Langsung ke konten utama

MUNGKINKAH MEMASANG HARGA RUMAH YANG RENDAH MALAH MENGUNTUNGKAN PENJUAL RUMAH?



pic source: www.urbanindo.com
Kali ini, lagi-lagi  saya masih akan menuliskan artikel tentang rumah. Jangan bosan yaa gaes, hehehe J J
 
Sudah menjadi rahasia umum bila kegiatan menjual rumah memang bukanlah kegiatan yang mudah untuk dilakukan. Menjual rumah tidaklah semudah yang kita bayangkan. Harga rumah yang selalu naik setiap tahunnya diyakini menjadi salah satu alasan mengapa aktifitas menjual rumah semakin sulit dilakukan.

Dalam membeli sebuah rumah, calon pembeli juga akan memikirkan dan mempertimbangkan banyak hal sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli rumah yang hendak ditempatinya.

Pembeli yang ingin memiliki rumah untuk digunakan dalam jangka panjang tentu tak akan sembarangan memilih rumah, pastilah banyak faktor yang ia pikir dan pertimbangkan.

Beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh calon pembeli sebelum membeli sebuah rumah, di antaranya seperti lokasi yang strategis, harga rumahnya, fasilitas penunjang, lingkungan hunian yang nyaman, juga luas bangunan dan tanahnya.

Selain itu, hal lain yang harus diperhatikan ialah kenyamanan dalam mengurus surat-surat yang dibutuhkan, juga beberapa faktor pendukung lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan oleh para calon pembeli rumah.

Lalu bagaimana bila seorang penjual menginginkan agar rumah dijual di Surabaya segera laku terjual dengan harga yang tinggi? Cara yang satu ini mungkin bisa diterapkan:

Pasang Harga Jual Rumah Dengan Rendah

Berbeda dengan kebanyakan orang yang sering mematok harga tinggi pada setiap penjualan rumahnya, yang mana metode ini kadang bisa menjadi boomerang bagi penjualnya karena rumah yang dijualnya susah terjual, tak ada salahnya untuk mencoba metode “pasang harga jual rumah yang tidak terlalu tinggi atau rendah”

Sebagai contoh, ada sebuah kasus serupa yang pernah terjadi pada seorang agen properti di Jakarta, ia menawarkan rumah yang hendak dijualnya dengan harga rendah. Rumah yang bagus itu dipasarkan dengan jumlah harga 1 miliar, tak lama berselang, beberapa minggu kemudian rumah tersebut justru malah terjual dengan harga1,15 miliar, yang mana harga jualnya malah lebih tinggi dari pada harga yang ia tawarkan.

Memang, hal seperti ini mungkin jarang terjadi, tapi bukan berarti tidak akan pernah terjadi dong yaa? Buktinya di agen property yang di Jakarta itu mengalami kejadian menguntungkan ini.

Oh iya, hal seperti ini tidak hanya terjadi pada setiap penjualan properti atau rumah baru, tapi metode seperti ini tetap bisa berlaku pada properti bekas lainnya.

Tentu untuk menikmati hal seperti ini tidaklah mudah. Penjual diharapkan agar terlebih dahulu melakukan renovasi pada bangunan rumahnya agar tampilan rumahnya menjadi lebih menarik.

Tak hanya itu, lokasi rumah juga sangat menentukan untuk meningkatkan harga rumah tersebut. Pada umumnya para pembeli yang membutuhkan investasi atau pun membutuhkan tempat tinggal secara cepat tetap akan melirik ha-hal yang seperti itu.

Saat memutuskan untuk menjual rumah, penjual harus memperhatikan faktor-faktor apa saja yang menjadi pertimbangan pembeli. Dengan melakukan hal tersebut, yakin dan percaya rumah atau property yang dijual pasti akan cepat terjual.
 
Jadi, bila ada pertanyaan seperti ini diajukan “Mungkinkah memasang harga rumah yang rendah malah menguntungkan penjual rumah”, maka jawabannya adalah mungkin saja. Atau hal ini  bisa saja terjadi. Apa sih yang tidak bisa terjadi di dunia ini?

Saya merasa tulisan tentang rumah kali ini saya cukupkan sampai di sini saja. Jangan bosan membaca artikel saya bila di waktu mendatang saya menayangkan artikel tentang rumah lagi yaa J J

Sampai jumpa di artikel berikutnya J J

Komentar

  1. kadang... menjual rumah itu memang susah susah gampang ya... Tapi kalau sudah rezeki memang gak akan kemana.... :)

    BalasHapus
  2. Wah, bisa juga kayak gitu ya Mbak Ira? mungkin satu dua ya. Soalna jarang udah ditawarin murah kok malah bisa jd mahal

    BalasHapus
  3. butuh kalkulasi yang tepat emang kalau mau jualan properti itu, karena beda pangsa pasar beda juga tipe harga ....

    BalasHapus
  4. tipsnya menarik mba, ... faktor lain yg juga tak kalah penting adalah jenis surat/akte rumah tsb. Jika surat2nya mendukung pembelian secara kredit bank tentu lebih cepat lakunya.

    BalasHapus
  5. Iya kalo salah strategi bukannya untung malah jadi buntung palagi klo uda spend ke bujet renov dulu sebelom dijual

    BalasHapus
  6. Iya mbak jual rumah itu nggak mudah. Kalau lagi nggak butuh uang mungkin kita bisa bersabar ya menunggu pembeli dengan harga seperti yang kita kehendaki. Tapi kalau lagi sangat mendesak butuh uang, kadang kita akan menjual dengan harga yang murah, yang penting dapat uang. Sayang sekali kan ya..

    Tapi kalau ada strategi lain yang lebih menguntungkan bagus sekali itu ya mbak Ira. Mungkin bisa juga kita melibatkan pihak ke 3 supaya harga jualnya bagus ya.. :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di sini 😊😊

Mohon untuk berkomentar menggunakan kata-kata sopan dan tidak meninggalkan link hidup yah, karena link hidup yang disematkan pada komentar akan saya hapus 😉

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOBATI LEBAM/BENJOLAN PADA JIDAT ANAK KARENA KEJEDOT

Selamat tahun baru yah Gaes, semoga di tahun 2016 ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, amin. Tidak terasa yah, hari ini kita sudah berada di hari ke empat di tahun yang baru ini. Setelah beberapa hari menikmati hari libur (libur nulis juga), hari ini saatnya kita untuk beraktivitas seperti biasanya.

Oh iya, postingan pertama saya di awal tahun ini akan dibuka dengan cerita sedih yang dialami oleh anak saya “Wahyu” beberapa waktu yang lalu.Pada hari kamis tanggal 24 desember 2015 yang lalu, Wahyu kejedot (bahasa Indonesia dari kejedot apa yah?) di kaki ranjang. Saat sedang berlari-lari dalam rumah, tanpa sengaja kakinya menabrak kaki Papanya hingga ia terlempar dan jidatnya terbentur kaki ranjang.
Wahyu yang awal mulanya tertawa ceria tiba-tiba berteriak dengan suara yang sangat keras disusul suara tangisnya yang pecah. Ternyata anakku tercinta terjatuh dan terdorong dengan keras hingga jidatnya menabrak kaki ranjang. Oh tidak..!


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN SAAT MENGAMBIL BPKB KENDARAAN DI LEASING SETELAH MASA KREDIT SELESAI

Blogpost kali ini mau ngomongin sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan saya nih yaitu tentang berkas yang harus disiapkan saat mengambil BPKB di perusahaan pembiayaan setelah masa kredit selesai.
Ide ini muncul karena akhir-akhir ini banyak konsumen kantor saya yang telah lunas masa kreditnya namun belum mengetahui hal ini (walaupun syarat-syaratnya sudah ditempel di papan pengumuman kantor), akibatnya mereka harus bolak-balik pulang ke rumah untuk mengambil berkas yang menjadi syarat pengambilan BPKB ini. Bagi yang rumahnya dekat sih tidak masalah, tapi bagi yang rumahnya jauh, pasti merepotkan dong? Tidak jarang mereka baru bisa datang kembali pada keesokan harinya.
Jadi menurut saya mungkin bagus juga jika saya menulisnya di blog ini, sekalian nambah postingan blog yang baru beberapa biji padahal udah pertengahan februari ^________^

PENGALAMAN MENGGUNAKAN KB IMPLANT/SUSUK TIGA TAHUN

Beberapa waktu belakangan ada satu celetukan dari teman-teman yang lumayan sering mampir ke telinga saya dan suami ketika melihat kami berjalan bersama Wahyu. Celetukannya kurang lebih seperti ini nih “ihhhh, Wahyu udah besar yah, kapan nih punya adik lagi?”
Mendapat pertanyaan seperti itu biasanya kami hanya tersenyum sambil menjawab “Bila Allah berkenan, Insyaallah secepatnya. Doakan semoga secepatnya kami mendapatkan adik Wahyu”.
Sebenarnya jawaban yang kami berikan itu adalah jawaban basa basi karena sejujurnya kami memang sengaja menunda kehadiran adik Wahyu. Saya sih sudah pengen banget punya anak lagi, tapi suami masih belum mau punya anak lagi. Menurutnya, Wahyu masih membutuhkan lebih banyak kasih sayang dari kami. Walau alasan itu terkesan “cemen” di mata saya, tapi akhirnya saya amini juga.