Langsung ke konten utama

JENIS-JENIS LAMPU YANG DIJUAL DI PASARAN



pic source: pixabay.com

Lampu merupakan alat yang sangat diperlukan agar suatu tempat yang gelap menjadi terang. Tentu kita tidak mau dong yaa hidup dalam kegelapan. Bila siang hari, kita mungkin masih bisa mendapatkan terang yang dipancarkan oleh cahaya matahari, tapi bagaimana bila kita berada di malam hari, yang mana pada masa itu matahari sudah tak bersinar lagi?

Maka lampu inilah yang kita harapkan untuk menerangi ruangan atau tempat yang gelap. Tapi tahukah kamu, kalau ternyata lampu yang selama ini kita lihat itu terdiri dari beberapa macam?

Penasaran dengan jenis-jenis lampu? Yuk baca tulisan ini sampai selesai. Apalagi buat kamu yang dalam waktu dekat berniat untuk menjadi pedagang yang ingin menjual lampu, maka penting banget bagimu untuk mengetahui hal ini.

Mengapa seperti itu? Jawabannya tentu agar kamu tidak menjadi pedagang yang tidak mengetahui apapun tentang barang daganganmu. Minimal, setelah mengetahui jenis-jenis lampu ini, kamu bisa membantu konsumenmu dalam memilih lampu mana yang sesuai dengan kebutuhannya.

Berikut ini beberapa jenis lampu yang banyak beredar di pasaran:

1. Lampu pijar atau lampu incandescent
Jenis lampu ini adalah jenis yang paling banyak digunakan. Lampu ini akan menyala jika dialiri oleh listrik. Alat penerangan yang ditemukan oleh Thomas Alfa Edison ini terdiri dari 5 bagian yaitu:
  • Brass base yang ada di bagian bawah lampu yang berfungsi untuk menghubungkan lampu atau fitting
  •  Filament stem base untuk pembungkus kawat dan sebagai isolator 
  •  Filamen stem untuk penopang posisi kawat filamen agar performa tetap terjaga
  •  Lampu gases untuk penahan panas di tabung lampu 
  •  Firmament support 

Jenis lampu yang termasuk sebagai lampu pijar yaitu:
*Lampu GLS: 
  • Lampu bohlam bening dan buram
  •  Lampu argenta 
  •  Lampu bohlam superlux 
  •  Lampu bohlam lilin 
  •  Lampu luster
*Lampu reflektor:
  • Lampu reflektor pressed glass untuk penerangan di luar ruangan misalnya untuk lampu sorot taman. 
  •  Lampu reflektor blown bulb untuk penerangan dalam ruangan misalnya untuk lampu sorot panggung. 
  •  Lampu disco.

2. Lampu halogen
Sebenarnya, lampu ini termasuk ke kelompok lampu pijar namun jenis lampu ini dibuat untuk mengatasi masalah dalam ukuran fisik serta struktur yang dihadapi lampu pijar sebagai lampu sorot.

Jika kamu ingin menjual lampu murah jenis halogen ini, pastikan untuk mengetahui fungsinya yaitu sebagai stage lighting atau untuk studio atau untuk lampu sorot. Pengaturan cahaya dapat dilakukan dengan sistem on/off secara langsung atau dengan pengaturan tertentu.

3. Lampu TL atau lampu florescent yang menggunakan gas flour untuk dapat menghasilkan cahaya
Lampu jenis ini memiliki warna cahaya yang lebih menarik serta efficacy yang tinggi dan tahan lama sehingga tidak heran jika jenis lampu ini sering digunakan untuk menerangi jalan kecil yang ada di perkampungan, sekolah, kantor, toko, rumah sakit ataupun di tempat industri.

4. Lampu mercury yang memiliki 2 tabung yaitu tabung dalam atau arc tube dan tabung luar atau bohlam
Jenis lampu mercury yang menggunakan bohlam ini cocok untuk digunakan di bidang kerja atau downward lighting di industri yang sekitarnya berdebu. Terdapat 2 jenis mercury yaitu fluorescent dan reflector sedangkan untuk penggunaannya, terdapat 4 kelompok yaitu:
  • Armatur penerangan jalan 
  • Armatur penerangan taman 
  • Armatur penerangan industri 
  •  Armatur penerangan sorot

Selain itu, ada 2 jenis alat penerangan yang harus kamu ketahui jenisnya sebelum memutuskan untuk menjual lampu murah, yaitu:
  • Lampu sodium tekanan rendah atau SOX yang merupakan lampu hemat energi karena memiliki efficacy yang paling tinggi. Jenis lampu ini dapat bertahan hingga 12.000 jam dengan tingkat kesilauan yang rendah dan lebih tajam sehingga cocok untuk dipasang di tempat yang berkabut atau sering turun hujan. Jenis lampu SOX ini cocok digunakan untuk jalan bebas hambatan, jalur luar kota, tempat berkabut. 
  • Lampu sodium tekanan tinggi atau SON yang memiliki efficacy tinggi sekitar 90-120 IM/watt sehingga cocok digunakan untuk penerangan jalan. Walaupun bagus digunakan di tempat seperti di jalan bebas hambatan, jalan utama, persimpangan jalan bertingkat namun kurang cocok dipasang di tempat yang berpenghuni misalnya di perkampungan.

Gimana gaes, sudah jelas dong yaa jenis-jenis lampu apa saja yang banyak dijual di pasaran? Semoga informasi ini berguna untuk kamu yang sedang merencanakan hendak membuka bisnis di bidang per-lampu-an. Tak hanya itu, semoga informasi ini juga berguna buat teman-teman yang selama ini belum tahu jenis-jenis lampu yang beredar di pasaran J J

Sampai jumpa dan selamat menikmati hari kerja terakhir di minggu ini, karena besok kita akan memasuki weekend J J

Komentar

  1. Lampu perlu banget yaa mbaa. Aku nggak bisa Lampu yg remang gitu mba hihii..Tfs yaa

    BalasHapus
  2. Baru tahu banget jenis2 lampunya Mbak Ira. Biasanya tinggal pasang, bersinar terang. Ternyata jenisnya lumayan banyak ya :)

    BalasHapus
  3. Wah ternyata aku baru tahu kalo banyak jenis lampu ya...
    Apalagi argenta juga merupakan nama lampu...jadi penasaran sama bentuk dan cahayaanya...

    BalasHapus
  4. Iya memang lampu sangat berguna bagi kehidupan kita sebagai penerangan terutama dimalam hari ya mbak Ira. Terima kasih kepada Thomas Alfa Edison yang telah menemukan lampu, sehingga kita bisa hidup normal dimalam hari.

    Selama ini saya nggak begitu memperhatikan jenis-jenis lampu mbak, jadi tahu deh sekarang. TFS ya mbak Ira :)

    BalasHapus
  5. aku terbiasa pasang lampu neon dulu, Mba.Sekarang ganti yg dua jari gitu, tapi yg terang. Ga suka kalu redup di ruangan, mata sakit.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.