalah tontonan yang selain menghibur juga dapat memberikan pesan bermanfaat kepada pemirsanya" -Ira-

Setelah lebih dari dua jam lamanya menonton film ini, ada beberapa pesan yang saya ambil, di antaranya:
  1. Balas dendam itu tidak baik. Dendam hanya akan menyiksa diri sendiri, tak ada kebaikan yang bisa dipetik dari perbuatan ini.
  2. Tak semua ibu tiri itu jahat dan hanya cinta kepada ayahku suaminya saja. Masih ada ibu tiri yang baik hati dan tulus menyayangi anak dari suaminya.
  3. Jangan menganggap remeh feeling seorang ibu terutama untuk hal yang berhubungan dengan keselamatan anaknya.
  4. Bagi pelajar, sebaiknya menghindari menghadiri pesta yang diadakan hingga larut malam. Kita tak pernah tahu bahaya yang mengincar di luar sana. Bila terpaksa harus menghadiri, saat pergi dan pulangnya sebaiknya dijemput oleh orang tua/walinya.

Demikianlah review dari film India MOM yang bisa saya tuliskan, lebih dan kurangnya mohon dimaafkan, hehehe. Bagi kamu penggemar Sridevi, jangan lewatkan film ini, dijamin gak akan nyesel deh setelah menontonnya :)

Akhir kata, selamat menikmati hari minggu yang cerah ceria ini dan sampai jumpa di review film India lainnya di hari minggu yang entah kapan :)

Bonus foto si papa ;)

Adnan Siddiqui

You May Also Like

7 komentar

  1. Wah lama tak nonton mba Sridevi, tfs ya nanti nonton ah

    BalasHapus
  2. sekarang film india kebanyakan yang cerita dan konsepnya sama seperti ini hehehe.. pembunuhan yang terencana dan teratur oleh peran protagonisnya.
    film lain yg serupa dan sama kerennya tuh "Kaabil" dan "Dirshyam"

    BalasHapus
  3. Sudah lama nggak nonton film India, note dulu lah :D

    BalasHapus
  4. beberapa bulan terakhir ini lagi teratur nonton film india, tapi baru 1 yang aq review di blog aq mbak,, tfs mbak

    BalasHapus
  5. ah sridevi idola sejak kecil, mba aku gemes deh ah ga dikasih tau cara balas dendamnya hahaha..

    tapi kalau menurutku sebagai ibu jika anaknya sampe digituin dan pelakunya bebas jangan salah ibu bisa jadi macan mba emang sih dendam ga baik tapi mau gimanapun tu pelaku harus dapet yang setimpal *gemeees* jadi pengen nonton

    BalasHapus
  6. Kesanku klo liat film india itu mba..pasti bintang yang cewek cakep semua���� trus rambutnya panjang + lurus semua...

    Klo alur, aku ga gitu suka...rata2 klo pas liat itu lambat. Mknya durasinya lama...

    BalasHapus
  7. saya juga nih beberapa bulan terakhir udah jarang banget nonton film India. Mungkin karena film yang diincar tak kunjung keluar donlotannya. heu
    Btw soal ending menurutku si polisi itu tidak akan melaporkan devki atas penembakan yang dilakukannya.

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉