Langsung ke konten utama

7 ALASAN MENGAPA KOTAK P3K PENTING SAAT JALAN-JALAN

pic source: pixabay.com

Hai gaes, apa kabarmu di hari minggu alias hari libur sedunia ini? Lagi pada ngapain nih? Hari libur seperti ini pasti sangat menyenangkan bagi semua orang yah apalagi bila hari libur tersebut diisi dengan bepergian bersama keluarga ke tempat-tempat wisata yang ada di dalam kota maupun luar daerah. Btw seharian ini pada liburan kemana aja nih? Kalau saya dan keluarga piknik di pantai yang dekat dengan rumah ajah.

Namun terkadang, tanpa kita sadari, kita sering banget kurang peduli dengan kesehatan kita sendiri maupun orang terkasih selama perjalanan berlibur. Padahal, kita tidak pernah tahu kapan sakit dapat menyerang tubuh kita. Belum lagi bila ditambah dengan kondisi tubuh yang lelah sepanjang perjalanan.

Daripada kita harus mencari toko obat atau apotek yang tidak diketahui di mana letaknya saat mengunjungi suatu daerah wisata yang kita kunjungi, alangkah baiknya bila kita menyiapkan segala sesuatu sejak di rumah sebelum berangkat bepergian. Hal ini juga dapat mencegah terjadinya ketidaknyamanan yang berlangsung lama ketika kita tidak membawa suplemen atau obat untuk meredakan rasa sakit.

Dengan berbagai alasan, rasa-rasanya kita perlu membawa kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) selama perjalanan liburan deh, karena dengan melakukan ini kita dapat merasakan manfaatnya seperti yang diurai di bawah ini:

1. Praktis
Selama di mobil dalam perjalanan liburan atau jalan-jalan, kita dapat langsung membuka kotak P3K yang kita simpan dalam dasbor atau bagian lain dalam mobil yang aman. Ketika ada anggota keluarga yang mual karena mabuk perjalanan, kita dapat dengan mudah menemukan obat sakit kepala ketika merasa pusing. Kita tidak perlu mencari-cari toko obat lalu turun dari mobil untuk membelinya.
 
2. Mengobati Luka Ringan
Biasanya hal ini terjadi pada anak-anak ketika sedang dalam perjalanan dan bermain sesuatu yang menyebabkan goresan pada kulit mereka. Kita dapat langsung dengan sigap membuka kotak P3K dan mengoleskan obat pada permukaan kulit atau menempelkan plester luka.
3. Antisipasi Sebelum Berobat
Liburan dan perjalanan panjang untuk sampai di lokasi wisata sudah pasti menimbulkan kelelahan. Ditambah lagi paparan AC dalam mobil akan berdampak pada kesehatan anggota keluarga dan orang-orang yang kita cintai. Masuk angin atau demam dapat terjadi karena kelelahan selama perjalanan. Untuk itu, sebelum ke dokter atau klinik terdekat, kita bisa membuka kotak P3K yang dibawa dan mengonsumsi obat-obatan yang dibutuhkan.
4. Meredakan Iritasi Kulit Karena Sengatan Matahari 
Sengatan matahari pada kulit ketika keluar mobil akan menimbulkan ruam merah dan iritasi pada kulit. Apalagi jika kita mampir ke tempat-tempat wisata seperti pantai yang terik mataharinya berkontak langsung dengan kulit. Kita bisa mengambil langsung lotion calamine yang dapat membantu meredakan ruam kulit dan iritasi pada kulit.

5. Menyembuhkan Alergi Meredakan Iritasi Kulit Karena Sengatan Sinar Matahari
Bagi sebagian orang, mereka dapat terserang alergi karena debu dan mengonsumsi makanan-makanan tertentu. Jika alergi terjadi selama perjalanan liburan, kita bisa membuka kotak P3K dan memilih kemudian mengonsumsi antihistamin (Benadryl) untuk meredakan alergi.

6. Anti Diare Selama Perjalanan
Ketika mengonsumsi berbagai makanan selama perjalanan dan akibat perubahan iklim yang menyebabkan diare, kita tidak perlu khawatir perjalanan akan terganggu karena menyimpan obat anti-diare dan oralit di dalam kotak P3K yang kita bawa.

7. Memantau Suhu Tubuh
Selama perjalanan, kita mungkin akan berhadapan dengan cuaca yang berbeda. Kelelahan juga akan mempengaruhi suhu tubuh kita. Dengan membawa thermometer di dalam kotak P3K, kita dapat memantau suhu tubuh setiap anggota keluarga, mulai dari suhu tubuh suami, sampai suhu tubuh anak-anak selama perjalanan. Jadi, kita dapat mendeteksi mereka sedang dalam kondisi fit atau tidak.

Itulah 7 alasan mengapa kotak P3K penting untuk dibawa saat jalan-jalan. Namun ada satu hal yang harus dipastikan bahwa kotak P3K yang dibawa selama perjalanan haruslah memiliki persediaan obat-obatan yang lengkap agar dapat memenuhi segala yang kita butuhkan saat terserang gejala penyakit selama perjalanan.

So, menurut saya mencegah selalu lebih baik dari mengobati karena itulah saya berpikir bahwa sangat penting bagi kita yang hendak berpergian/jalan-jalan membawa kotak P3K. Bagaimana denganmu gaes?

Komentar

  1. Aku juga selalu bawa kotak p3k. Apalagi sama krucil, sangat berguna saat bepergian.
    Oh ya, Mbak Ira, selamat ya kemarin menang Prive :) good luck blognya
    Sukses :)

    BalasHapus
  2. kalau adik, antimo, minyak kayu putih, balsem, dan antangin di tas, kotak p3k nya
    karena memang penting sih

    BalasHapus
  3. Setuju mbak Ira, karena pasti sangat berguna untuk seluruh keluarga. Kita nggak tahu kapan butuh obat-obatan tersebut, bisa saja tiba-tiba butuh jadi nggak perlu bingung harus beli dulu.

    Apalagi kalau ada yang mabuk perjalanan, pasti butuh balsem atau bau-bauan ya :)

    BalasHapus
  4. Kalau saya minimal obat magh, sesuaikan dengan penyakit :D

    BalasHapus
  5. Kalau aku yang penting srup buat masuk angin, Mbak. Gampang banget masuk angin soalnya.

    BalasHapus
  6. Selain kotak p3k kayanya cemilan dehh yang berikutnya mbaa....hehhe

    BalasHapus
  7. makasih bgd nih mbk sudah diingetin, dr dlu mau beli kotak p3k, lupa2 trs, tengkiu yak

    BalasHapus
  8. Betulll penting banget eh tapi aku ga punya. Hahahaha. Yg selalu aku bawa cuma diaper, tisu basah, hand sanitizer. Kalo masuk angin atau gimana2, mampir ke minimarket :D

    BalasHapus
  9. Setuju, mba. Membawa kotak P3K penting banget. KAlau aku penting juga bawa minyak kayu putih, mba

    BalasHapus
  10. Setuju! Saya rela dapet julukan 'si ribet' karena harus selalu bawa kotak p3k atau minimal obat-obatan standar.. Soalnya lebih aman dan ngerasa perjalanan lebih tenang aja kalo bawa obat-obatan.. :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.