Langsung ke konten utama

CARA CERDAS MENYIAPKAN UANG MUKA/DP RUMAH MINIMALIS



pic source: www.urbanindo.com

Ehem, tulisan saya kali ini masih akan membahas tentang rumah gaes. Kali ini saya akan menuliskan tentang cara-cara cerdas yang bisa dilakukan untuk menyiapkan DP pembelian rumah minimalis. Jadi cocok banget nih buat kamu-kamu yang pengen ngajuin KPR J J
Memiliki rumah tentu menjadi impian setiap orang yang belum memilikinya yaa. Mengapa saya sebut impian? Karena memiliki rumah tidaklah mudah. Untuk memilikinya, kita harus memilki sejumlah uang yang tak sedikit.
Walau tak dapat dipungkiri, di zaman yang serba modern ini sudah semakin banyak developer rumah bermunculan yang bekerja sama dengan pihak bank dan menawarkan rumah secara kredit via KPR, tapi memiliki rumah masih tetap tidak mudah. Pembeli masih harus menyiapkan sejumlah uang untuk uang muka pembelian rumah atau lebih akrap disebut down payment atau DP yang besarannya sekitar 20%-30% dari harga rumah yang akan dibeli.

Lalu bagaimanakah cara menyiapkan uang untuk DP rumah yang hendak dikredit? Berikut ini beberapa caranya:
*Pasang target rumah yang realistis
Saat berniat memiliki rumah, cobalah berpikir realistis untuk memiliki rumah yang sesuai pendapatan. Bila penghasilan kamu tidak terlalu besar, janganlah berhayal memiliki rumah mewah yang harganya fantastis, tapi belilah rumah minimalis nan sederhana.
Karena selain menyiapkan DP rumah, masih ada pengeluaran wajib lainnya yang harus dipenuhi. Salah satu cara mendapatkan rumah yang harganya tidak “mencekik” adalah rumah yang ada di pinggiran kota. Rumah yang ada di pinggiran kota tentu lebih murah bila dibandingkan dengan rumah yang ada di dalam kota. Semakin murah rumahnya, tentu DP rumah tersebut juga semakin murah.
*Sisihkan penghasilan
Cara kedua untuk menyiapkan DP rumah adalah dengan menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulannya. Setiap kali gajian, jangan lupa sisihkan beberapa persen untuk digunakan sebagai DP rumah impian. Semakin besar jumlah yang disisihkan, semakin cepat jumlah DP terpenuhi.
Ketika memutuskan untuk melakukan cara ini, diharapkan untuk selalu komit yaa. Sekali saja melanggar komitmen, akan sulit untuk melanjutkannya lagi. Cara cukup mudah adalah dengan membuka rekening tabungan di bank. Isilah rekening tersebut setiap bulan atau bila ingin yang praktis, mintalah pada pihak bank untuk mendebit sejumlah uang dari rekening gaji untuk kemudian dimasukkan pada rekening yang dibuat khusus untuk DP rumah tersebut.

*Manfaatkanlah aset yang dimiliki
Cara berikutnya adalah memanfaatkan aset yang dimiliki. Bila ingin cepat memiliki DP rumah, cobalah buat daftar aset-aset yang cukup bernilai yang kamu miliki. Misalnya kamu memiliki mobil dengan harga pasaran 300 juta, cobalah jual mobil tersebut dan kemudian belilah mobil lain yang harganya 150 juta.
Dari uang 300 juta, 150 juta bisa dijadikan solusi untuk uang muka rumah yang ingin dibeli. Dan 150 juta sisanya bisa dibelikan mobil bekas dengan fungsi yang tidak jauh berbeda dengan mobil yang kamu miliki kemarin.
*Carilah pinjaman
Cara terakhir adalah mencari pinjaman dari pihak lain. Usahakanlah untuk meminta bantuan atau pinjaman kepada pihak keluarga karena biasanya pihak keluarga tidak akan meminta bunga atau bunga pinjamannya 0%. Dengan cara seperti itu kamu tidak akan pusing bagaimana memikirkan bunga pinjamannya. Meminjam ke bank adalah opsi terakhir yang dilakukan.
Demikian empat cara yang bisa dilakukan untuk menyiapkan uang muka pembelian rumah impian. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk kamu yang sedang mencari informasi terkait J J

Komentar

  1. Waktu itu aku ditolong Ibu sih mba utk segera DP rumah hehehe..
    Jadi nyicil ke ibu dan BTN ��
    Udah lama nggak mampir ksinii ��

    BalasHapus
  2. Tfs mak tipsnya, semoga kita semua diberi kemudahan membeli rumah secara cash dan tanpa riba aamiin^^

    BalasHapus
  3. Memanfaatkan aset yg dimiliki. Setuju banget Mbak. AKu sering ngelakuin itu unuk modal juga hehehe

    BalasHapus
  4. Kalo aku dulu gunain bonus yg didapat dari kantor mba. Gabungin ama punya suami, jd bisa untuk DP :). Pinjaman rumah kita pake fasilitas bank tempat kita kerja. Jd lbh gampang urusannya

    BalasHapus
  5. Sama dg mb fanny, sekalinya dapat bonus kantor yang lumayan langsung alokasikan, bantu banyak sih karena dpnya digedein, biar nyicil bulanannya bisa murah en tahunnya bisa ringkas

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.