Langsung ke konten utama

BERAGAM MANFAAT LIBURAN KE PANTAI

pic source: pexels.com

Jenuh dengan tumpukan pekerjaan atau aktivitas sehari-hari yang membuat kepala pusing tujuh keliling? Bila kegiatan sehari-hari sudah mulai membuat stres dan gak nyaman, ada baiknya bila segera mengambil langkah untuk melakukan refreshing guna menyegarkan pikiran karena bila rasa itu dibiarkan berlarut-larut, stres yang dirasakan dapat memberi efek buruk pada tubuh kita.

Salah satu cara paling gampang menghilangkan stres dan membuat pikiran jadi lebih tenang adalah dengan liburan ke pantai. Ternyata, ada studi yang membuktikan bahwa berlibur ke pantai memiliki banyak manfaat. Tak hanya sekedar memanjakan mata, liburan ke pantai juga sangat efektif membuat pikiran jadi segar.

Seperti dilansir dari laman corespirit.com, ini beberapa efek positif yang dirasakan saat liburan ke pantai:

#Mengurangi Depresi
Liburan sambil melihat pantai dengan hamparan pasir yang bersih dan air laut yang cantik dengan aroma dan suara air yang khas adalah cara terbaik untuk memunculkan ruang biru dalam pikiran manusia. Ruang biru inilah yang menjadi kunci kebahagiaan di dalam otak manusia.

Dengan hadirnya ruang biru ini tingkat kebahagiaan manusia akan meningkat dengan cepat, dengan demikian depresi pun bisa dihindari. Semakin santai dan rileks isi otak manusia, semakin mudah rasa bahagia muncul dalam pikiran dan hatinya. Dari situ, tubuh pun ikut merasa rileks dan depresi bisa dikurangi. So, ingin hidupmu lebih bahagia? Liburan ke pantai bisa menjadi salah satu opsi :)

pic source: pexels.com

#Mengurangi Stres
Penelitian yang lain menunjukkan bahwa air adalah sarana yang mudah untuk membantu manusia merasakan rileks dan santai terutama ketika saat ke pantai lalu bermain ombak yang menghempas manjah ke kaki.

Hal sesederhana itu ternyata mampu mengurangi stress hingga berkali-kali lipat loh. Langkah mudah untuk mengurangi stres lainnya adalah dengan melompat ke dalam air dan berenang. Hal ini bisa dilakukan di kolam renang namun hasilnya akan lebih baik ketika berenang di laut karena akan ditambah dengan kombinasi aroma udara pantai yang segar dan suara air yang menenangkan pikiran.

#Bikin Kreatif
Saat rasa jenuh akan suatu pekerjaan sudah mencapai puncaknya, ide-ide tidak akan berkembang dan sulit menemukan ide baru. Menenangkan diri di pantai adalah salah satu cara efektif untuk mengembalikan pikiran ke mode fresh. Semakin segar pikiran, ide cemerlang akan berdatangan dan semakin berkembang.

pic source: pexels.com

#Mengubah Perspektif Tentang Kehidupan
Selain membuat pikiran jadi lebih rileks, suara deburan ombak di pantai juga dapat memberikan efek hipnotik pada otak manusia. Dan tanpa disadari, ternyata bersantai di pantai yang ombaknya tenang dapat membawamu ke ruang meditasi yang menenangkan jiwa dan membuat kita mendapatkan banyak perspektif baru tentang kehidupan.

pic source: pexels.com

Hirup napas dalam-dalam dan santailah, nikmati indahnya alam di tepi pantai nan cantik. Dengan melakukan itu tingkat stres berkurang, depresi perlahan-lahan menghilang, akan muncul berbagai ide baru di kepala dan pandangan terhadap hidup juga bisa berubah ke araj yang lebih baik dan positif.

Oh iya, tingkat stres dalam pikiran juga bakalan lebih berkurang saat dapat promo tiket pesawat murah untuk liburan ke pantai. Jangan biarkan liburan malah membuat pikiran jadi terbebani dan stres karena harga tiket mahal.

Buru promo tiket murah sekarang juga agar liburan yang direncanakan jadi lebih menyenangkan. Berangkat dengan hati riang, pulang membawa pikiran segar dan kantong pun aman terkendali, hehehe. Jangan lupa beli tiket pesawatnya di https://www.traveloka.com/tiket-pesawat :)

So, sudah tahu dong yaa ternyata liburan ke pantai itu banyak manfaatnya? Liburan ke pantai yuk :)   

Komentar

  1. Bener sih bisa ngilangin stres, saya juga kalau lagi penat, banyak kegiatan pasti suka ngeluangin waktu untuk maen ke pantai. Rasanya jadi fres, udah gitu dapet ide untuk diceritakan..hehe

    BalasHapus
  2. aku penyuka pantai juga mba.. seneng aja bisa membebaskan mata melihat sampe jauuuuh.. suka denger debur ombak juga. Tapi klo pas panas gitu..aku mlipir. Fav pantai yang bnyk pohon2 peneduh..

    BalasHapus
  3. Kalau lagi suntuk dan banyak pikiran emang paling enak liburan ke pantai, bisa nenangin pikiran ya.

    BalasHapus
  4. Pantai itu banyak hal yang dilihat selain keindahan pemandangannya juga menenangkan pikiran serta semakin bersyukur kepada Sang Pencipta.

    BalasHapus
  5. Duhh jadinpengen mantai euy,,,btw aku kalau pesen tiket lewat Traveloka lho,,praktis dan cepet.

    BalasHapus
  6. Agak OOT. Sepanjang sejarah, karena suasananya yg menenangkan, karakter orang-orang pesisir lebih luwes menerima hal-hal baru yang menepi menghampirinya. Bahkan kerap terjadi pertukaran budaya dalam berniaga. Kecuali mungkin VOC ya, yang datang baik2 tapi belakangan malah menjajah :p

    BalasHapus
  7. Wah sama... saya juga penggemar vitamin sea! Apalagi kalau pas langitnya cerah, nongkrong sambil minum air kelapa. Trus paling suka juga pas sunset dan langit cerah. Dijamin, pulang dari sana langsung fresh kepala!

    BalasHapus
  8. Kata pertama di pembuka paragraf itu, baru aja mau daku nyanyiin "Jenuh aku mendengar..." eaa..
    daku suka sama #Mengubah perspektif tentang kehidupan, karena itu sama diartikan dengan mengubah mindset untuk bisa berpikiran positif

    BalasHapus
  9. Kepengen jalan-jalan ke pantai karena baca artikel ini.... Kangen deburan ombak :)

    BalasHapus
  10. Huhuhu, jadi keingetan. Aku lagi kambuh nih penyakit lama. Penyakit gara2 kekurangan vitamin sea. Baca manfaat main ke pantai jadi Makin yakin. Aku memang kekurangan vitamin sea. :(

    BalasHapus
  11. Wuaaa tiba2 jadi ingin main ke pantai. Bener banget mba pantai itu bikin banyak hal yang menyenangkan ya. Jadi kreatif jadi seger jadi tambah deket sama anak2.. hmm perlu menjadwalkan main ke pantai lagi ini sepertinya.. :-)

    BalasHapus
  12. Ternyata manfaatnya banyak ya, taunya mantan cuma buat senang senang aja. Sama foto foto. Hihihi

    BalasHapus
  13. Bentar lagi liburan anak-anak sekolah. Makanya banyak orang memilih ke pantai buat liburan pasti ngerasain manfaatnya ini ya mba..

    BalasHapus
  14. Pengen banget deh liburan ke pantai, khususnya yang di Bali. Anak2 blm pernah main pasir pantai asli, kalau yg di playground sering hehe TFS

    BalasHapus
  15. Hahaha.. itu pasti mba. Tingkat stress akan berkurang kalau dpt promo tiket murah. Saya jiga pasti seneng.

    BalasHapus
  16. aku kalo pulang kampung sering banget ke pantai. anakku sampai hafal. kalo pulkam maunya ke pantai melulu.

    BalasHapus
  17. Saya suka menikmati pantai terutama dari kejauhan, sambil duduk dan ngemil sesuatu. Boleh juga deketin airnya tapi jangan jauh-jauh, kalau lihat ombak suka pusing soalnya. Paling suka kalau ngepasi sunset, wahh.. pasti pemandangannya tambah indah.

    Harus lebih sering ke pantai nih, supaya stressnya nggak lama-lama :).

    BalasHapus
  18. emang deh, gue juga sukanya ke pantai daripada ke gunung hihihi.. kayaknya relaksing gitu ya ilangin stres. naik gunung perjuangan bingits :D :D

    BalasHapus
  19. Di Bengkulu ada banyak pantai loh mbak. Kapan mau datang ke Bengkulu? Biar bisa main-main ke pantainya mbak. Cantik-cantik semua nih.

    BalasHapus
  20. Satu hal yang bikin aku suka main ke pantai adalah biru warna air lautnya mbak. Menenangkan sekali, apalagi kalau langit cerah dan berwarna biru pula.

    BalasHapus
  21. yoo yoo.. anak pantaai... heheh aku anak pantai.. hidupku dari laut.. hehe

    BalasHapus
  22. jadi pengen ke pantai Nirwana hehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.