1/11/2016

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM MENGAJUKAN KREDIT KENDARAAN BERMOTOR

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM MENGAJUKAN KREDIT KENDARAAN BERMOTOR


Suatu sore di hari sabtu, saya sedang duduk di terminal menunggu keberangkatan angkot yang akan membawa saya pulang ke rumah.

Setelah beberapa waktu menunggu sendirian, datanglah seorang ibu yang nampaknya juga akan melakukan perjalanan. Ibu itu duduk di samping saya. Setelah berkenalan, kami pun melakukan percakapan. Berbagai hal kami ceritakan, mulai dari akan kemana tujuan kami masing-masing, berita selebritis yang sedang hangat, acara televisi yang ditonton setiap malam hingga merembet pada persoalan pribadi.

Ibu itu, sebut saja namanya Dahlia (bukan nama aslinya) mengatakan bahwa setiap minggu ia melihat saya di terminal itu. Rasanya hampir setiap hari sabtu kami selalu berada di tempat yang sama, menunggu bersama dan kemudian naik angkot yang sama yang mengantar kami ke tempat tujuan masing-masing, namun baru kali ini ia berani menyapa saya.

Setelah mendengar perkataannya, saya baru menyadari hal itu bahwa memang benar setiap hari sabtu sore kami selalu bertemu di terminal itu.

Ibu Dahlia bertanya pada saya, mengapa setiap hari sabtu saya selalu ada di terminal itu? Apakah saya adalah seorang mahasiswa yang sedang menyelesaikan pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Bau-Bau? (sempat GR juga waktu dikira mahasiswa, hehe J J) ataukah seorang guru yang mengajar pada salah satu sekolah di Bau-Bau? Saya menjawab bahwa saya adalah seorang karyawati yang bekerja pada sebuah perusahaan pembiayaan kendaraan (Leasing).

Mendengar saya bekerja di Leasing, Ibu Dahlia mengatakan bahwa sebenarnya sudah sejak lama ia ingin mengajukan permohonan kredit motor, namun ia takut dan malu untuk bertanya tentang hal-hal apa yang harus ia persiapkan jika ingin mengajukan permohonan kredit. Ia semakin takut karena sudah ada beberapa orang tetangganya yang mengajukan kredit namun hasilnya tidak seindah yang ia bayangkan.

Motor yang di kredit oleh tetangganya itu di tarik oleh Leasing karena si tetangga menunggak pembayaran. Ada juga tetangga lain yang juga kredit motor yang nasibnya tidak jauh berbeda, hanya saja tetangga kedua ini motornya tidak di tarik, namun BPKB motornya yang telah lunas tak kunjung diberikan oleh Leasing.

Ibu Dahlia bertanya pada saya tentang apa yang harus ia lakukan saat ingin mengajukan permohonan kredit agar ia tidak mengalami kejadian yang menimpa kedua tetangganya itu? Jawaban yang telah saya berikan pada Ibu Dahlia akan saya tuliskan juga di sini yah, mungkin bisa membantu calon konsumen yang punya pertanyaan yang sama dengan ibu Dahlia.


Berikut beberapa hal yang harus disiapkan dan diperhatikan oleh calon konsumen sebelum mengajukan kredit kendaraan:
  • Siapkan berkas-berkas yang menjadi syarat wajib pengajuan kredit seperti fotokopi KTP pemohon, fotokopi KTP pasangan (jika sudah menikah), fotokopi KTP penjamin (jika belum menikah), fotokopi kartu keluarga, fotokopi slip gaji & npwp (pegawai negeri/swasta), fotokopi surat keterangan usaha (wiraswasta), fotokopi pembayaran PBB rumah, fotokopi pembayaran listrik/telepon/air.
  • Bandingkan suku bunga yang dipakai oleh satu Leasing dengan leasing lainnya karena masing-masing perusahaan memiliki tingkat suku bunga yang berbeda. Pilihlah perusahaan yang menawarkan suku bunga rendah. Caranya: kumpulkan daftar harga dari berbagai Leasing lalu bandingkan mana yang paling rendah angsurannya (daftar harga setiap leasing bisa di dapatkan di dealer).
  • Sesuaikan waktu pengambilan kendaraan dengan tanggal gajian kamu (pegawai) agar nanti tidak terlambat membayar angsurannya karena biasanya tanggal jatuh tempo angsuran akan sama (atau hanya berbeda satu atau dua hari) dengan tanggal pengambilan kendaraan.
  • Perhatikan kebijakan perusahan tentang bagaimana penanganan konsumen jika terlambat membayar angsuran dan berapa % denda yang akan dibayarkan jika misalnya suatu saat anda terlambat membayar angsuran (mudah-mudahan ini tidak terjadi yah)
  • Tanyakan subsidi yang diberikan, hal ini tentu bisa meringankan angsuran kamu. Adanya subsidi yang diberikan akan menambah jumlah DP yang kamu bayarkan. Semakin besar DP, semakin ringan angsuran.
  • Pikirkan dengan seksama jumlah angsuran yang akan diambil. Carilah jumlah angsuran yang sekiranya tidak memberatkan kamu saat membayar nanti. Jangan sampai angsuran yang terlalu besar malah membuat kamu kalang kabut dan ngos-ngosan saat membayar. 
  • Perhatikan lama angsuran. Baiknya jangan mengambil tenor (jangka waktu kredit) yang terlalu panjang.
  • Tanyakan pada pegawai Leasingnya apakah BPKB kendaraan kamu bisa langsung diambil pada saat melunasi angsuran terakhir? Carilah perusahaan pembiayaan yang langsung memberikan BPKB setelah kamu melunasi angsuran karena ada beberapa perusahaan pembiayaan yang menyuruh konsumennya menunggu hingga dua minggu bahkan  satu bulan dari tanggal pelunasannya.

Itulah beberapa hal yang harus dipersiapkan dan diperhatikan sebelum memutuskan untuk mengajukan kredit kendaraan.

Satu hal yang harus diingat dan harus ditanamkan ke dalam hati bahwa ketika memutuskan untuk berutang berarti harus siap membayar. Jika kita telah menyadari hal itu, saya yakin baik perusahaan maupun konsumen pasti akan sama-sama puas.



Adakah teman-teman yang punya rencana untuk mengajukan kredit kendaraan??

47 comments:

  1. Pikirkan angsuran, jangan tertarik DP murah tapi angsuran berat hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju Mbak Tian, DP murah akan berat di angsuran *jempol*

      Delete
  2. Biasanya berkas yg paling rempong ya mb, ketinggalan data bisa bolak balik deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Nita, saat mengajukan permohonan kredit maka semua berkas yang menjadi syarat harus dipenuhi :)

      Delete
  3. Hallo Mba Ira...
    Lama tak berjumpa blog-nya sudah agak berubah hehehe :D
    Kredit oh kredit kenapa engkau selalu menggoda... :)
    Indah di awal... tapi... ya begitulah...hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo juga Mas Dedy :)
      Alhamdulillah, sekarang lagi dalam tahap mempercantik blog, hehe :)
      kalo lancar membayar sih, semua pasti akan baik-baik saja Mas, karena itu ketika memutuskan untuk melakukan kredit maka harus dipikirkan matang-matang jumlah angsurannya :)

      Delete
  4. kredit kendaraan bermotor terutana motor sekarang makin dipermudah yaa. terutama DPnya. hanya dengan DP 500RB sudah bisa punya motor. tp memang harus diingat angsurannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mbak, yang DP 500rb itu biasanya dapat subsidi yang nilainya besar dari dealer karena menurut peraturan yang berlaku seharusnya DP kredit kendaraan minimal 20% dari harga OTR tapi sekarang diturunkan lagi menjadi 15%

      Delete
    2. ooh gitu toh ternyata...
      tehnik pemasaran juga ya dealernya

      Delete
  5. hmmm..pengen ganti kendaraan sih...tapi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh kredit kok Mbak tapi memang harus dipikirkan matang-matang :)

      Delete
  6. saya kalau urusan kredit ndak berani ah...malah jadi kepikiran..pernah kredit, tpi kredit tas... hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti tasnya mahal banget yah Mas, hehe :)

      Delete
  7. huhu, hutang rumah masih 10 taun lagi :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo semangat Mbak Kania, rumah kan investasi yang harganya selalu naik dan tidak mengalami penyusutan seperti kendaraan :)

      Delete
  8. asyiiik uhuy mba Ira ambil mobil lagiiii ... :)

    saya pernah kepikiran ngambil kredit motor buat ngojek, ntar ojeknya disewain lagi..
    eh mpe skrg blm juga punya motor.

    ntar klo celengan dah cukup, baru deh ngelirik mobil2an.
    catet dulu ni tulisan mba Ira penting banget utk diperhatikan, ..amankan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya belum mampu beli mobil Mbak Sweet, saya menuliskan ini karena secara kebetulan saya bekerja di perusahaan pembiayaan :)

      Amin,semoga kita berdua bisa beli mobil yah Mbak :)

      Delete
  9. Kalau saya anak angkot sejati, Mbak. Gak seneng ribet kredit apalagi ngerawat kendaraan. Heheh. :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga masih suka naik angkot Mbak Apri :)

      Delete
  10. Pengin kredit motor tapi kok males mbayangin ngangsurnya nanti heheheee

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan dibayangin Mbak Lusi,kalo udah kredit insyaallah akan ada rejeki untuk membayar angsurannya kok,tapi satu yang harus diingat sesuaikan jumlah angsuran dengan besarnya pendapatan :)

      Delete
  11. Sepakat mbak... point-pointnya sangat tepat terutama soal besaran angsuran yg harus disesuaikan dengan kemampuan. Godaan marketing iming-iming DP murah akan berdampak pada besaran angsuran... jadi jangan memaksakan diri

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mbak, banyak yang tergiur dengan DP murah tapi malah angsurannya mencekik :(
      tapi banyak kok konsumen cerdas yang tidak terlalu tergiur DP murah karena mereka tau angsurannya pasti tinggi :)

      Delete
  12. Disapa orang dengan mengira umur kita lebih dari yang sebenarnya itu sesuatu *awet muda* :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin karena postur tubuh saya yang masih seperti anak kuliahan Mbak,hehe :D

      Delete
  13. Kalau bisa beli langsung saja, tidak usah pakai angsuran,,, Berat di akhir nantinya, atau beli sepeda bekas saja yang penting masih layak pakai. Terima kasih tipsnya min,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sih Mas, bagusnya memang beli cash gak pake ribet,gak pake dikejar-kejar kolektor kalo telat membayar *LOL*

      Delete
  14. fotonya sedih bener ya :) sesuaikan tanggal pembayaran dengan tanggal gajian bener banget ini mbak :) heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali Mbak Lidya, usahakan tanggal pembayaran sesuai tanggal gajian biar pas gajian langsung bayar angsuran, kalo seperti itu di jamin gak akan telat-telat bayarnya deh :)

      Delete
  15. Alhamdulillah gak pernah kredit motor. :) Langsung beli kontan, nyicilnya ke koperasi. :D #samaja Tapi bedanya ke koperasi lebih murah dan tanpa jaminan BPKB, apalagi di koperasi tanpa jaminan BPKB maupun surat tanah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo di koperasi sekolah tempat suamiku mengajar memang bunganya murah Mbak :)
      tapi kalo di leasing juga gak pake jaminan surat tanah kok, hanya memang BPKB kendaraan ditahan oleh pihak leasing sebagai jaminan kredit, nanti utangnya lunas baru deh BPKBnya diberikan :)

      Delete
  16. Kredit motor semakin mudah maka setiap pagi hari aku berpacu dengan puluhanmotor di jalanan demi ngantar anak dan hemat uang angkot.:)

    ReplyDelete
  17. saya kok belum berani kredit kendaraan, takut ga bisa bayar :)

    ReplyDelete
  18. prosedurnya bagus nih untuk diketahui kalau berminat ngambil kredit motor dan mudah2an jgn smp jd bermasalah ya

    ReplyDelete
  19. Sekarang banyak yang mengiming imingi DP murah tapi jatuhnya jadi mahaaal.

    ReplyDelete
  20. Kalau mau ambil kredit memang harus mikirin jauh ya.. bisa nggak bayar angsurannya. Kalau enggak DP aja gedein dulu di awal. Apapun yang penting sudah dipertimbangkan dengan matang :)

    ReplyDelete
  21. Setiap kepikiran mengajukan kreditn,mestinya sudah diperhitungkan juga pos buat cicilannya, ya. Kalau belum kesampaian, bagusnya jangan apply. Tahan dulu sampai sekiranya bisa memenuhi kewajiban.

    ReplyDelete
  22. Tipsnya lengkap sekaliiiiii mbak.... sebenarnya saya ingin sekali kredit motor, tapi ibu dan suami lebih mengijinkan beli tunai..

    ReplyDelete
  23. Kalau beli kredit males bayarnya ya mba, kesan nya masih punya hutang bulanan hehhee.. Berat banget bayarnya kalau punya utang kan (eehhh?!!) LOL

    ReplyDelete
  24. Suami kredit motor tapi sama temen sendiri, Mbak. Lebih fleksibel ngangsurnya, hehehe...

    ReplyDelete
  25. lengkap banget, jd nggak perlu bingung lagi kalo mau kredit nih...

    ReplyDelete
  26. Siipp..yang mau kredit silahkan :)

    Kalau saya kreditnya mau tapi bayarnya aras-arasen tuh mbak Ira :)

    ReplyDelete
  27. hihihiih bener banget ituuh, aku pernah nyekolahin surat2 jugaa hahhaa

    Alhamdulillah lancaar :D

    ReplyDelete
  28. Jaman sekarang kalau gak Kredit gak bakal Punya... meskipun nabung juga tetep gak ke kumpul

    ReplyDelete
  29. kalau kredit memang harus dipertimbangkan matang2 ya, teruatama bisa bayar angsuran tepat waktu apa ga? bisa berabe kalau ternyata melenceng dari perkiraan

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini, Insyaallah saya akan berkunjung balik ^___^

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan otomatis terhapus..