Langsung ke konten utama

REVIEW; FILM INDIA KAABIL

Bagaimana perasaanmu ditinggal kekasih hati ketika baru saja menikmati indahnya hidup bersama dalam ikatan pernikahan? Bagaimana perasaanmu ketika mengetahui istri yang sangat kamu cintai harus mati bunuh diri karena tidak kuat menanggung malu dan rasa bersalah kepadamu, suaminya?

Bagaimana perasaanmu ketika tak ada yang percaya ketika kamu menceritakan kemalangan yang menimpamu? Apa yang kamu lakukan untuk mendapatkan keadilan yang tidak kamu dapatkan dari penegak hukum yang seharusnya melindungi seluruh warga negara tanpa terkecuali?

Jawabannya mungkin satu: Balas dendam dengan caramu sendiri. Yup, itulah yang dilakukan oleh Rohan Bhatnagar (Hrithik Roshan) ketika  mengalami kisah yang sangat menyedihkan itu di film KAABIL.

review film india kaabil
pic source: https://www.youtube.com/watch?v=O65JHeSDhuc

Judul Film: Kaabil
Pemeran: Hrithik Roshan, Yami Gautam, Rohit Roy & Narendra Jha
Durasi: 139 Menit
Waktu Rilis: 25 Januari 2017
Sutradara: Sanjay Gupta

Sinopsis:

Film diawali oleh perkenalan Rohan Bathnagar (Hrithik Roshan) dengan wanita cantik bernama Supriya Sharma (Yami Gautam). Mereka sengaja dicomblangin oleh sahabatnya untuk saling PDKT ke arah yang lebih serius.

Pada pertemuan pertama itu Rohan jatuh cinta pada Supriya. Tapi rupanya Supriya bukanlah wanita yang gampang diajak menikah. Bagi Supriya, cukuplah baginya menjadi wanita mandiri tanpa perlu menikah.

Rohan tak menyerah. Ia terus berusaha menunjukkan perasaannya hingga akhirnya Supriya luluh dan mereka menikah. Oh iyaa, saya hampir lupa mengatakannya,  Rohan dan Supriya adalah sepasang kekasih yang sama-sama memiliki kekurangan. Keduanya adalah tuna netra.

Walau tak seperti pasangan normal lainnya, Rohan dan Supriya tetap bahagia menjalani hari-hari sebagai pengantin baru. Setelah menikah rasa cinta mereka semakin besar satu sama lain.

review film india kaabil
 
review film india kaabil

Hingga musibah itu datang. Tetangga mereka, seorang pengangguran bernama Amit (Rohit Roy) iri melihat kebahagiaan pengantin baru itu. Ia iri terhadap Rohan yang tuna netra tetapi bisa menikahi seorang wanita cantik.

Maka saat Rohan sedang bekerja (Rohan adalah seorang dubber yang sangat jago meniru suara orang lain), Amit dan temannya menyusup ke rumah Rohan dan memperkosa Supriya. Tak hanya sekali, Supriya harus mengalami tindakan keji itu secara berulang.

Rohan dan Supriya segera melaporkan kejadian itu ke kantor polisi. Namun pelakunya baru bisa ditahan bila Supriya melakukan visum. Dalam 1x24 jam Supriya sudah harus divisum, bila tidak maka pelakunya akan bebas.

Dalam perjalanan ke rumah sakit untuk melakukan visum, mobil yang mereka tumpangi diberhentikan secara paksa. Bisa ditebak, Supriya gagal melakukan visum dan pelakunya bebas.

Rohan dan Supriya masih tak mau menyerah, mereka tetap membuat laporan tapi pak polisi tak percaya dan malah menuduh mereka berbohong.

review film india kaabil

Supriya akhirnya menyerah. Ia pasrah dan mencoba melupakan semua yang terjadi padanya. Namun si pemerkosa tak juga puas. Saat Rohan pergi bekerja, lagi-lagi ia mengulang perbuatannya. Supriya stress dan akhirnya memutuskan untuk bunuh diri.

Kepergian istrinya membuat Rohan sangat sedih. Kesedihan dan kemarahannya semakin bertambah setelah membaca surat yang ditulis oleh istrinya sesaat sebelum bunuh diri.

Karena tak lagi percaya pada polisi, Rohan memutuskan untuk membalas kematian istrinya dengan caranya sendiri. Ia sadar akan sulit melakukannya karena lawannya sangat kuat (kakak Amit adalah seorang korporat yang sangat berpengaruh) tapi ia tak akan pernah menyerah.

Bagaimanakah cara Rohan membalas dendam atas kematian istrinya? Mampukah orang yang tak bisa melihat seperti dirinya mengalahkan orang-orang "normal" yang memiliki pengaruh dan kekuasaan? Yuk tonton filmnya. Kita akan disuguhi pembalasan dendam yang sangat manis yang dilakukan Rohan pada musuh-musuhnya :)

Baca Juga: Review Film India; Raajneeti

Kesan & Kesimpulan 

Sudah banyak film Hrithik yang saya tonton dan saya selalu puas dengan aktingnya, tak terkecuali di film ini. Perannya sebagai tuna netra sangat natural. Kesedihan yang ia tampilkan saat kehilangan istrinya juga mantap. Jempol untuk Hrithik.

Sedangkan untuk Yami Gautam, saya juga beri dua jempol untuk aktingnya di film ini. Walau baru pertama kali melihat aktingnya, tapi saya puas. Ia luwes banget memerankan tokoh Supriya yang tuna netra. Jadi tertarik pengen menonton filmnya yang lain deh, hehe :)

Setelah menyaksikan film ini, ada beberapa kesimpulan yang bisa saya ambil, diantaranya:
  • Setiap manusia berhak untuk mencintai dan dicintai tak terkecuali oleh mereka yang memiliki kekurangan fisik
  • Manusia selemah apapun, bila terus menerus diperlakukan secara tidak adil pasti akan melawan
  • Adu domba adalah salah satu tindakan berbahaya yang dapat memicu perselisihan
  • Tak selamanya kejahatan bisa disembunnyikan

Oh iyaa, ada beberapa lagu yang mengiringi film ini tapi lagu yang saya sukai hanya satu yang berjudul Kaabil Hoon.

Baca Juga: 10 Lagu Terbaik Arijit Singh

Demikian review film Kaabil yang diperankan oleh Hrithik Roshan dan Yami Gautam yang saya tuliskan. Sampai jumpa di tulisan tentang film India di kesempatan berikutnya :)

Komentar

  1. Mbak nonton film nya dimana? Jadi penasaran sama kelanjutannya nih. Klu untuk film sudah lama gak nonton film India :D

    BalasHapus
  2. Wah jadi penasaran nih mbak gimana akhirnya. Ini film baru ya mbak, sip deh moga-moga sebentar lagi tayang di TV, hehe..

    Hritik Roshan termasuk aktor bagus, saya suka juga karena pernah main bareng Shah Rukh Khan di Kabhi Kushi (kalau nggak salah ingat)..

    BalasHapus
  3. Ya ampun si Hrithik Roshan ini semakin matang dan manteb aja yah hehehe.

    Waktu Agustus-an kemaren Kayla nari di panggung pake lagu India lho, Bole Chudia itu lah bhahahaha.
    Aku langsung teringat ama Mama Wahyu bhahahaha.

    BalasHapus
  4. Baca ini smbil bayangin aktingnya hrithik, aaakkkcucok,mau nonton ah
    Tengkiu sharingnya mbk iraaaaaaa

    BalasHapus
  5. Wah ini asik reviewnya.. Bisa jadi tambahan referensi film selain film drama hollywood, dorama, dan drama korea.. Thank you reviewnya Mbak.. :D

    BalasHapus
  6. Kalo baca ulasannya Kayaknya bagus ni endingnya ngenes banget, tapi kalo liat filem sedi gini bawaannya suka mewek huhu..

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.