Langsung ke konten utama

RUMAH JUARA; RUANG BELAJAR YANG MENYENANGKAN BAGI SISWA, GURU & ORANG TUA


Siapakah di sini yang melewati masa-masa sekolahnya pada tahun 2003 ke bawah? Yang tunjuk tangan berarti satu generasi dengan saya nih. Kemudian sadar diri kalau usia tak muda lagi, hehehe *umpetin KTP*

Ingatkah kamu di zaman itu apa yang kita lakukan ketika diberi tugas oleh guru? Jawabannya mungkin salah satu dari tiga hal berikut ini nih; pergi ke perpustakaan untuk pinjam buku, pergi ke toko buku untuk membeli buku yang sekiranya memuat jawaban dari tugas yang diberikan atau pilihan terakhir adalah memfotokopi buku milik teman.

Ya, saya pernah melakukan ketiganya. Teringat betapa repotnya saya setiap kali mengerjakan tugas yang diberi oleh guru saat itu. Setiap diberi tugas, saya selalu semangat dan tak kenal lelah mencari jawaban atas tugas yang diberikan tersebut.

Sangat berbeda dengan kondisi saat ini yang mana semua hal sudah lebih canggih. Teknologi memudahkan kita melakukan kegiatan apapun, tak terkecuali kegiatan belajar mengajar.

Saat ini kita tak perlu lagi capek-capek pergi ke perpustakaan untuk mencari jawaban dari tugas yang diberikan oleh guru karena sudah ada teknologi yang bernama internet yang bisa kita andalkan. Tinggal buka internet, beragam jawaban akan muncul memberi solusi dari pertanyaan yang diajukan.

Kecanggihan teknologi internet juga memunculkan banyak aplikasi belajar mengajar yang bisa dipilih untuk membantu para siswa, salah satunya adalah Rumah Juara.

Apa itu Rumah Juara?

Sebelumnya, yuk kenalan dulu dengan Rumah Juara. Rumah juara adalah sebuah aplikasi tempat belajar anak (siswa), orang tua dan guru. Rumah Juara membuat belajar jadi terasa lebih mudah dan menyenangkan.

Bagi para siswa, Rumah Juara menjadi tempat mendapatkan motivasi agar mereka lebih semangat dalam belajar. Tak hanya itu di sana juga berisi beragam materi pelajaran yang dapat dipelajari sesuai dengan tingkatan kelasnya, mulai dari kelas satu hingga kelas enam Sekolah Dasar.

Bagi guru, Rumah Juara dapat dijadikan sebagai tempat mengakses panduan mengajar dan metode pembelajaran terkini sekaligus sebagai tempat berbagi ilmu pengetahuan.

Sedangkan bagi orang tua, Rumah Juara dapat dijadikan sebagai tempat untuk mendapatkan tips-tips dalam mendampingi dan memotivasi anak tercinta agar lebih semangat belajar.


Pertama kali berkenalan dengan aplikasi ini entah mengapa saya langsung merasa tertarik. Sebagai orang tua yang memiliki anak yang baru saja masuk Sekolah Dasar, saya merasa wajib untuk mendaftar dan bergabung di Rumah Juara ini.

Tujuan saya mendaftar tak muluk-muluk yaitu hanya ingin belajar sekaligus mendampingi dan memotivasi anak saya agar lebih semangat belajar.

Tapi siapa yang menyangka, setelah bergabung di Rumah Juara ternyata banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan. Salah satunya adalah lebih mengenal kecerdasan yang dimiliki anak saya sehingga lebih mudah menemukan gaya belajar yang cocok untuknya.

Tak hanya itu, di Rumah Juara saya juga menemukan beberapa tips dan trik parenting yang bisa saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari, panduan untuk orang tua dalam memotivasi anaknya juga koleksi dongeng yang bisa saya bacakan atau diceritakan pada anak sebelum tidur.

3 produk unggulan Rumah Juara

Oh iya, ada tiga produk unggulan yang ditawarkan oleh Rumah Juara kepada para siswa, orang tua dan guru yaitu Media Interaktif, Ebook dan Bank Soal.

#Media Interaktif
Adalah fitur yang berisi materi pembelajaran berbasis kurikulum yang sedang berlaku. Materi yang diberikan tidak selalu berisi teks tapi juga berisi ilustrasi visual yang penuh warna-warni, video, audio, animasi dan game interaktif.


Melalui fitur ini diharapkan siswa mengalami proses belajar yang lebih mudah, menyenangkan dan bermakna.

#Ebook
Adalah fitur yang berisi buku-buku elektronik bertemakan pendidikan, keluarga dan bahan bacaan anak yang mencerdaskan.

Di fitur ini juga disediakan buku-buku teks sekolah terbitan pemerintah yang dapat diunduh dan digandakan. Tak hanya anak, guru dan orang tua juga bisa memanfaatkan ebook ini untuk membantu anak dalam belajar.

#Bank Soal
Adalah fitur yang menyediakan ribuan soal yang dapat digunakan sebagai ajang latihan tes tertulis.

Seperti kita ketahui bersama, tes tertulis adalah jenis penilaian yang selalu digunakan dalam kurikulum mana pun. Jenis penilaian ini sangat populer karena secara efektif dapat mengukur kompetensi yang sudah dicapai anak setelah melalui proses pembelajaran.

Karena itu penting banget bagi para siswa melakukan latihan menyelesaikan soal-soal yang tersedia di fitur ini guna mencapai nilai memuaskan saat melakukan tes tertulis di sekolah nantinya.

tampilan Bank Soal Rumah Juara

Tak menyesal rasanya mendaftar dan berlangganan aplikasi Rumah Juara ini. Keuntungannya banyak banget euy, tak hanya memudahkan anak saya dalam melalui proses belajar tapi juga membuat saya mendapatkan banyak pengetahuan baru.

Buat kamu yang saat ini berstatus sebagai orang tua dan memiliki anak usia Sekolah Dasar, yuk daftar dan berlangganan aplikasi Rumah Juara ini. Jangan khawatir, cara daftarnya sangat mudah dan yang paling penting GRATIS untuk guru dan orang tua euy. Oh iyaa, aplikasi Rumah Juara ini juga dapat diunduh melalui Play Store loh.

Berikut saya tuliskan langkah-langkah mendaftar di Rumah Juara:
  1. Buka situs https://www.rumahjuara.com/
  2. Lihat di sudut kanan atas, klik DAFTAR; Umum/Orang Tua atau Guru
  3. Masukkan identitas diri berupa Nama Lengkap, No. HP, Email juga Kode Voucher yang bisa didapatkan di halaman depan situs Rumah Juara
  4. Pendaftar akan mendapatkan pemberitahuan via email mengenai username dan password yang akan digunakan untuk login di Rumah Juara
  5. Pendaftar boleh login di Rumah Juara dan melakukan aktivitas sesuai yang dikehendaki
Gimana? Gampang banget kan caranya? Gabung yuk gaes! :)

Komentar

  1. Bank soalnya kek LKS elektronik jadinya kah Kak? Saya soalnya suka kerja soal-soal di LKS, asal pilihan ganda .. Hihi

    BalasHapus
  2. Wahh bagus bgt nihh u ortu yg anaknya sdh SD. Secara skr ini suka pusing liat tugas2 anak

    BalasHapus
  3. Wah, makin banyak media pembelajaran untuk anak, ya! Tinggal orang tua yang mendampingi dan memotivasi anak supaya semakin rajin belajar nih :D

    BalasHapus
  4. Noted mbak Ira, penting nih, bisa saya share untuk keponakan yang masih SD. Menarik ya, bisa berlatih soal-soal juga dan bisa digunakan untuk komparasi dengan pelajaran di sekolah, sebangai pelengkap :)

    BalasHapus
  5. Wah ini aplikasi yang sangat membantu siswa dan guru. Siswa jadi punya bahan untuk latidan ‎atau belajar selain dari buku pelajaran dari sekolah. Saya amati jaman sekarang sudah banyak ‎anak-anak yang dibelikan gadget oleh orangtuanya. Tapi lebih sering malah mereka gunakan ‎untuk bermain game. Sayang sekali ya. Betul kata Mbak Irawati, dulu jaman sekolah pernah ‎disuruh membeli buku RPUL, pepak bahasa jawa, kamus-kamus, dll. Duh, senangnya ketika ‎diajak ke pasar loak waktu itu. Maklum, buku-buku di toko buku mahal. Jaman sekarang ‎sudah enak, tinggal buka gadget, cari buku apa aja ada.‎

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.