Langsung ke konten utama

WAHYU TAMPIL DI PERAYAAN ISRA MIRAJ

Tak seperti biasanya, hari Sabtu minggu lalu, saya dan suami memutuskan pulang lebih cepat ke Lakudo. Ada apa gerangan? karena pada hari itu, ba'da isya, Wahyu dan teman-temannya di sekolah akan tampil dalam perayaan isra miraj di masjid Babul Khoir, Lakudo. Kesempatan ini tak boleh dilewatkan nih karena ini adalah penampilan perdana Wahyu di depan umum 💙


Walau hari itu hujan deras sempat mengguyur kota Baubau sejak pagi namun semangat kami tak jua surut untuk secepatnya balik ke Lakudo. Saat hujan mulai reda, kami memutuskan tancap gas menuju pelabuhan feri. Namun ada yang berbeda saat kami tiba di Lakudo, suasana rumah sangat lengang. Rupanya mami (ibu mertua) sedang mengantar Wahyu ke masjid untuk gladi resik sebelum tampil beberapa jam lagi.

Mereka baru tiba di rumah saat adzan maghrib berkumandang. Dengan penuh semangat Wahyu bercerita bahwa tadi ia latihan bersama teman-temannya untuk tampil dalam perayaan isra miraj ba'da isya nanti.

Selepas shalat maghrib Wahyu mulai gelisah. Ia mulai rewel dan tak sabar ingin segera ke masjid bertemu teman-temannya. Walau saya katakan untuk bersabar, ia tak peduli lagi. Pokoknya kami sudah harus berada di masjid sebelum adzan isya berkumandang. Titik 😪

ba'da maghrib ia sudah siap sedia, hehehe (abaikan bibirnya yang bengkak karena alergi udang 😥)

Saat adzan isya berkumandang, kami (saya, Wahyu dan omanya) bertolak menuju masjid. Setibanya di masjid ia langsung bergabung bersama teman-temannya yang sudah sejak tadi ada di sana. Melihat wajah mereka yang ceria dan sangat bersemangat itu, sepertinya mereka sudah tak sabar lagi ingin segera tampil deh, hehehe 😅😂

Baca Juga: 5 Kegiatan yang saya lakukan bersama Wahyu di akhir pekan

Waktu yang ditunggu akhirnya tiba. Selepas shalat isya, kakak-kakak MC dari MIN 1 Buton Tengah mulai membacakan susunan acara pelaksanaan isra miraj nabi Muhammad SAW tahun 2018. Acara pertama adalah pembukaan. Dilanjutkan dengan acara kedua yakni penampilan Wahyu dan teman-temannya yang akan menyanyikan lagu 10 malaikat dan 25 nabi.

Menyaksikan Wahyu tampil dengan santai dan ceria bersama teman-temannya membuat saya lega. Saat tampil, tak ada rasa ragu dan malu sedikitpun, mereka terlihat enjoy banget bernyanyi di depan banyak orang.




Suksesnya penampilan anak-anak itu tak terlepas dari dukungan ibu gurunya. Beliau memang sengaja menyelipkan penampilan murid-muridnya di perayaan isra miraj nabi Muhammad SAW di masjid Babul Khoir malam itu untuk melatih mental anak didiknya agar berani tampil di depan umum.

Ya, seperti yang sudah kita ketahui bersama, anak tampil di depan umum itu memiliki banyak manfaat. Setidaknya ada 5 manfaat ini yang didapatkan oleh anak saat tampil di depan umum yang saya kutip dari sini:

  1. Meningkatkan rasa percaya diri pada anak. Sering tampil di depan umum akan membuat rasa percaya diri anak-anak bertambah. Bila sebelumnya anak kita pemalu, seiring seringnya ia tampil di atas panggung sifat pemalunya perlahan akan berkurang, ia akan semakin percaya diri menunjukkan kemampuannya di depan umum.
  2. Mempertajam daya ingat anak. Saat tampil di depan umum, anak kita dituntut untuk mengingat apapun yang hendak ditampilkannya. Hal ini tentu akan semakin melatih kemampuan berpikirnya. Semakin sering tampil tentu akan semakin sering pula ia mengingat.
  3. Mengasah kemampuan bekerja tim. Penampilan yang baik tentu membutuhkan kerja tim yang solid. Hal ini dapat melatih anak kita untuk bekerjasama demi menampilkan yang terbaik.
  4. Melatih anak bersosialisasi. Saat akan tampil dalam sebuah pertunjukkan di depan umum, tentu ada pihak lain yang akan ikut terlibat. Dengan begitu, anak kita akan dilatih untuk bertemu dan bersosialisasi dengan banyak orang.
  5. Melatih kesabaran dan meredam rasa egois. Setiap orang pasti memiliki sifat mementingkan diri sendiri (egois) dalam dirinya. Hal ini harus diredam agar nantinya tidak merugikan banyak orang. Ketika tampil dalam sebuah pertunjukkan, anak kita "dipaksa" harus bertoleransi dengan orang-orang disekitarnya. Mereka dituntut agar lebih mengutamakan kesuksesan bersama dibanding dirinya sendiri. Semakin sering tampil di depan umum, tentu akan semakin melatih kesabarannya juga mengontrol sifat egois yang ada dalam dirinya.
Banyak juga yaa manfaat yang didapat anak kita saat tampil di depan umum? Pada malam itu, setelah tampil saya pun bertanya pada Wahyu apakah ia senang menyanyi di depan banyak orang? Jawabannya adalah iya, ia senang banget. Dan ia berkata masih mau tampil lagi bila nanti ibu guru memintanya tampil di waktu berikutnya. Ahaha, rupanya anak saya mulai ketagihan nih tampil di depan banyak orang 😜

Selamat yaa sayang, mama bangga atas keberanianmu tampil di depan umum 😘😘👍


Komentar

  1. Ada acara di masjid memang jadi sarana buat anak-anak memupuk kebersamaan. Belajar agama sekaligus sosialisasi. Jadi nggak kaget lagi nanti pas remajanya.

    BalasHapus
  2. Kami kan ada anak mengaji juga di rumah. Kalau mau peringatan Isra Miraj dan atau Maulid Nabi atau peringatan Muharram, anak2 tampil di panggung ditonton orang tua dan umum. Itu ngajakin mereka ya ampuuun bener2 kudu sabar dan telaten. Sesuai karakter anak2 mau tampil selalu saja ada suka dukanya. Disitu memang stok kesabaran kudu tebal dan rasa egois kudu dikikis.

    BalasHapus
  3. #abis baca ini buru2 googling daerah lakudo
    Wah meriah bgt pastinya ya mb ir, acara isra miraj yg mlibatkan anak-anak..bener2 pjuangan ldm, demi mlihat buah hati tampil diseberanglah samudra via kapal feri, so sweeeeet...

    Jd inget waktu sd, aku juga sering diikutkan acara ginian mb, sekalian ada khotmil Qurannya juga. Sedihnya katamanku ga dirayain, padahal katam Qurannya kaka uda dirayain 3 kali, hiks...iri irian jmn bocah haha

    BalasHapus
  4. Seru ya acara isra mi'raj nya anak-anak jadi belajar banyak tentang agama serta percaya diri tampil di depan umum.

    BalasHapus
  5. Apreasi dan bounding terhadap anak memang membuat mereka lebih percaya diri dan merasa di perhatikan, itu udah jd bekal yg baik utk tumbuh kembangny

    BalasHapus
  6. Perjuangan membuat anak percaya diri bukan hal mudah. APalagi ngajarin buat bisa "setara" dengan yang lain. Keren moms... tumbuh kembang baik. bonding semakin kuat

    BalasHapus
  7. Kakak Hamid keren. Anak2 emang kudu disemangatin supaya PD tampil di hadapan org ya mbak.
    Kak Hamid sama nih kyk Maxy dan Dema, kalau alergi bibirnya bengkak. Sehat2 selalu yaaaa..

    BalasHapus
  8. Jadi ikut senang, aku melihat anak sukses tampil di depan umum rasanya sesuatu banget. Bukan semata soal bangga atau gimana, ya pokoknya seneng aja, emang aneh, sulit di jelaskan...hehe

    BalasHapus
  9. Kak Wahyu kereeennn... semangat terus Kak ...

    BalasHapus
  10. Alhamdulillah, saya suka seneng banget liat anak - anak yang masih terlibat pada acara yang diadakan di Masjid gini, keren

    BalasHapus
  11. salut deh, smoga acara acara seperti ini makin menambah pengetahuan anak tentang agama.

    BalasHapus
  12. Memang mengajarkan anak untuk tampil di muka umum bisa membuat rasa percaya dirinya lebih meningkat.

    BalasHapus
  13. Noted untuk tipsnya...cocok buat anak udah usia sekolah...,
    Biar anak lebih mandiri dan percaya diri..

    BalasHapus
  14. Biarpun suka tampil depan umum, Saya sendiri masih saja suka grogi bila sudah tampil di depan umum. Hihi... Sukses buat anaknya mba.

    BalasHapus
  15. Setidaknya, dengan tampil di depan umum anak2 dapat lebih percaya diri. Tapi kl saya mbak, masih sering berasa grogi jika diminta untuk tampil depan umum

    BalasHapus

  16. Salut sama Wahyu berani tampil di depan umum, dan setuju bangat Mba Ira bahwa tampil di depan umum itu banyak manfaatnya, jadi lebih hitz juga alias terkenal dibandingkan yang lain.

    BalasHapus
  17. mantap Wahyu, kereeen.
    yg semangat ya sayang, jangan bosan tampil depan umum lagi :)

    btw, kodoong kasyannyami yg alergi udang ini, sekarang sdh sehatmi toh Ganteng? :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.