Langsung ke konten utama

MENJAGA KEKEBALAN TUBUH ANAK DI MUSIM HUJAN

pic source: pixabay.com

Hai gaes, apa kabarmu hari ini? Semoga sehat selalu yaa :). Oh iya, mau tanya dong, bagaimana kondisi cuaca di daerahmu akhir-akhir ini? Apakah sama dengan cuaca di daerah saya yang sering tak menentu?

Kalo iyaa, ayo toss dulu, huhuhu L L . Beberapa bulan terakhir, cuaca di kota Bau-Bau dan sekitarnya sering tak dapat ditebak. Kadang paginya cerah ceria, eeeeh siangan dikit udah mulai mendung dan tak lama kemudian turun hujan yang lumayan deras. Bahkan akibat hujan yang deras itu, beberapa waktu yang lalu banjir pun menyerang Bau-Bau. Ternyata, banjir tak hanya milik Jabodetabek saja, ckckck!

Mengalami perubahan cuaca yang cukup ekstrim seperti ini, tak ayal membuat sistem imun tubuh menjadi terganggu. Sering kali, akibat perubahan cuaca yang tak tertebak membuat kita terserang penyakit.

Tak sedikit orang yang saya kenal mengeluh karena diserang beberapa penyakit. Biasanya, penyakit yang sering menyerang adalah flu, demam, batuk pilek dan juga sakit kepala, terlebih bila sebelumnya terkena rintik hujan secara langsung.

Baca Juga: Barang-Barang yang Harus Disiapkan Saat Berpergian di Musim Hujan

Meski terdengar ringan, namun bila kita terserang penyakit-penyakit tersebut, rasanya tentu tetap tak menyenangkan dong yaa? Rencana yang sudah tersusun rapi bisa saja tak jadi dilakukan karena kondisi tubuh yang tidak fit.

Lalu apakah saya menjadi salah satu orang yang terserang penyakit akibat perubahan cuaca yang cukup ekstrim ini? Jawabannya adalah alhamdulillah tidak. Namun anak sayalah yang terserang sakit. Belum lama ini Wahyu terserang batuk pilek. Dia yang biasanya lincah, tiba-tiba menjadi murung dan tak semangat bermain. Keceriaannya berkurang seiring batuk yang mengganggunya.

Wahyu yang sedang bermain

Sebagai seorang ibu yang menyaksikan anaknya sakit, hati saya diliputi rasa sedih. Tak jarang saya menyalahkan cuaca. Bila saja perubahan cuaca tak seekstrim belakangan ini, pasti anak saya akan tetap ceria seperti biasanya. Terdengar lebay yaa, tapi seperti itulah yang saya rasakan. Seandainya rasa sakit dan penderitaan anak saya bisa dipindahkan, sudah pasti saya akan mengambil semua rasa sakit itu dan memindahkannya di tubuh saya.

Berbeda dengan saya yang menyalahkan cuaca dan panik banget saat anak sakit, suami malah menunjukkan sikap yang tenang-tenang saja. Tapi sikap tenangnya bukan berarti ia tidak khawatir loh yaa, buktinya tanpa sepengetahuan saya, ia mencari informasi tentang obat untuk meredakan sakit anak kami juga suplemen apa saja yang bisa diberikan pada anak agar daya tahan tubuh Wahyu menjadi lebih kuat dan tidak gampang terserang sakit.

Saat browsing, suami mendapatkan informasi tentang stimuno sirup di http://www.serbaherba.com/daya-tahan/. Di link tersebut dijelaskan secara lengkap tentang manfaat si stimuno ini. Dikatakan bahwa produknya sudah teruji klinis bisa menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh. Setelah membacanya, suami segera memberi tahu saya untuk mencoba produk ini.



Apakah saya langsung mengikuti saran suami? Ooo, tentu saja tidak dong. Saya tidak semudah itu memutuskan memberi sesuatu pada anak saya sebelum benar-benar yakin dengan kandungannya. Maka saya pun ikut mencari tahu tentang stimuno ini.

Saya membuka link yang diberikan suami dan mulai membaca segala informasi yang disajikan terkait produk ini. Setelah membaca saya jadi tahu keunggulan dan manfaat yang terkandung di dalamnya. Dijelaskan bahwa stimuno membantu sistem imun tubuh agar bekerja lebih aktif dan dapat memperbanyak produksi antibodi sehingga kekebalan tubuh lebih kuat.

Dengan mengonsumsi stimuno secara teratur akan membantu tubuh membangun kekebalannya agar lebih kuat. Mengonsumsi stimuno saat sakit juga dapat mempercepat proses penyembuhan. Karena ia terbuat dari ekstrak tanaman meniran ((Phyllantuhus niruri) yang sudah teruji klinis, jadi kita tak perlu khawatir bila ingin minum stimuno setiap hari.

Setelah beberapa hari menderita, Alhamdulillah perlahan-lahan kondisi kesehatan Wahyu mulai menunjukkan perbaikan. Saat menulis artikel ini, kondisinya sudah benar-benar sehat dan ceria seperti sedia kala (walau masih terlihat sedikit pucat).

Biar pun saat sakit kemarin saya belum sempat memberinya stimuno, tapi setelah mengetahui manfaat dari stimuno ini, saya jadi tertarik pengen memberi stimuno sirup pada Wahyu sebagai salah satu cara untuk menjaga daya tahan tubuhnya.

Wahyu masih terlihat pucat setelah sakit :(

Saya tidak mau lagi melihat anak saya sakit karena daya tahan tubuhnya menurun. Saya ingin anak saya selalu sehat dan tidak sakit-sakit lagi. Tak hanya Wahyu, saya dan suami juga gak boleh sakit agar selalu bisa melindungi dan mendampingi anak kami hingga dewasa nanti. Maka untuk menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh, kami juga akan mengonsumsi stimuno forte.

Itulah sekilas cerita tentang perubahan cuaca yang cukup ekstrim yang terjadi di daerah saya juga cerita tentang Wahyu yang sempat terserang sakit beberapa waktu yang lalu. Oh iya, sebelum mengakhiri tulisan ini, saya ingin menuliskan beberapa cara menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah terserang sakit, khususnya di masa perubahan cuaca yang cukup ekstrim seperti saat ini:
  • Rajin minum air putih
  • Penuhi asupan gizi yang dibutuhkan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi. Jangan lupa konsumsi buah dan sayur untuk memenuhi kebutuhan serat dan vitamin.
  • Istirahat yang cukup dan jangan begadang
  • Hindari keluar rumah saat sedang hujan. Terkena air hujan bisa menyebabkan pilek dan sakit kepala. Bila terpaksa harus keluar, jangan lupa membawa jas hujan atau payung.
  • Minum suplemen atau multivitamin untuk menjaga sistim imun tubuh. Salah satu multivitamin yang bisa dikonsumsi adalah stimuno. Produk ini tersedia untuk anak maupun orang dewasa loh. Untuk anak ada stimuno sirup sedangkan orang dewasa ada stimuno forte.



Kamu punya impian #Sehat365Hari? Rutin mengonsumsi stimuno bisa menjadi salah satu caramu mewujudkannya.

Komentar

  1. makasih infonya, kondisi musim hujan anak rentan banget terserang flu

    BalasHapus
  2. penting banget ya mbak di musim hujan kaya gini, ga mau dong kalau anak-anak sakit

    BalasHapus
  3. Aku dan anakku juga pakai ini Mbak. Pada banyak yg cocok ya :)

    BalasHapus
  4. wah, senangnya ya sudah ketemu solusi yang cocok. sehat-sehat ya, Nak :)

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah Wahyu sekarang udah sehat ya mbak Ira. Jadi stimuno itu bukan hanya untuk menyembuhkan tapi bisa digunakan untuk menjaga kesehatan supaya penyakit tidak datang yaa mbak..

    Itu yang fotonya Wahyu background nya pantai yang mbak, latar belakangnya kok pohon kelapa dan batu yang diduduki itu putih lubang-lubang bagus deh :)

    BalasHapus
  6. anakku juga konsumsi stimuno mbak biar nggak gampang sakit
    sekarang udara gx enak banget jadi memang mesti wanti2 dan jaga kesehatan...

    BalasHapus
  7. Menjaga kesehatan memang penting. Apalagi cuaca tidak menentu. Daya tahan tubuh yang bagus bisa diwujudkan salah satunya dengan minum stimuno ^^

    BalasHapus
  8. semoga tetap sehat bersama stimuno ya Wahyu.

    BalasHapus
  9. Nggak sana nggak sini ternyata samaaa aja ya, Mbak, cuacanya lagi gak menentu. Ini nih aku masih bapil. Mau apa-apa bawaannya batuk mulu. Apalagi ini lagi nglatih anak2 pada lomba. Luar biasa perjuangannya, Mbak.

    Kayaknya perlu cobain nih multivitamin ini. Tapi dijual bebas di apotek kan, Mbak.

    BalasHapus
  10. Stimuno memang oke ya utk jaga daya tahan tubuh anak, Ifa juga sering aku doping pake multivitamin ini.

    BalasHapus
  11. Stimuno memang tepat buat jaga daya tahan tubuh di saat musim lagi seperti ini… cocok juga buat keluarga disaat traveling…

    http://fiandigital.com/travelling-bersama-stimuno-forte/

    BalasHapus
  12. Stimuno memang top banget, cocok bagi semua dan tidak menimbulkan alergi atau ketagihan

    BalasHapus
  13. sehat selalu ya Nak, bundanya cermat ya beri stimuno sebagai pilihan sahabat keluarga

    BalasHapus
  14. Hai Wahyu..sehat selalu yaaa...😊😊😊

    BalasHapus
  15. Anak kalau sehat, orangtuanya bahagia :)

    BalasHapus
  16. Suka Stimuno Sirup juga ya? Kata anakku rasanya memang enak sih :)

    BalasHapus
  17. Si kecil batuk itu kasihan banget, anakku kadang kalau batuk-batuk sampai muntah...kalau malam tidurnya jadi terganggu...eh malah curcol

    BalasHapus
  18. musim hujan emang kadang bawa pentakit sudah saatnya mesti cari imun tambahan... stimuno udah pilihan pas...

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.